Business Engineering: Jurusan Hybrid Paling Dicari - Koran Mandalika

Business Engineering: Jurusan Hybrid Paling Dicari

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di era digital seperti sekarang, kebutuhan perusahaan
terhadap lulusan Business Engineering terus meningkat. Hal ini terjadi
karena semakin banyak bisnis yang menggabungkan teknologi dengan strategi
bisnis untuk meningkatkan efisiensi, inovasi, dan daya saing perusahaan.

Business Engineering menjadi salah satu jurusan yang paling dicari karena
mampu menjembatani kebutuhan antara tim bisnis dan teknologi. Lulusan jurusan
ini memiliki kombinasi skill yang unik, mulai dari analisis bisnis, data,
teknologi digital, hingga problem solving. Tidak heran jika prospek
karier Business Engineering sangat luas dan relevan dengan kebutuhan
industri masa depan.

Skill yang Dipelajari di
Jurusan Business Engineering

Mahasiswa Business Engineering akan mempelajari
perpaduan ilmu bisnis, teknologi, dan manajemen untuk menciptakan solusi
inovatif bagi perusahaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa skill utama yang dipelajari antara lain:

●      Business analysis dan business intelligence

●      Data analytics dan data modeling

●     
Programming
dan pengembangan sistem

●     
Digital
transformation
dan
information systems

●      Problem solving dan analytical thinking

●     
Leadership dan komunikasi profesional

●     
Manajemen
bisnis dan organizational structure

●     
Financial
analysis
dan
quality assurance

Prospek Karier Business
Engineering

Lulusan Business Engineering memiliki peluang
kerja yang sangat luas di berbagai industri seperti teknologi, logistik, consulting,
digital agency, hingga perusahaan berbasis data. Berikut beberapa jalur
karier yang menjanjikan:

1. Business analyst

Business analyst bertugas menganalisis kebutuhan perusahaan dan
menerjemahkannya menjadi solusi bisnis berbasis teknologi. Profesi ini berperan
penting dalam membantu perusahaan meningkatkan efisiensi operasional, memahami
data bisnis, hingga mendukung pengambilan keputusan strategis. Seorang
business analyst
juga sering menjadi penghubung antara tim bisnis dan tim
teknis agar pengembangan sistem sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Baca Juga :  Kian Diminati, Pengguna LRT Jabodebek Terus Bertumbu

2. Data scientist

Data scientist bertanggung jawab mengolah dan menganalisis data untuk
menghasilkan insight yang berguna bagi bisnis. Profesi ini sangat
dibutuhkan di era digital karena perusahaan semakin mengandalkan data untuk
memahami perilaku konsumen, memprediksi tren pasar, hingga mengembangkan
strategi bisnis yang lebih efektif. Lulusan Business Engineering memiliki
bekal analisis data, pemrograman, dan business intelligence yang sangat relevan
untuk karier ini.

3. Tech consultant

Tech consultant atau konsultan teknologi membantu perusahaan
mengembangkan strategi digital dan implementasi sistem teknologi yang sesuai
dengan kebutuhan bisnis. Profesi ini membutuhkan kombinasi kemampuan
komunikasi, analisis bisnis, serta pemahaman teknologi agar dapat memberikan
solusi yang efektif bagi klien. Dengan perkembangan digital transformation
yang semakin pesat, kebutuhan perusahaan terhadap tech consultant diprediksi
terus meningkat.

Peluang Entrepreneurship
untuk Lulusan Business Engineering

Selain memiliki prospek kerja yang luas, lulusan Business
Engineering
juga memiliki peluang besar untuk membangun bisnis berbasis teknologi.

1. SaaS

Lulusan Business Engineering dapat mengembangkan
bisnis SaaS atau software berbasis layanan digital untuk membantu
operasional perusahaan. Contohnya seperti aplikasi manajemen bisnis, dashboard
analytics, HR system,
hingga software otomatisasi operasional
berbasis cloud. Karena memiliki pemahaman bisnis dan teknologi
sekaligus, lulusan Business Engineering mampu menciptakan produk digital
yang relevan dengan kebutuhan pasar.

Baca Juga :  Potensi Kendaraan Listrik Menguat, BRI Finance Perbesar Pembiayaan Ramah Lingkungan

2. Digital platform

Peluang entrepreneurship lainnya adalah membangun
digital platform seperti marketplace, aplikasi layanan, platform
edukasi, hingga sistem manajemen digital. Perkembangan digitalisasi di berbagai
sektor membuat kebutuhan terhadap platform digital terus meningkat.
Dengan kemampuan analisis bisnis dan teknologi, lulusan Business Engineering
dapat menciptakan solusi digital yang inovatif dan scalable.

BINUS ASO School of Engineering menawarkan program Business
Engineering
dengan kurikulum berstandar internasional hasil kolaborasi
BINUS UNIVERSITY dan ASO College Group Jepang. Selain belajar teori bisnis dan
teknologi dari dosen yang berpengalaman, kamu juga bisa merasakan pengalaman
belajar dengan sentuhan budaya industri Jepang yang dikenal disiplin, detail,
dan inovatif.

Salah satu keunggulan utamanya adalah kesempatan
mengikuti summer course di Jepang. Program ini memberikan global
experience
bagi mahasiswa untuk belajar langsung mengenai teknologi,
industri, dan budaya kerja Jepang. Didukung pembelajaran berbasis praktik,
dosen berpengalaman, serta koneksi industri internasional, BINUS ASO
mempersiapkan mahasiswa menjadi profesional yang siap menghadapi kebutuhan
industri global.

Tertarik membangun karier di bidang bisnis dan teknologi
masa depan? Temukan informasi lengkap dan bergabunglah bersama BINUS ASO School of Engineering sekarang juga!

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Momentum TEI ke-41 Dorong Ekspor dan Tingkatkan Daya Saing Produk
Kedutaan Besar India di Jakarta Luncurkan AI Avatar DEWI untuk Perluas Akses Informasi bagi Masyarakat Indonesia
Purana Mempersembahkan “Regal Bloom” di IN2MOTIONFEST x JMFW 2026: Dialog Elegan Antara Timur dan Barat dalam Modest Fashion
Konsumen Kripto di Indonesia Capai 23,21 Juta, Bittime: Pilihan Aset Digital Semakin Beragam
Restoran Halal di Bali Nikmati Hidangan Autentik Timur Tengah di Arabian Knight
Siaran Media – 10 Tahun Astra Property, Perkuat Portofolio Komersial dan Industrial untuk Menjawab Peluang Baru di Pasar Properti Indonesia
PPATK dan MIND ID Perkuat Kolaborasi, Jaga Integritas Industri Pertambangan Nasional
KAI Logistik Catat Volume Pra-Purna Angkutan CPO Sekitar 62 Ribu Ton, Perkuat Integrasi Rantai Pasok Komoditas Strategis

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 00:02

Momentum TEI ke-41 Dorong Ekspor dan Tingkatkan Daya Saing Produk

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:02

Kedutaan Besar India di Jakarta Luncurkan AI Avatar DEWI untuk Perluas Akses Informasi bagi Masyarakat Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:02

Purana Mempersembahkan “Regal Bloom” di IN2MOTIONFEST x JMFW 2026: Dialog Elegan Antara Timur dan Barat dalam Modest Fashion

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:02

Konsumen Kripto di Indonesia Capai 23,21 Juta, Bittime: Pilihan Aset Digital Semakin Beragam

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:02

Restoran Halal di Bali Nikmati Hidangan Autentik Timur Tengah di Arabian Knight

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:02

PPATK dan MIND ID Perkuat Kolaborasi, Jaga Integritas Industri Pertambangan Nasional

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:02

KAI Logistik Catat Volume Pra-Purna Angkutan CPO Sekitar 62 Ribu Ton, Perkuat Integrasi Rantai Pasok Komoditas Strategis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:02

Gudang Mau Ditambah Lantai Mezanin, Rangkanya Jangan Asal Pilih

Berita Terbaru