Holding Perkebunan Nusantara Dukung Kampus Berbasis Perkebunan, Arya Sandhiyudha Jadi Mahasiswa Angkatan Pertama Magister ITSI - Koran Mandalika

Holding Perkebunan Nusantara Dukung Kampus Berbasis Perkebunan, Arya Sandhiyudha Jadi Mahasiswa Angkatan Pertama Magister ITSI

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan – Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV PalmCo, Arya Sandhiyudha, secara resmi mendaftarkan diri sebagai mahasiswa angkatan pertama pada Program Magister (S2) Program Studi Sosial Ekonomi Pertanian, Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) untuk Tahun Akademik 2026/2027.

Keikutsertaan jajaran direksi Subholding Perkebunan Nusantara ini merupakan bentuk dukungan terhadap program pascasarjana perdana di kampus tersebut, mengingat ITSI merupakan institusi pendidikan tinggi yang juga bernaung di bawah PTPN Group.

“Pengembangan industri perkebunan, khususnya kelapa sawit, kini menghadapi tantangan yang multidimensi, mulai dari aspek teknis agronomi hingga penyelesaian isu sosial dan ekonomi secara komprehensif. Keikutsertaan saya di angkatan pertama ini adalah wujud komitmen continuous learning untuk terus memperluas perspektif, sekaligus bentuk dukungan terhadap eksistensi ITSI sebagai kawah candradimuka SDM perkebunan yang unggul,” ujar Arya Sandhiyudha.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Arya, kehadiran program beridentitas Magister Berbasis Industri Perkebunan dan Keberlanjutan di ITSI merupakan ruang akademik yang relevan bagi para profesional, praktisi, maupun pembuat kebijakan dalam memperdalam keilmuan yang sejalan dengan peta jalan bisnis sawit nasional.

Baca Juga :  Duluin Jadi Wakil Indonesia di InnoEx 2025 Vietnam

Di sisi lain, pembukaan Program Magister (S2) Sosial Ekonomi Pertanian ini menjadi babak baru bagi ITSI. Rektor ITSI, Dr. Purjianto, SE, MM, menyambut baik antusiasme pendaftar pada angkatan pertama ini, yang sejalan dengan visi transformasi kampus untuk memberikan kontribusi yang lebih luas.

“Pembukaan program studi ini merupakan wujud komitmen ITSI dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta menjawab tantangan pembangunan sektor pertanian dan perkebunan yang semakin kompleks dan dinamis. Ini juga menjadi tonggak awal bagi ITSI dalam memperluas peran dan kontribusinya di bidang pendidikan tinggi berbasis perkebunan,” jelas Dr. Purjianto.

Sebagai informasi, lulusan dari program magister ini nantinya akan menyandang gelar Magister Pertanian (M.P.). Guna mendukung kelancaran akademik bagi kalangan pekerja, aparatur negara, maupun profesional, ITSI menerapkan skema perkuliahan hybrid yang memadukan kelas luring dan daring. Mahasiswa akan mendapatkan bimbingan dari tenaga pengajar yang merupakan kolaborasi antara akademisi dan praktisi di industri perkebunan.

Beragam fasilitas penunjang juga telah disiapkan di kampus ITSI yang berlokasi di Jalan Willem Iskandar, Medan. Mahasiswa pascasarjana dapat memanfaatkan ruang kelas eksekutif, plantation class, perpustakaan, hingga student lounge. Lebih jauh, program ini juga memfasilitasi mahasiswa dengan jejaring dunia usaha dan industri, peluang riset, serta opsi benchmarking ke luar negeri.

Baca Juga :  KAI Hadirkan Refleksi Kepemimpinan dan Transformasi Melalui Bedah Buku “Masinis yang Melintasi Badai”

Pendaftaran penerimaan mahasiswa baru Program Magister ITSI Tahun Akademik 2026/2027 saat ini masih terbuka. Program ini dapat diikuti oleh lulusan sarjana (S1) dari berbagai disiplin ilmu. Calon mahasiswa yang berminat dapat mengakses informasi pendaftaran secara daring melalui portal resmi pmb.itsi.ac.id atau menghubungi layanan konsultasi di 0821-8391-2114.

Sebagai bagian dari ekosistem Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), PTPN IV PalmCo mendukung penguatan kapasitas sumber daya manusia sebagai fondasi penting dalam mendorong transformasi, inovasi, dan keberlanjutan industri perkebunan nasional. Pengembangan SDM melalui kolaborasi antara dunia usaha dan institusi pendidikan diharapkan dapat memperkuat daya saing sektor perkebunan Indonesia di tingkat global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

FLOQ Perkenalkan KOL Watchlist, Apa Saja Aset Kripto yang Dipantau?
KAI Daop 2 Bandung Fokus Keselamatan Perjalanan Kereta di Perlintasan Sebidang
BRI Region 6 Gelar Donor Darah, Wujudkan Kepedulian dan Semangat Berbagi
R. Aditya Soeparno Putra Terpilih sebagai Change Agent Koordinator BRI Region 6 Periode 2026–2027
Bank Raya Gelar RUPSLB 2026, Menuju Bank Digital yang Tumbuh Tangguh Berkelanjutan
Dua Smelter PTFI Kembali Operasi, Kapasitas Hilirisasi Tembaga Nasional Menguat
OCBC Syariah dan Rumah Wakaf Salurkan Wakaf untuk Dukung Pendidikan & Keterampilan Siswa di Pelosok Garut
Transaksi Kripto Menguat, Pelaku Industri Dukung OJK Perkuat Tata Kelola dan Literasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:02

FLOQ Perkenalkan KOL Watchlist, Apa Saja Aset Kripto yang Dipantau?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:02

KAI Daop 2 Bandung Fokus Keselamatan Perjalanan Kereta di Perlintasan Sebidang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:02

BRI Region 6 Gelar Donor Darah, Wujudkan Kepedulian dan Semangat Berbagi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:02

R. Aditya Soeparno Putra Terpilih sebagai Change Agent Koordinator BRI Region 6 Periode 2026–2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:02

Bank Raya Gelar RUPSLB 2026, Menuju Bank Digital yang Tumbuh Tangguh Berkelanjutan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:02

OCBC Syariah dan Rumah Wakaf Salurkan Wakaf untuk Dukung Pendidikan & Keterampilan Siswa di Pelosok Garut

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:02

Transaksi Kripto Menguat, Pelaku Industri Dukung OJK Perkuat Tata Kelola dan Literasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:02

Godrej Consumer Products Lanjutkan Ekspansi di Indonesia Dengan Meresmikan Pabrik Baru di Kendal

Berita Terbaru