“Biji-biji Initiative” dan “Mereka” Perkuat Literasi AI di Sekolah Lewat Peluncuran Microsoft AI Classroom Toolkit - Koran Mandalika

“Biji-biji Initiative” dan “Mereka” Perkuat Literasi AI di Sekolah Lewat Peluncuran Microsoft AI Classroom Toolkit

Senin, 29 Juni 2026 - 15:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 26 Juni 2026 — Penggunaan kecerdasan buatan (artificial intelligence) kini semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari, termasuk di lingkungan pendidikan. Menurut UNESCO, lebih dari dua pertiga siswa sekolah menengah di negara berpendapatan tinggi (high income countries) telah menggunakan AI dalam aktivitas belajar mereka. Di sisi lain, UNESCO juga menegaskan bahwa besarnya potensi AI dalam meningkatkan kualitas pembelajaran harus diimbangi dengan kemampuan guru dan siswa untuk memahami risiko serta menggunakan teknologi tersebut secara aman, kritis, dan bertanggung jawab.

Berangkat dari kebutuhan tersebut, Biji-biji Initiative bersama ekosistem pengembangan talenta Mereka, sebagai mitra strategis Microsoft, meluncurkan Microsoft AI Classroom Toolkit, sebuah learning resource yang dirancang untuk membantu pendidik membangun literasi AI di ruang kelas sekaligus mendorong penggunaan teknologi yang lebih bertanggung jawab sejak usia dini.

Seperti yang disampaikan oleh Digital Safety Director, Asia, Microsoft, Madeline Shepherd, “AI akan menjadi salah satu keterampilan penting yang perlu dimiliki generasi masa depan. Untuk itulah, Microsoft AI Classroom Toolkit kami hadirkan untuk membantu para pendidik dalam menggunakan AI tidak hanya menjadi alat untuk meningkatkan produktivitas, tetapi juga membentuk kemampuan berpikir kritis, etika digital, dan pengambilan keputusan yang bertanggung jawab.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peluncuran Microsoft AI Classroom Toolkit diselenggarakan pada 23 Juni 2026 di kantor Microsoft Indonesia, di kawasan Jakarta Selatan. Acara ini dihadiri oleh Digital Safety Director, Asia, Microsoft, Madeline Shepherd, Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen), Dr. Suparto, S.Ag., M.Ed., Ph.D., perwakilan Save the Children Indonesia, serta puluhan guru dari berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga :  Mengapa Bubur Ayam Jakarta 46 Menjadi Favorit Warga Surabaya?

Toolkit ini dikembangkan sebagai resource pembelajaran kreatif yang menggabungkan pendekatan naratif dengan materi instruksional sehingga menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif bagi pendidik maupun siswa usia 13–15 tahun. Melalui berbagai studi kasus dan aktivitas kelas, Microsoft AI Classroom Toolkit membantu guru membuka diskusi mengenai penggunaan AI yang bertanggung jawab, mulai dari memahami potensi fabrikasi informasi (AI hallucination), menjaga privasi data pribadi, mengenali potensi bias pada hasil AI, hingga membangun kebiasaan digital yang sehat demi menjaga kesehatan mental di era AI.

Sebagai bagian dari peluncuran, diselenggarakan pula diskusi panel bertajuk “Mengajar di Era AI” yang menghadirkan perwakilan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen), Microsoft Indonesia, dan Save the Children Indonesia. Diskusi ini membahas berbagai peluang sekaligus tantangan pemanfaatan AI dalam lingkungan pendidikan.

“Anak-anak merupakan kelompok yang tumbuh bersama teknologi AI. Karena itu, literasi AI perlu dibangun tidak hanya dari sisi keterampilan menggunakan teknologi, tetapi juga dari kemampuan memahami risikonya, menjaga keamanan digital, serta tetap mengedepankan empati, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis. Kolaborasi seperti ini menjadi langkah penting agar AI benar-benar dimanfaatkan untuk mendukung tumbuh kembang anak secara positif,” ujar Ratri Sutarto selaku Director of Program Development and Impact Save the Children Indonesia.

Baca Juga :  Training PPLB3 Kedua Energy Academy, Tingkatkan Performa Pengelolaan Limbah Berbahaya di Sektor Industri

Selain sesi diskusi, tercatat sekitar 70 guru dari berbagai sekolah yang berasal dari berbagai wilayah Indonesia turut mengikuti workshop bertajuk “AI di Ruang Kelas”.

Menutup rangkaian acara, Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen), Dr. Suparto, S.Ag., M.Ed., Ph.D., menyampaikan, “Transformasi pendidikan di era digital memerlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia industri, dan masyarakat. Kami mengapresiasi inisiatif Microsoft bersama Biji-biji Initiative dan Mereka dalam menghadirkan Microsoft AI Classroom Toolkit sebagai sumber belajar yang membantu guru memahami sekaligus mengajarkan pemanfaatan AI secara bertanggung jawab. Harapannya, semakin banyak pendidik Indonesia yang mampu memanfaatkan teknologi untuk memperkaya proses pembelajaran tanpa mengesampingkan aspek etika, keamanan, dan karakter peserta didik.”

Melalui peluncuran Microsoft AI Classroom Toolkit, Biji-biji Initiative, Mereka, dan Microsoft Indonesia berharap semakin banyak sekolah di Indonesia yang mampu membangun budaya pemanfaatan AI yang tidak hanya inovatif, tetapi juga bertanggung jawab. Dengan memperkuat literasi AI sejak di ruang kelas, para pendidik dan siswa diharapkan dapat memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar, berkreasi, dan berkolaborasi secara aman sekaligus menjadi bekal menghadapi masa depan digital.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Momentum TEI ke-41 Dorong Ekspor dan Tingkatkan Daya Saing Produk
Kedutaan Besar India di Jakarta Luncurkan AI Avatar DEWI untuk Perluas Akses Informasi bagi Masyarakat Indonesia
Purana Mempersembahkan “Regal Bloom” di IN2MOTIONFEST x JMFW 2026: Dialog Elegan Antara Timur dan Barat dalam Modest Fashion
Konsumen Kripto di Indonesia Capai 23,21 Juta, Bittime: Pilihan Aset Digital Semakin Beragam
Restoran Halal di Bali Nikmati Hidangan Autentik Timur Tengah di Arabian Knight
Siaran Media – 10 Tahun Astra Property, Perkuat Portofolio Komersial dan Industrial untuk Menjawab Peluang Baru di Pasar Properti Indonesia
PPATK dan MIND ID Perkuat Kolaborasi, Jaga Integritas Industri Pertambangan Nasional
KAI Logistik Catat Volume Pra-Purna Angkutan CPO Sekitar 62 Ribu Ton, Perkuat Integrasi Rantai Pasok Komoditas Strategis

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 00:02

Momentum TEI ke-41 Dorong Ekspor dan Tingkatkan Daya Saing Produk

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:02

Kedutaan Besar India di Jakarta Luncurkan AI Avatar DEWI untuk Perluas Akses Informasi bagi Masyarakat Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:02

Purana Mempersembahkan “Regal Bloom” di IN2MOTIONFEST x JMFW 2026: Dialog Elegan Antara Timur dan Barat dalam Modest Fashion

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:02

Konsumen Kripto di Indonesia Capai 23,21 Juta, Bittime: Pilihan Aset Digital Semakin Beragam

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:02

Restoran Halal di Bali Nikmati Hidangan Autentik Timur Tengah di Arabian Knight

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:02

PPATK dan MIND ID Perkuat Kolaborasi, Jaga Integritas Industri Pertambangan Nasional

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:02

KAI Logistik Catat Volume Pra-Purna Angkutan CPO Sekitar 62 Ribu Ton, Perkuat Integrasi Rantai Pasok Komoditas Strategis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:02

Gudang Mau Ditambah Lantai Mezanin, Rangkanya Jangan Asal Pilih

Berita Terbaru