Pasar Kripto Masih Stagnan, Data Bittime Ungkap Minat Investor terhadap Tokenisasi Saham AI Terus Meningkat - Koran Mandalika

Pasar Kripto Masih Stagnan, Data Bittime Ungkap Minat Investor terhadap Tokenisasi Saham AI Terus Meningkat

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar Kripto Masih Stagnan, Data Bittime Ungkap Minat Investor terhadap Tokenisasi Saham AI Terus Meningkat

Data awal Bittime menunjukkan minat investor Indonesia terhadap Tokenized US Stocks terus meningkat, dengan mayoritas dana baru mengalir ke saham-saham AI seperti NVIDIA, Meta, dan Microsoft. Tren ini muncul di tengah pasar kripto yang masih bergerak stagnan dan sejalan dengan penguatan ekosistem inovasi keuangan digital oleh OJK.

Minat investor Indonesia terhadap saham sektor kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) mulai menunjukkan tren positif di tengah berkembangnya ekosistem tokenisasi aset di Indonesia.

Sejalan dengan komitmen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam memperkuat inovasi teknologi sektor keuangan, data awal Bittime, Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin OJK, menunjukkan mayoritas dana investor pada layanan Tokenized US Stocks mengalir ke saham-saham AI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam acara Simposium Nasional dan Forum Konsultasi Stakeholder Pengembangan dan Penguatan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD), pada 2 Juli 2026 lalu, OJK menegaskan bahwa perkembangan teknologi, mulai dari AI hingga tokenisasi aset, membuka peluang besar bagi pengembangan sektor keuangan. 

OJK juga tengah menyusun Roadmap IAKD 2026–2031 yang mencakup pengembangan tokenisasi aset, stablecoin, keamanan siber, transaksi Over-the-Counter (OTC), hingga Single Investor Identifier (SID).

Menanggapi hal tersebut, Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, mengatakan penguatan regulasi akan menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan industri aset keuangan digital di Indonesia.

Baca Juga :  Transformasi Kulkas Jadi Mahakarya: Bosch Home Indonesia & YKAI Hadirkan Seni dengan Misi Mulia

“Komitmen OJK dalam penguatan IAKD,  memberikan kepastian bagi pelaku industri untuk terus berinovasi. Kami melihat langkah ini akan mempercepat adopsi aset digital sekaligus memperluas akses masyarakat Indonesia terhadap peluang investasi global melalui platform yang teregulasi,” ujar Ryan.

Di sisi lain, kondisi pasar aset kripto global masih bergerak cenderung stagnan. Berdasarkan data CoinMarketCap pada Rabu (8/7) pagi, harga Bitcoin berada di kisaran US$62.900, turun 0,59% dalam 24 jam terakhir, namun masih mencatat kenaikan 6,61% dalam sepekan. 

Sementara itu, indeks Fear and Greed CoinMarketCap berada di level 27 atau fear, membaik dibandingkan pekan sebelumnya yang masih berada pada kategori extreme fear. Kondisi ini menunjukkan sebagian investor mulai mencari alternatif diversifikasi investasi yang memiliki eksposur terhadap tema pertumbuhan global, termasuk melalui tokenisasi saham. 

Tokenisasi Saham AI Dominasi Minat Investor

Dalam 48 jam setelah peluncuran flexible staking untuk Tokenized US Stocks, Bittime mencatat kepemilikan tokenized saham AS meningkat 106%. Sekitar 96% dana baru terkonsentrasi pada tokenized NVIDIA, Meta, dan Microsoft, sementara permintaan terhadap tokenized Apple, Google, Tesla, dan Amazon relatif lebih datar.

Hampir 50% kepemilikan Tokenized US Stocks di Bittime juga langsung ditempatkan ke dalam fitur Earn untuk memperoleh reward hingga 7%, menunjukkan investor tidak hanya mencari eksposur ke saham global, tetapi juga peluang memperoleh imbal hasil dari aset digital.

Baca Juga :  22 Mei, LindungiHutan Serukan Pentingnya Lindungi Habitat untuk Masa Depan Alam

Melihat antusiasme tersebut, Bittime kembali menghadirkan kampanye Tokenized US Stocks pada pekan ini. Berdasarkan perilaku pengguna pada kampanye sebelumnya, SpaceX Token (SPCXX) dipilih sebagai insentif utama, sementara pengguna tetap dapat menikmati fitur Earn dengan reward hingga 7%.

Ryan mengatakan tren tersebut menunjukkan investor Indonesia mulai lebih selektif dalam memilih sektor yang memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang.

“Minat yang tinggi terhadap saham-saham bertema AI menunjukkan investor Indonesia mulai berinvestasi berdasarkan tema pertumbuhan global. Tokenisasi aset membuat akses terhadap peluang investasi global menjadi lebih mudah, efisien, dan inklusif,” ujar Ryan.

Sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD), Bittime terus memperluas akses masyarakat terhadap investasi global melalui Tokenized US Stocks. Sejalan dengan data OJK yang mencatat jumlah konsumen aset keuangan digital dan aset kripto telah mencapai 22,4 juta, data awal Bittime menunjukkan inovasi tokenisasi aset mulai mendapat respons positif dari investor Indonesia, khususnya untuk memperoleh eksposur pada perusahaan-perusahaan yang menjadi pemimpin perkembangan teknologi AI.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Gelar Rapat Kerja, Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Program TJSL Berdampak Terukur bagi Masyarakat
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Komitmen Pelestarian Lingkungan melalui Penanaman 1.000 Pohon di Gunung Mas
Gambar Tanda Tangan di Internet dan Risiko Penyalahgunaannya
DJKA dan LRT Jabodebek Periksa Kesiapan Fasilitas Sarana & Prasarana Jelang Angkutan Nataru 2026/2027
Selamat Hari Raya Deepavali dari Sanct Social: Episode 9 Pertemukan Dua Ibu yang Belum Pernah Bertemu dalam Satu Percakapan, Sekaligus Panduan Fitur Baru Versi 1.2
Tips agar Pembalut Tidak Bergeser Saat Tidur Semalaman
Transaksi Derivatif Aset Keuangan Digital di Indonesia Tumbuh, Bittime Soroti Perkembangan Pasar
Bukan Hanya Merek, Ini Faktor yang Memengaruhi Nilai Gadai Jam Tangan Mewah

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 14:02

Gelar Rapat Kerja, Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Program TJSL Berdampak Terukur bagi Masyarakat

Sabtu, 7 November 2026 - 12:02

Gambar Tanda Tangan di Internet dan Risiko Penyalahgunaannya

Sabtu, 7 November 2026 - 10:02

DJKA dan LRT Jabodebek Periksa Kesiapan Fasilitas Sarana & Prasarana Jelang Angkutan Nataru 2026/2027

Sabtu, 7 November 2026 - 09:02

Selamat Hari Raya Deepavali dari Sanct Social: Episode 9 Pertemukan Dua Ibu yang Belum Pernah Bertemu dalam Satu Percakapan, Sekaligus Panduan Fitur Baru Versi 1.2

Sabtu, 7 November 2026 - 08:02

Tips agar Pembalut Tidak Bergeser Saat Tidur Semalaman

Sabtu, 7 November 2026 - 08:02

Transaksi Derivatif Aset Keuangan Digital di Indonesia Tumbuh, Bittime Soroti Perkembangan Pasar

Sabtu, 7 November 2026 - 06:02

Bukan Hanya Merek, Ini Faktor yang Memengaruhi Nilai Gadai Jam Tangan Mewah

Sabtu, 7 November 2026 - 00:02

Jakarta, Indonesia Bioluminesensi Nusantara: Fuguku Luncurkan “Nudi Series” yang Skulptural dan Bawa Streetwear Bertekstur Uniseks ke USS 2026

Berita Terbaru