ICPAPS 2026, SUCOFINDO Tegaskan Pentingnya Jaminan Mutu dalam Ekosistem Kesehatan - Koran Mandalika

ICPAPS 2026, SUCOFINDO Tegaskan Pentingnya Jaminan Mutu dalam Ekosistem Kesehatan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yogyakarta, (1/10) – PT SUCOFINDO (PERSERO) menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan ekosistem farmasi dan teknologi kesehatan nasional melalui partisipasinya sebagai pembicara pada The 9th International Conference on Pharmacy and Advanced Pharmaceutical Sciences (ICPAPS) 2026 yang diselenggarakan oleh Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) di Yogyakarta. Konferensi internasional yang mengusung tema “Enhancing Pharmaceutical Care and Sovereignty through Digital Transformation” tersebut menjadi wadah kolaborasi antara akademisi, regulator, industri, dan praktisi kesehatan dalam mendorong inovasi serta kemandirian sektor farmasi Indonesia melalui transformasi digital.

Pada kesempatan tersebut, Vice President Research and Business Development PT SUCOFINDO (PERSERO), Dian Indrawaty, hadir sebagai pembicara dalam sesi Industrial Symposium dengan membawakan materi bertajuk “From Research to Market: The Strategic Role of Testing, Inspection and Certification in Advancing Pharmaceutical and Healthcare Innovation”.

Menurut Dian Indrawaty, keberhasilan inovasi farmasi tidak hanya ditentukan oleh kualitas riset, tetapi juga oleh kemampuan membangun kepercayaan di sepanjang rantai nilai industri kesehatan. Mulai dari penelitian dan pengembangan, evaluasi klinis, manufaktur, distribusi, hingga pelayanan kesehatan, seluruh proses memerlukan sistem jaminan mutu dan kepatuhan yang terintegrasi.

“Kepercayaan tidak dibangun pada satu titik, melainkan di seluruh rantai nilai. Di sinilah peran strategis layanan Testing, Inspection, and Certification (TIC) hadir untuk memastikan setiap tahapan pengembangan produk berjalan sesuai standar yang berlaku sehingga inovasi dapat bertransformasi menjadi produk yang siap dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, PT SUCOFINDO (PERSERO) menghadirkan layanan TIC terintegrasi yang mencakup layanan pengujian produk farmasi, kosmetik, dan alat kesehatan, inspeksi dan verifikasi rantai pasok, sertifikasi sistem manajemen, kalibrasi, konsultansi kepatuhan regulasi, hingga pendampingan akreditasi fasilitas kesehatan.

Dian Indrawaty juga menyoroti bahwa perjalanan inovasi dari laboratorium menuju pasar sering kali menghadapi berbagai tantangan. Tidak sedikit hasil penelitian yang memiliki potensi besar, namun memerlukan dukungan lebih lanjut dalam aspek pengujian, validasi, pemenuhan standar, hingga pengakuan regulator agar dapat dikembangkan menjadi produk yang siap dimanfaatkan masyarakat.

Baca Juga :  Pemutaran Film Chak De India di Bandung Perkuat Diplomasi India–Indonesia

“Agar inovasi dapat memberikan dampak yang lebih luas, diperlukan dukungan ekosistem yang mampu memastikan hasil riset memenuhi aspek mutu, keamanan, dan kepatuhan sejak tahap pengembangan. Dengan demikian, proses hilirisasi dapat berjalan lebih efektif dan menghasilkan produk yang memiliki daya saing di pasar,” jelasnya.

Melalui layanan TIC, PT SUCOFINDO (PERSERO) berperan mendukung proses tersebut dengan menjembatani kebutuhan akademisi, industri, dan regulator. Sinergi ini diharapkan dapat mempercepat transformasi hasil penelitian menjadi produk yang memenuhi standar mutu, keamanan, dan kepatuhan, sekaligus memperkuat daya saing industri farmasi dan teknologi kesehatan nasional.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Tiga Bulan Jelang PSPK 1 & 2 Berlaku, Emiten Perlu Siapkan Sistem Data Keberlanjutan Sekarang
PT Akarsa Garment Indonesia Hadapi Dinamika Industri Garmen Nasional
Lima Buku Cerita Anak Bawa Kisah Perempuan Penjaga Hutan ke Indonesia International Book Fair 2026
FINNS Beach Club Buka Early Bird Sale Diskon 50%, Perayaan Tahun Baru Ikonik di Bali Kini Hadir sebagai Festival Dua Hari
Tujuh Perempuan Penjaga Hutan Bawa Cerita Kepemimpinan dan Penghidupan dari Hutan Indonesia ke Bangkok Climate Action Week 2026
Spillify, YHKMI, dan Dinas Sosial Depok Buka Akses Ekonomi Digital bagi Penyandang Disabilitas dan UMKM
Badan Usaha Pemilik Aset Kripto di Indonesia Melonjak 92,8% dalam Setahun
Komisi Sales di Odoo: Hitung Insentif Salesman Otomatis Tanpa Debat

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:02

Tiga Bulan Jelang PSPK 1 & 2 Berlaku, Emiten Perlu Siapkan Sistem Data Keberlanjutan Sekarang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:02

PT Akarsa Garment Indonesia Hadapi Dinamika Industri Garmen Nasional

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:02

Lima Buku Cerita Anak Bawa Kisah Perempuan Penjaga Hutan ke Indonesia International Book Fair 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:02

FINNS Beach Club Buka Early Bird Sale Diskon 50%, Perayaan Tahun Baru Ikonik di Bali Kini Hadir sebagai Festival Dua Hari

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:02

ICPAPS 2026, SUCOFINDO Tegaskan Pentingnya Jaminan Mutu dalam Ekosistem Kesehatan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:02

Spillify, YHKMI, dan Dinas Sosial Depok Buka Akses Ekonomi Digital bagi Penyandang Disabilitas dan UMKM

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:02

Badan Usaha Pemilik Aset Kripto di Indonesia Melonjak 92,8% dalam Setahun

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:02

Komisi Sales di Odoo: Hitung Insentif Salesman Otomatis Tanpa Debat

Berita Terbaru