Pastikan Kualitas Rumah Subsidi bagi MBR, BP Tapera dan Kementerian PKP Tinjau Buana Subang Raya 2 - Koran Mandalika

Pastikan Kualitas Rumah Subsidi bagi MBR, BP Tapera dan Kementerian PKP Tinjau Buana Subang Raya 2

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Melalui kolaborasi antara Kementerian PKP, BP Tapera, Pemerintah Kabupaten Subang, perbankan, dan pengembang, pemerintah terus mendorong percepatan penyediaan hunian layak sebagai bagian dari Program Tiga Juta Rumah.Kunjungan tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan program perumahan berjalan secara berkelanjutan, mulai dari penyediaan rumah, kualitas bangunan, hingga tersedianya fasilitas pendukung yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Subang, 5 Oktober 2026 – Menteri Perumahan dan Kawasan
Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Komisioner BP Tapera Heru Pudyo
Nugroho dan Bupati Subang Reynaldi Putra Andita Budi Raemi meninjau Perumahan
Buana Subang Raya 2, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Kunjungan tersebut dilakukan
untuk melihat langsung perkembangan penyediaan hunian serta memastikan kualitas
rumah subsidi yang menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses
masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) terhadap hunian layak dan terjangkau.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, rombongan bersama
pengembang Buana Kassiti Group yang juga Ketua Umum DPP Realestat Indonesia
(REI) Joko Suranto mengawali kegiatan dengan penanaman pohon di kawasan
perumahan. Kegiatan tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menghadirkan
kawasan hunian yang tidak hanya menyediakan rumah layak, tetapi juga
memperhatikan aspek lingkungan dan keberlanjutan.

Perumahan Buana Subang Raya 2 dikembangkan di atas lahan
seluas 13 hektare sejak Maret 2025. Kawasan tersebut direncanakan menyediakan
sebanyak 1.300 unit rumah yang terdiri dari 1.100 unit rumah subsidi dan 200
unit rumah komersial. Hingga saat ini, sebanyak 105 unit rumah telah dibangun
sebagai bagian dari pengembangan kawasan.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri PKP Maruarar Sirait
bersama Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho turut berdialog langsung dengan
masyarakat penghuni rumah subsidi untuk mendengarkan pengalaman serta aspirasi
warga setelah memperoleh hunian melalui program pembiayaan perumahan.

Berdasarkan hasil peninjauan, kondisi rumah yang telah
dihuni masyarakat dinilai telah memenuhi aspek kelayakan hunian. Warga
menyampaikan bahwa kawasan tersebut memiliki lokasi yang strategis dengan akses
terhadap fasilitas umum seperti terminal dan rumah sakit. Selain itu,
masyarakat juga menyampaikan kondisi lingkungan yang tidak mengalami banjir
serta fasilitas air yang berjalan dengan baik.

Dalam dialog tersebut, masyarakat turut menyampaikan
aspirasi terkait fasilitas pendukung kawasan, salah satunya pembangunan masjid
yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan. Menanggapi hal tersebut, pihak
pengembang menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan pembangunan fasilitas
ibadah tersebut sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat penghuni
kawasan.

Baca Juga :  Pipa Schedule Bocor di Tekanan Tinggi? Cek 3 Hal Ini Sebelum Terlambat

Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho menyampaikan bahwa
penyediaan rumah bagi masyarakat tidak hanya berfokus pada jumlah unit yang
tersedia, tetapi juga kualitas hunian dan lingkungan yang mendukung kenyamanan
masyarakat.

“Penyediaan hunian layak membutuhkan sinergi antara
pemerintah, perbankan, pengembang, dan seluruh pemangku kepentingan agar
masyarakat mendapatkan rumah yang tidak hanya terjangkau, tetapi juga nyaman
untuk dihuni,” ujar Heru.

Melalui kolaborasi antara Kementerian PKP, BP Tapera,
Pemerintah Kabupaten Subang, perbankan, dan pengembang, pemerintah terus
mendorong percepatan penyediaan hunian layak sebagai bagian dari Program Tiga
Juta Rumah.Kunjungan tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam
memastikan program perumahan berjalan secara berkelanjutan, mulai dari
penyediaan rumah, kualitas bangunan, hingga tersedianya fasilitas pendukung
yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Ekspor Timur Tengah Naik, Harga WTI Berpotensi Lanjut Turun
Harga Emas Hari Ini Berpotensi Turun, Simak Level 4.109–4.086
Tigo AI Hadirkan Alur Distribusi Iklan Terintegrasi ke Berbagai Platform Digital
BP Tapera dan Bank bjb Perkuat Ekosistem Pembiayaan Perumahan bagi MBR di Jawa Barat
BP Tapera Optimalkan Penyaluran FLPP melalui Penguatan Ekosistem Perumahan di Subang
Proyek Siring Pengaman Sungai di Kalimantan Selatan Gunakan CCSP Waskita Beton Precast
Surat Berharga Multifinance Turun, BRI Finance Tetap Jaga Fleksibilitas Pendanaan
OSL Indonesia Dorong Strategi Investasi Aset Digital yang Lebih Terarah dan Hadirkan Auto-Invest, OSL Elite, dan Launchpool

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:02

Ekspor Timur Tengah Naik, Harga WTI Berpotensi Lanjut Turun

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:02

Harga Emas Hari Ini Berpotensi Turun, Simak Level 4.109–4.086

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:02

Tigo AI Hadirkan Alur Distribusi Iklan Terintegrasi ke Berbagai Platform Digital

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:02

Pastikan Kualitas Rumah Subsidi bagi MBR, BP Tapera dan Kementerian PKP Tinjau Buana Subang Raya 2

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:02

BP Tapera Optimalkan Penyaluran FLPP melalui Penguatan Ekosistem Perumahan di Subang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:02

Proyek Siring Pengaman Sungai di Kalimantan Selatan Gunakan CCSP Waskita Beton Precast

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:02

Surat Berharga Multifinance Turun, BRI Finance Tetap Jaga Fleksibilitas Pendanaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:02

OSL Indonesia Dorong Strategi Investasi Aset Digital yang Lebih Terarah dan Hadirkan Auto-Invest, OSL Elite, dan Launchpool

Berita Terbaru