KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Bahwa Keselamatan Perjalanan KA Butuh Peran Serta Masyarakat - Koran Mandalika

KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Bahwa Keselamatan Perjalanan KA Butuh Peran Serta Masyarakat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Info Daop 2 Bd

Selasa, 6 Oktober 2026

KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Bahwa Keselamatan Perjalanan KA Butuh Peran Serta Masyarakat

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bandung (Jawa Barat), 6 Oktober 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyampaikan bahwa keselamatan, keamanan, dan kelancaran perjalanan kereta api bukan hanya menjadi tanggung jawab PT KAI, tetapi membutuhkan peran serta seluruh masyarakat, khususnya masyarakat yang berada di sekitar jalur rel dan pengguna jalan yang melintasi perlintasan sebidang.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan bahwa jalur rel kereta api merupakan area yang harus steril dari berbagai aktivitas masyarakat yang tidak berkaitan dengan operasional perjalanan kereta api. Hal tersebut penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan serta memastikan perjalanan kereta api dapat berlangsung dengan aman, selamat, dan lancar.

“Keselamatan perjalanan kereta api merupakan tanggung jawab kita bersama. PT KAI terus melakukan berbagai upaya untuk menjaga keselamatan perjalanan KA, namun upaya tersebut harus didukung oleh masyarakat dengan tidak melakukan aktivitas di jalur rel serta mematuhi seluruh ketentuan keselamatan saat berada di sekitar jalur kereta api,” ujar Kuswardojo.

Kuswardojo menjelaskan, ketentuan mengenai jalur kereta api sebagai ruang yang diperuntukkan bagi operasional perkeretaapian telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian. Oleh karena itu, masyarakat dilarang memasuki, beraktivitas, maupun menggunakan area jalur rel untuk kepentingan selain yang berkaitan dengan operasional kereta api.

“Jalur rel bukan merupakan tempat untuk beraktivitas, bermain, berkumpul, maupun melakukan kegiatan lainnya. Selain membahayakan diri sendiri, keberadaan masyarakat di jalur rel juga dapat mengganggu keselamatan perjalanan kereta api. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga agar jalur kereta api tetap steril,” tegas Kuswardojo.

Baca Juga :  Panduan Teknis Memilih Penguat Rasa Dalam Formulasi Produk Pangan Industri

Data KAI Daop 2 Bandung menunjukkan bahwa sepanjang Januari hingga September 2026 telah terjadi 38 kejadian KA tertemper orang dan 14 kejadian KA tertemper kendaraan, baik yang terjadi di jalur rel maupun di perlintasan sebidang. Dari berbagai kejadian tersebut tercatat 34 orang meninggal dunia dan 12 orang mengalami luka-luka. Selain itu, terdapat 9 kejadian kendaraan menemper palang pintu perlintasan.

Menurut Kuswardojo, angka tersebut menjadi pengingat bahwa aspek keselamatan tidak dapat hanya mengandalkan petugas maupun sarana prasarana perkeretaapian. Kedisiplinan masyarakat dalam mematuhi aturan keselamatan dan berlalu lintas menjadi bagian penting dalam mewujudkan perjalanan kereta api yang aman dan lancar.

“Kami sangat prihatin dengan masih terjadinya kejadian KA tertemper orang maupun kendaraan. Setiap kejadian memiliki risiko yang sangat besar, bukan hanya bagi pengguna jalan atau masyarakat yang berada di sekitar jalur rel, tetapi juga bagi perjalanan kereta api dan seluruh pengguna jasa KA di dalamnya,” kata Kuswardojo.

Sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat, KAI Daop 2 Bandung secara rutin melaksanakan sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang bersama stakeholder terkait serta komunitas pencinta kereta api. Sosialisasi dilakukan untuk mengedukasi masyarakat mengenai bahaya berada di jalur rel serta pentingnya mematuhi aturan ketika melintasi perlintasan sebidang.

Selain di perlintasan, KAI Daop 2 Bandung juga secara aktif melakukan sosialisasi langsung kepada masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di sekitar jalur rel. Edukasi keselamatan turut menyasar lingkungan sekolah di wilayah operasional KAI Daop 2 Bandung, khususnya untuk menanamkan kesadaran keselamatan perkeretaapian sejak usia dini.

Baca Juga :  Prediksi Solana 2024: Apa yang Dapat Diharapkan Untuk Tahun Ini?

“Edukasi harus dilakukan secara berkelanjutan. Kami tidak hanya menyampaikan pesan keselamatan kepada pengguna jalan di perlintasan, tetapi juga kepada masyarakat di sekitar jalur rel dan para pelajar. Harapannya, pemahaman mengenai bahaya di sekitar jalur kereta api dapat tumbuh menjadi budaya keselamatan di tengah masyarakat,” ungkap Kuswardojo.

KAI Daop 2 Bandung juga mengingatkan seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati ketika melewati perlintasan sebidang, baik perlintasan yang dijaga maupun yang tidak dijaga. Pengguna jalan wajib memperhatikan kondisi sekitar, mematuhi rambu dan aturan lalu lintas, serta memastikan kondisi benar-benar aman sebelum melanjutkan perjalanan.

Kuswardojo menegaskan bahwa palang pintu perlintasan bukan merupakan alat untuk menjamin keselamatan pengguna jalan, melainkan salah satu alat bantu untuk mengamankan perjalanan kereta api. Karena itu, pengguna jalan tetap memiliki tanggung jawab untuk memastikan keselamatan dirinya ketika akan melintasi perlintasan sebidang.

“Palang pintu bukan jaminan bahwa pengguna jalan otomatis aman. Keselamatan tetap membutuhkan kedisiplinan dan kewaspadaan pengguna jalan. Jangan menerobos ketika palang sudah mulai menutup atau tanda kereta api akan melintas sudah dibunyikan. Berhentilah sejenak sebelum melalui perlintasan, tengok kiri dan kanan, pastikan benar-benar aman, kemudian baru melanjutkan perjalanan,” jelas Kuswardojo.

Untuk memudahkan masyarakat mengingat langkah keselamatan saat melintasi perlintasan sebidang, KAI Daop 2 Bandung mengajak seluruh pengguna jalan menerapkan “BERTEMAN”, yaitu Berhenti, Tengok Kiri dan Kanan, Pastikan Aman Untuk Melanjutkan Perjalanan.

“BERTEMAN bukan sekadar slogan, tetapi harus menjadi kebiasaan setiap kali masyarakat akan melewati perlintasan sebidang. Mari kita bersama-sama menciptakan keselamatan perjalanan kereta api dan keselamatan seluruh pengguna jalan,” tutup Kuswardojo.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Zentara Melihat Perubahan Besar dalam Cara Perusahaan Mengelola Kerentanan Siber
Dua Puluh Lima Tahun: Narendra Modi dan Posisi India di Dunia
Liburan Berubah Jadi Perawatan Jantung, Hampir Rp100 Juta Manfaat Cair untuk Nurma
Bitcoin Kembali Ditolak $87.000, Ini Skenario Harga BTC Berikutnya
BRI BO Krekot Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
BRI BO Kramat Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
BRI BO Kelapa Gading Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
Ika Afifah Terpilih sebagai Salah Satu dari 30 Perempuan ASEAN & Australia yang Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:02

KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Bahwa Keselamatan Perjalanan KA Butuh Peran Serta Masyarakat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:02

Zentara Melihat Perubahan Besar dalam Cara Perusahaan Mengelola Kerentanan Siber

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:02

Dua Puluh Lima Tahun: Narendra Modi dan Posisi India di Dunia

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:02

Liburan Berubah Jadi Perawatan Jantung, Hampir Rp100 Juta Manfaat Cair untuk Nurma

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:02

BRI BO Krekot Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:02

BRI BO Kramat Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:02

BRI BO Kelapa Gading Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:02

Ika Afifah Terpilih sebagai Salah Satu dari 30 Perempuan ASEAN & Australia yang Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

Berita Terbaru