Pernah Dengar Metode Sinking Fund? Cara Menyiapkan Pengeluaran Besar Tanpa Bikin Keuangan Kaget - Koran Mandalika

Pernah Dengar Metode Sinking Fund? Cara Menyiapkan Pengeluaran Besar Tanpa Bikin Keuangan Kaget

Rabu, 1 Juli 2026 - 22:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sinking fund adalah metode menyisihkan uang secara bertahap untuk kebutuhan yang sudah diperkirakan akan datang di masa depan. Berbeda dengan dana darurat yang digunakan untuk situasi tak terduga, sinking fund justru dipersiapkan untuk pengeluaran yang sudah direncanakan, seperti liburan, membeli gadget baru, biaya pendidikan, hingga uang muka rumah.

Belakangan ini, metode sinking fund semakin banyak dibahas karena membantu mengatur keuangan tanpa harus mengganggu tabungan utama atau menggunakan utang saat kebutuhan datang.

Lalu, apa itu sinking fund, dan bagaimana cara menerapkannya?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apa Itu Sinking Fund?

Secara sederhana, sinking fund artinya dana yang dikumpulkan sedikit demi sedikit untuk tujuan tertentu dalam jangka waktu yang sudah direncanakan.

Misalnya, kamu ingin liburan enam bulan lagi dengan anggaran Rp6 juta. Daripada menyiapkan seluruh dana sekaligus menjelang keberangkatan, kamu bisa menyisihkan sekitar Rp1 juta setiap bulan hingga target tercapai.

Dengan cara ini, pengeluaran terasa lebih ringan karena dilakukan secara bertahap.

Sinking Fund Berbeda dengan Dana Darurat

Masih banyak yang menganggap sinking fund sama dengan dana darurat. Padahal, keduanya memiliki fungsi yang berbeda.

– Dana Darurat

– Sinking Fund

– Untuk kondisi tidak terduga

– Untuk kebutuhan yang sudah direncanakan

– Digunakan saat terjadi keadaan mendesak

– Digunakan sesuai target waktu

Kalau dana darurat sifatnya “jaga-jaga”, sinking fund justru dibuat karena kamu sudah tahu kebutuhan tersebut akan datang.

Kapan Sebaiknya Membuat Sinking Fund?

Metode ini cocok digunakan untuk berbagai tujuan keuangan, misalnya:

Baca Juga :  Ketika Dunia Lindungi Baja Domestik, Penguatan TKDN Indonesia Jadi Keniscayaan

– Liburan akhir tahun

– Biaya pendidikan

– Uang muka kendaraan atau rumah

– Renovasi rumah

– Membeli laptop atau smartphone baru

– Persiapan biaya pernikahan

Semakin jelas target dan waktunya, semakin mudah menentukan jumlah yang perlu disisihkan setiap bulan.

Cara Membuat Sinking Fund

Menerapkan sinking fund sebenarnya cukup sederhana.

1. Tentukan Tujuan Keuangan

Mulailah dengan menentukan kebutuhan yang ingin dipersiapkan. Misalnya, dana liburan, biaya pendidikan, atau membeli kendaraan.

2. Hitung Target Dana

Setelah mengetahui kebutuhan, tentukan nominal yang ingin dikumpulkan.

Contoh:

Target dana: Rp12 juta

Target waktu: 12 bulan

Artinya, kamu perlu menyisihkan sekitar Rp1 juta setiap bulan.

3. Pisahkan dari Rekening Operasional

Agar tidak tercampur dengan uang untuk kebutuhan sehari-hari, sebaiknya sinking fund disimpan secara terpisah.

Cara ini membantu mengurangi godaan menggunakan dana sebelum waktunya.

4. Sisihkan Secara Konsisten

Tidak harus langsung besar. Sisihkan dana secara rutin sesuai kemampuan. Konsistensi biasanya lebih berpengaruh dibanding nominal yang besar di awal.

Di Mana Sebaiknya Menyimpan Sinking Fund?

Pilihan tempat menyimpan sinking fund dapat disesuaikan dengan target waktu dan kebutuhan likuiditas.

Jika dana kemungkinan akan digunakan dalam waktu dekat, sebagian orang memilih menyimpannya pada tabungan yang mudah diakses.

Namun, jika target penggunaannya sudah jelas dan dana tidak dibutuhkan dalam waktu dekat, sebagian masyarakat juga mempertimbangkan produk simpanan berjangka sesuai kebutuhan dan karakteristik produknya.

Pilih instrumen yang sesuai dengan tujuan keuangan, kebutuhan likuiditas, dan pahami ketentuan produk sebelum menggunakannya.

Baca Juga :  Memahami Commercial Trust di Indonesia Berdasarkan UU P2SK

Deposito Online Fleksibel untuk Rencana Keuangan

Kalau sinking fund yang kamu siapkan belum akan digunakan dalam waktu dekat, deposito online fleksibel dapat menjadi salah satu pilihan yang bisa dipertimbangkan.

Salah satunya adalah Deposito FLEXI di neobank dari Bank Neo Commerce.

Berbeda dengan deposito berjangka pada umumnya, Deposito FLEXI memberikan fleksibilitas apabila dana dicairkan sebelum jatuh tempo. Nasabah tetap memperoleh bunga kompetitif*. Jika dicairkan sebelum jatuh tempo, nasabah bisa mendapatkan bunga sebesar 2% per tahun sesuai ketentuan produk, sehingga dapat menjadi pilihan bagi yang menginginkan fleksibilitas lebih dalam mengelola dana.

Sebelum membuka deposito, pastikan kamu memahami fitur produk, pilihan tenor, tingkat bunga, biaya, risiko, serta syarat dan ketentuan yang berlaku.

***

Suku bunga dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan bank. Nasabah disarankan membaca Ringkasan Informasi Produk dan Layanan (RIPLAY) sebelum membuka deposito. 

*Perhatikan tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan LPS. Simpanan dengan bunga melebihi tingkat bunga penjaminan tidak dijamin oleh LPS. Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 30 September 2026 adalah 3,50% per tahun.

Jika ingin mulai menggunakan Deposito FLEXI, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Deposito FLEXI di website resmi Bank Neo Commerce.  

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin & diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

BRI BO Otista Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
BRI BO Mangga Dua Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
Bujet Skincare Bulanan: Cara Mengaturnya agar Tetap Sesuai Kemampuan
LBFest 2026 Dorong Brand Lokal Karya Entrepreneur Muda BINUS Naik Kelas
Zyrex Jadi Merek Indonesia Pertama yang Meluncurkan AI Mini Workstation Berbasis AMD Ryzen AI Max+ 395
CX100 Danantara: Membenahi Layanan BUMN dari Pengalaman Masyarakat
Holding Perkebunan Nusantara Dorong Produktivitas Sawit Rakyat melalui Pembelajaran di Kebun Adolina
KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Bahwa Keselamatan Perjalanan KA Butuh Peran Serta Masyarakat

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:02

BRI BO Otista Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:02

BRI BO Mangga Dua Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:02

Bujet Skincare Bulanan: Cara Mengaturnya agar Tetap Sesuai Kemampuan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:02

LBFest 2026 Dorong Brand Lokal Karya Entrepreneur Muda BINUS Naik Kelas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:02

CX100 Danantara: Membenahi Layanan BUMN dari Pengalaman Masyarakat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:02

Holding Perkebunan Nusantara Dorong Produktivitas Sawit Rakyat melalui Pembelajaran di Kebun Adolina

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:02

KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Bahwa Keselamatan Perjalanan KA Butuh Peran Serta Masyarakat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:02

Zentara Melihat Perubahan Besar dalam Cara Perusahaan Mengelola Kerentanan Siber

Berita Terbaru