Excellence in Strategic Mining Investment, Bukti Investasi Mineral Perkuat Industrialisasi Nasional - Koran Mandalika

Excellence in Strategic Mining Investment, Bukti Investasi Mineral Perkuat Industrialisasi Nasional

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Transformasi industri mineral nasional terus menunjukkan dampak nyata terhadap penguatan ekonomi Indonesia. Melalui investasi strategis dan pengembangan hilirisasi yang terintegrasi, sektor pertambangan tidak lagi hanya menjadi penghasil komoditas, tetapi berkembang menjadi penggerak industrialisasi yang memperkuat nilai tambah, investasi, dan penerimaan negara.

Ini memastikan bahwa kekayaan mineral Indonesia mampu menciptakan manfaat ekonomi yang lebih besar di dalam negeri sesuai dengan amanat Pasal 33 ayat (3) Undang-Undang Dasar 1945 yang menegaskan bahwa kekayaan alam yang terkandung di dalam bumi dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus Ketua Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa investasi kini menjadi salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kontribusi investasi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional telah meningkat hingga mendekati 38%-39%, jauh lebih tinggi dibandingkan kisaran 28%-32% pada periode sebelumnya. Dalam satu dekade terakhir, total realisasi investasi yang masuk ke Indonesia bahkan telah mencapai sekitar Rp9.100 triliun.

Rosan juga menegaskan bahwa hilirisasi merupakan mesin transformasi ekonomi Indonesia karena mampu membangun rantai industri yang utuh di dalam negeri sehingga nilai tambah, investasi, dan aktivitas ekonomi dapat semakin banyak dinikmati oleh Indonesia.

Sebagai perpanjangan tangan Negara, Holding Industri Pertambangan MIND ID terus mengarahkan investasi pada pembangunan ekosistem industri mineral yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Berbagai proyek strategis saat ini terus dikembangkan, mulai dari ekosistem bauksit-alumina-aluminium terintegrasi di Kalimantan Barat, pemurnian dan pengolahan logam mulia di Gresik, hingga pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik berbasis nikel di Maluku dan Jawa Barat.

Baca Juga :  Harga Minyak Merosot Usai Trump Tunda Tarif Meksiko-Kanada

Bagi MIND ID, arah kebijakan tersebut menjadi landasan dalam membangun berbagai proyek hilirisasi mineral strategis. MIND ID berupaya memastikan bahwa kekayaan mineral Indonesia tidak berhenti sebagai komoditas tambang, tetapi berkembang menjadi sumber penerimaan negara, penggerak industrialisasi, dan fondasi pertumbuhan ekonomi jangka panjang Indonesia.

Atas konsistensinya dalam membangun investasi strategis yang memperkuat hilirisasi dan industrialisasi nasional, MIND ID meraih penghargaan Excellence in Strategic Mining Investment dalam ajang Investor Daily Summit 2026.

Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas konsistensi MIND ID dalam mendorong investasi strategis di sektor pertambangan yang tidak hanya memperkuat kinerja korporasi, tetapi juga menciptakan nilai tambah, memperluas basis industri nasional, dan meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian Indonesia.

Dalam acara tersebut, Wakil Direktur Utama MIND ID Dany Amrul Ichdan mengatakan bahwa penghargaan tersebut mencerminkan keberhasilan perusahaan dalam mengarahkan investasi pada sektor-sektor strategis yang mampu menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi Indonesia.

“Investasi yang kami lakukan tidak hanya berorientasi pada pengembangan aset, tetapi juga untuk membuka babak baru sektor pertambangan Indonesia melalui penguatan rantai nilai mineral. Dengan demikian, lebih banyak nilai tambah, aktivitas ekonomi, dan manfaat yang dapat tercipta bagi negara dan masyarakat.”

Baca Juga :  Apa Kegunaan Obat Mersi? Ini yang Perlu Diketahui

Salah satu contoh nyata dari dampak investasi hilirisasi terlihat pada pengembangan ekosistem bauksit. Bauksit yang sebelumnya bernilai sekitar US$40 per ton dapat meningkat menjadi sekitar US$350 per ton setelah diolah menjadi alumina, dan mencapai sekitar US$3.200 per ton ketika berkembang menjadi aluminium.

Nilai tambah tersebut menciptakan aktivitas ekonomi baru, memperluas investasi, membuka lapangan kerja, serta memperbesar potensi penerimaan negara.

Transformasi serupa juga terjadi pada komoditas nikel. Mineral yang sebelumnya lebih banyak diekspor sebagai bahan mentah kini menjadi fondasi pengembangan industri feronikel, material baterai, hingga ekosistem kendaraan listrik yang menjadi bagian dari industri masa depan Indonesia.

Dany menekankan, investasi sektor pertambangan yang dijalankan MIND ID terus berlanjut dan ke depan akan semakin menunjukkan nilai manfaat yang lebih besar untuk mendukung kedaulatan ekonomi dan kesejateraan masyarakat.

“Investasi strategis di sektor mineral bukan hanya tentang membangun fasilitas baru. Yang lebih penting adalah bagaimana investasi tersebut memperkuat industri nasional, meningkatkan nilai tambah di dalam negeri, memperbesar penerimaan negara, dan menciptakan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat. Pada akhirnya, itulah fondasi yang akan memperkuat kedaulatan ekonomi Indonesia,” pungkas Dany.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Landed Cost Odoo: HPP Bahan Baku Impor Termasuk Bea Masuk dan Freight
BRI Finance Raih Penghargaan Yearly Excellent Performance – State-Owned Enterprise Subsidiary 2026
BRI Finance Dukung Peningkatan Kualitas Pendidikan melalui Program TJSL di Tabanan Bali
Pembiayaan EV BRI Finance Melonjak 13,8 Kali, Minat Kendaraan Listrik Terus Menguat
Cara HSB Investasi Menjaga Keamanan Modal Trading Lewat Tata Kelola Transparan
Perkuat Layanan Kesehatan di Hari Batik Nasional, BRI Serahkan Ambulans untuk SMA Yayasan Gemah Ripah Lohjinawi Klaten
Di tengah Kerumunan Solo Run Fest 2026, BRI Eksis Hadirkan Layanan Perbankan
BINUS @Malang Perkuat Talenta Digital Technopreneur Masa Depan, Melalui Peluncuran Program Artificial Intelligence

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:02

Landed Cost Odoo: HPP Bahan Baku Impor Termasuk Bea Masuk dan Freight

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:02

BRI Finance Raih Penghargaan Yearly Excellent Performance – State-Owned Enterprise Subsidiary 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:02

BRI Finance Dukung Peningkatan Kualitas Pendidikan melalui Program TJSL di Tabanan Bali

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:02

Pembiayaan EV BRI Finance Melonjak 13,8 Kali, Minat Kendaraan Listrik Terus Menguat

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:02

Cara HSB Investasi Menjaga Keamanan Modal Trading Lewat Tata Kelola Transparan

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:02

Perkuat Layanan Kesehatan di Hari Batik Nasional, BRI Serahkan Ambulans untuk SMA Yayasan Gemah Ripah Lohjinawi Klaten

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:02

Di tengah Kerumunan Solo Run Fest 2026, BRI Eksis Hadirkan Layanan Perbankan

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:02

BINUS @Malang Perkuat Talenta Digital Technopreneur Masa Depan, Melalui Peluncuran Program Artificial Intelligence

Berita Terbaru