Jadi Game Telegram Viral, Benarkah Hamster Kombat Aman untuk Dimainkan? - Koran Mandalika

Jadi Game Telegram Viral, Benarkah Hamster Kombat Aman untuk Dimainkan?

Kamis, 27 Juni 2024 - 22:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Game Hamster Kombat (Sumber: Bittime)

Game Hamster Kombat (Sumber: Bittime)

Hamster Kombat menjadi salah satu game Telegram viral yang banyak dibicarakan belakangan ini. Dengan konsep yang unik dan gameplay yang seru, game ini berhasil menarik perhatian ribuan pengguna di seluruh dunia.

Namun, seiring dengan popularitasnya yang melonjak, muncul pula berbagai pertanyaan mengenai keamanan dan dampak permainan ini terhadap penggunanya. Apakah Hamster Kombat benar-benar aman untuk dimainkan? Mari kita telusuri lebih dalam untuk menemukan jawabannya.

Hamster Kombat: Fenomena Game Blockchain yang Viral

Hamster Kombat adalah permainan “play-to-earn” yang dimainkan melalui Telegram. Dalam game ini, pemain berperan sebagai CEO dari sebuah bursa kripto virtual.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemain memulai dengan hamster dasar yang kemampuannya dapat ditingkatkan menggunakan token yang diperoleh dari permainan. Hamster Kombat menggabungkan aktivitas interaktif dengan edukasi finansial dan konsep bursa kripto virtual. Hal ini menjadikannya bukan hanya menyenangkan tetapi juga mendidik bagi para pemainnya​.

Popularitas Hamster Kombat melonjak karena beberapa alasan utama. Pertama, mekanisme permainan yang sederhana namun membuat ketagihan dengan “tap-to-earn” memungkinkan pemain mendapatkan koin hanya dengan mengklik gambar hamster. Kedua, game ini menawarkan pembelajaran tentang cryptocurrency dan teknologi blockchain melalui fitur Web3 Academy, yang menambah nilai edukatif di samping kesenangan bermain.

Baca Juga :  Dari Tantangan ke Peluang: Pandangan Pakar tentang Strategi Indonesia Menuju Kepatuhan EUDR

Selain itu, tidak seperti gim kebanyakan yang bergantung pada pendapatan iklan, Hamster Kombat menekankan pertumbuhan organik komunitas dan literasi keuangan. Komunitas Hamster Kombat di Telegram sangat aktif, dengan banyak pemain berbagi tips, mengikuti turnamen, dan mempromosikan game ini dari.

Lantas, Apakah Hamster Kombat Aman?

Dari segi keamanan, Hamster Kombat menggunakan akun Telegram untuk login, sehingga keamanan data sangat bergantung pada aplikasi Telegram itu sendiri. Hingga saat ini, tidak ada laporan signifikan mengenai kebocoran data dari game ini, tetapi pengguna tetap disarankan untuk menggunakan aplikasi Telegram resmi dan memperbarui perangkat lunak secara berkala.

Meskipun bertema pertempuran, Hamster Kombat menampilkan karakter lucu dengan grafis sederhana yang tidak mengandung kekerasan grafis, membuatnya aman untuk dimainkan oleh berbagai kalangan, termasuk anak-anak​.

Namun, seperti game lainnya, Hamster Kombat bisa menyebabkan kecanduan jika dimainkan berlebihan. Pemain dianjurkan untuk mengelola waktu bermain dengan bijak agar tidak mengganggu kegiatan sehari-hari.

Selain itu, beberapa pemain melaporkan adanya masalah teknis seperti kehilangan token dan glitch pada aplikasi yang bisa mengurangi keuntungan mereka. Ini menunjukkan adanya risiko teknis yang harus diwaspadai pemain​.

Secara keseluruhan, Hamster Kombat adalah game yang menghibur dan menawarkan pembelajaran tentang cryptocurrency. Dari segi keamanan data dan konten, game ini cukup aman untuk dimainkan. Namun, pemain harus bijak dalam mengelola waktu bermain dan menyadari risiko teknis yang ada. Bagi Anda yang tertarik mencoba, pastikan untuk selalu mengikuti perkembangan game dan memperbarui informasi dari saluran resmi mereka.

Baca Juga :  Bank Raya Umumkan Pemenang Program “Pesta Raya” Giatkan Inklusi Keuangan Digital di Masyarakat

Image

Jangan lewatkan kesempatan untuk mendapatkan airdrop Hamster Kombat senilai Rp50 juta dari Bittime. Untuk informasi lebih lanjut dan panduan lengkap terkait event tersebut, kunjungi situs resmi airdrop Hamster Kombat di Bittime.

Tentang Bittime

Bittime melalui PT Utama Aset Digital Indonesia adalah platform investasi aset kripto yang telah terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dan Kementerian Komunikasi & Informatika (Kominfo). Bittime juga merupakan anggota Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) dan Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO).

Selaku platform investasi aset kripto, Bittime memiliki visi untuk memanfaatkan teknologi blockchain demi menghadirkan akses menuju kemerdekaan finansial yang adil bagi semua orang, terlepas dari lokasi atau posisi keuangan mereka.

Aplikasi Bittime bisa diunduh di Google Play dan App Store.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Hilirisasi Bauksit Hadirkan Dampak Sosial Nyata bagi Masyarakat Mempawah
Teknologi Drone untuk Perhitungan Volume Stockpile dan Analisis Topografi Tambang
Teknologi Drone Otomatis DJI Dock 3 Perkuat Sistem Keamanan Aset Industri
KAI Services Hadirkan Nuansa Imlek dalam Perjalanan Kereta Api
Product Design Engineering: Jurusan Keren yang Gabungkan Desain & Teknik Sekaligus
Siswa Kelas 7 BINUS SCHOOL Surabaya Raih Medali Perak di NASPO
Memajukan Masa Depan AI yang Inklusif bagi Global South
BINUS dan IDX Resmikan Galeri Investasi Kampus

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 13:21

KAI Divre III Palembang Meraih Predikat Badan Publik Informatif Pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Sumatera Selatan

Senin, 23 Februari 2026 - 10:17

Perkuat Portfolio Produk Granit Premium, ROMAN Luncurkan Xtra 100×100

Senin, 23 Februari 2026 - 02:26

Hari Terakhir Periode Libur Imlek, Volume Penumpang KA di Stasiun Tegal Capai Lima Ribu Lebih

Senin, 23 Februari 2026 - 02:02

Pemantauan Lalu Lintas Berbasis Drone dalam Ekosistem ETLE

Senin, 23 Februari 2026 - 01:05

Persiapan Masuk PTN Lewat Program Karantina UTBK SNBT, Anti Gangguan!

Senin, 23 Februari 2026 - 00:57

Menghadirkan Ramadan yang Lebih Bermakna: Fraser Residence Menteng Jakarta Mempersembahkan Pengalaman Eksklusif

Senin, 23 Februari 2026 - 00:09

Perkuat Keselamatan Jelang Lebaran 2026, Manajemen KAI Petakan Titik Rawan di Jalur Daop 9 Jember

Jumat, 20 Februari 2026 - 11:29

Kanzler Ubah ‘Jam Rawan’ Menjadi ‘Jam Segar’: Inovasi Sosis Tom Yum Pertama di Indonesia Resmi Diluncurkan

Berita Terbaru