BRI-MI dan ILUNI FEB UI Hadirkan Reksa Dana Syariah Berbasis Dana Abadi untuk Investasi Berkelanjutan - Koran Mandalika

BRI-MI dan ILUNI FEB UI Hadirkan Reksa Dana Syariah Berbasis Dana Abadi untuk Investasi Berkelanjutan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BRI-MI dan ILUNI FEB UI Hadirkan Reksa Dana Syariah Berbasis Dana Abadi untuk Investasi Berkelanjutan

PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) bersama Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (ILUNI FEB UI) memperkenalkan Reksa Dana Syariah BRI-MI Anagata Lestari Berimbang, Reksa Dana Campuran berbasis Syariah yang mengadopsi konsep dana abadi (endowment fund) sebagai bagian dari upaya memperluas alternatif investasi berkelanjutan di Indonesia.

Jakarta — Tren investasi
berkelanjutan terus berkembang seiring meningkatnya perhatian investor terhadap
aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (Environmental, Social and
Governance/ESG
). Di sisi lain, kebutuhan akan instrumen investasi syariah
yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan nilai investasi, tetapi juga
mampu menciptakan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, semakin meningkat.

Merespons
perkembangan tersebut, PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) bersama Ikatan
Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (ILUNI FEB UI)
memperkenalkan Reksa Dana Syariah BRI-MI Anagata Lestari Berimbang, Reksa Dana Campuran
berbasis Syariah yang mengadopsi konsep dana abadi (endowment fund)
sebagai bagian dari upaya memperluas alternatif investasi berkelanjutan di
Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berbeda
dengan pendekatan investasi pada umumnya, konsep dana abadi menempatkan investasi
sebagai instrumen yang tidak hanya bertujuan menghasilkan nilai ekonomi, tetapi
juga menjaga keberlangsungan manfaat bagi generasi mendatang. Melalui
pendekatan tersebut, hasil investasi dapat dimanfaatkan untuk mendukung
berbagai program sosial dan lingkungan, sementara pokok dana tetap dikelola
untuk memberikan manfaat secara berkelanjutan.

Direktur
Utama BRI Manajemen Investasi Arief Budiman mengatakan perubahan preferensi
investor mendorong industri manajemen investasi menghadirkan instrumen yang
mampu menggabungkan tujuan finansial dengan penciptaan dampak yang terukur.

Baca Juga :  Tingkatkan Produktivitas Keuangan Bisnis Lewat Otomasi Akuntansi Modern

“Kami
melihat investor saat ini tidak hanya mempertimbangkan potensi imbal hasil,
tetapi juga bagaimana investasinya dikelola dan manfaat yang dihasilkannya.
Karena itu, kami mengembangkan Anagata Lestari Berimbang dengan
mengintegrasikan prinsip syariah, konsep dana abadi, dan keberlanjutan dalam
satu instrumen investasi sehingga manfaat ekonomi dapat berkontribusi terhadap lingkungan
dan masyarakat,” ujar Arief.

Menurut Arief, konsep dana abadi memberikan karakteristik
pengelolaan investasi yang lebih berorientasi jangka panjang. Dengan arus dana
kelolaan yang relatif lebih stabil, manajer investasi memiliki ruang yang lebih
optimal dalam mengelola portofolio sesuai profil risiko produk.

Anagata Lestari Berimbang:
Investasi Syariah untuk Pertumbuhan dan Keberlanjutan

Anagata Lestari Berimbang merupakan reksa dana campuran
syariah dengan profil risiko moderat. Seluruh portofolio investasinya mengacu
pada Daftar Efek Syariah yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan diawasi
oleh Dewan Pengawas Syariah. Produk ini juga menyediakan Pembagian Hasil
Investasi (PHI) secara berkala setiap tiga bulan sehingga dapat menjadi pilihan
bagi investor yang memiliki tujuan investasi jangka panjang, termasuk
perencanaan dana pendidikan, persiapan pensiun, maupun pembentukan dana abadi
keluarga.

Bagi investor korporasi, produk ini dirancang sebagai
instrumen investasi yang mendukung pemenuhan ESG Report / Sustainability Report
perusahaan. Mekanisme pencatatan dana endowment telah memenuhi standar
pelaporan keberlanjutan yang berlaku (POJK 51/2017 dan GRI 201-1), dilengkapi
laporan dampak berkala sebagai dokumentasi yang siap diaudit.

Baca Juga :  Pelabuhan Tanjung Intan Raih Penghargaan Green and Smart Port 2026

Produk ini juga menjadi alternatif penempatan dana CSR
yang tepat guna: dana tetap produktif dan berpotensi bertumbuh, bukan sekadar
biaya yang habis dibelanjakan, sementara kontribusi dampaknya tersalurkan ke
program lingkungan nyata seperti restorasi mangrove, reforestasi hutan, energi
terbarukan, dan edukasi ESG, dengan pelaporan yang sesuai aturan.

Ketua ILUNI FEB UI, Ubaidillah Nugraha menilai konsep
dana abadi memiliki peran penting dalam menjaga kesinambungan kontribusi
berbagai institusi terhadap masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.

“Dana abadi pada dasarnya bukan hanya mengenai menjaga
nilai dana, tetapi memastikan manfaatnya terus mengalir kepada penerima manfaat
dari waktu ke waktu. Kami berharap kolaborasi ini dapat memperkuat budaya
filantropi yang lebih terstruktur, transparan, dan berkelanjutan, sekaligus
membuka alternatif pengelolaan dana yang profesional sesuai prinsip syariah,”
ujar Ubaidillah.

Melalui
kolaborasi ini, BRI Manajemen Investasi berharap konsep dana abadi semakin
dikenal sebagai salah satu pendekatan investasi yang mampu menghubungkan
pertumbuhan aset dengan penciptaan manfaat jangka panjang. Di tengah
meningkatnya perhatian terhadap investasi berkelanjutan, perusahaan menilai
instrumen yang mengintegrasikan prinsip syariah, tata kelola yang baik, dan pengukuran
dampak akan menjadi salah satu kebutuhan yang terus berkembang di masa
mendatang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

STRATEGI BARU INDUSTRIALISASI NASIONAL
Transaksi Kripto Indonesia Naik Dua Bulan Beruntun, Apa Pendorongnya?
HSB Investasi Jadi Broker Pertama dan Satu-satunya di Indonesia dengan Asuransi Dana Nasabah
Graduate Fashion Show 2026 BINUS UNIVERSITY: Panggung Karya Mahasiswa Fashion Menuju Industri Kreatif
Barantum Bagikan Cara Buat Chatbot AI Tanpa Koding lewat Webinar
Cara Memilih Pembalut yang Tidak Mudah Bocor saat Siang Hari
Obat Pegal Linu Herbal dan Data WHO soal 619 Juta Orang dengan Nyeri Punggung Bawah
Menabung demi Idola: Cara Fans Menyiapkan Dana untuk Konser, Album, dan Fan Meeting

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 13:02

STRATEGI BARU INDUSTRIALISASI NASIONAL

Jumat, 6 November 2026 - 11:02

Transaksi Kripto Indonesia Naik Dua Bulan Beruntun, Apa Pendorongnya?

Jumat, 6 November 2026 - 11:02

HSB Investasi Jadi Broker Pertama dan Satu-satunya di Indonesia dengan Asuransi Dana Nasabah

Jumat, 6 November 2026 - 09:02

Graduate Fashion Show 2026 BINUS UNIVERSITY: Panggung Karya Mahasiswa Fashion Menuju Industri Kreatif

Jumat, 6 November 2026 - 08:02

Barantum Bagikan Cara Buat Chatbot AI Tanpa Koding lewat Webinar

Kamis, 5 November 2026 - 22:02

Obat Pegal Linu Herbal dan Data WHO soal 619 Juta Orang dengan Nyeri Punggung Bawah

Kamis, 5 November 2026 - 19:02

Menabung demi Idola: Cara Fans Menyiapkan Dana untuk Konser, Album, dan Fan Meeting

Kamis, 5 November 2026 - 19:02

Street Food Jadi Favorit Baru, Berburu Kuliner Kaki Lima Kini Bagian dari Gaya Hidup Urban

Berita Terbaru

STRATEGI BARU INDUSTRIALISASI NASIONAL

Teknologi

STRATEGI BARU INDUSTRIALISASI NASIONAL

Jumat, 6 Nov 2026 - 13:02