Solusi Pasca Kebijakan Meta 1 Oktober dengan WA Coexistence, Amankah? - Koran Mandalika

Solusi Pasca Kebijakan Meta 1 Oktober dengan WA Coexistence, Amankah?

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Solusi Pasca Kebijakan Meta 1 Oktober dengan WA Coexistence, Amankah?

Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order.

Perubahan tarif WhatsApp pada 1 Oktober 2026 membuat bisnis perlu lebih cermat mengelola biaya layanan pelanggan, terutama jika volume percakapannya tinggi. Sebagai gambaran, 10.000 balasan dengan tarif Rp367 per pesan dapat menghabiskan Rp3.670.000. Agar biaya operasional tetap terkendali tanpa mengurangi kualitas layanan, bisnis dapat mengevaluasi pola komunikasi dan mempertimbangkan WhatsApp Coexistence sebagai salah satu alternatif.

WhatsApp Coexistence dan Cloud API, Apa Bedanya?

WhatsApp Coexistence dan Full API sama-sama mendukung fitur seperti broadcast, chatbot, AI Agent, dan integrasi CRM. Perbedaannya, Coexistence memungkinkan bisnis menggunakan WhatsApp Business App dan Cloud API pada nomor yang sama, sedangkan Full API mengandalkan sistem terintegrasi untuk mengelola percakapan.

Dari sisi kecepatan pengiriman pesan massal, Coexistence mendukung hingga 20 pesan per detik, sedangkan Full API dapat mencapai 80 pesan per detik. Karena itu, bisnis yang rutin mengirim pesan dalam volume besar perlu mempertimbangkan kapasitas pengiriman kedua metode tersebut.

Apakah WhatsApp Coexistence Aman dan Bebas Biaya?

Metode integrasi ini aman digunakan karena memang fitur resmi dari Meta. Dengan metode coexistence, memungkinkan Anda memiliki dua opsi jalur untuk membalas pelanggan, melalui aplikasi dan melalui sistem.

Untuk balasan manual yang dikirim melalui untuk saat ini tidak dikenakan biaya, alias gratis. Sedangkan pesan melalui sistem API, termasuk respons chatbot dan AI Agent, tetap mengikuti tarif yang berlaku. Jadi, Coexistence dapat membantu mengoptimalkan biaya, tetapi tidak menghapus seluruh biaya komunikasi.

Perlu jadi catatan untuk pebisnis, walaupun saat ini balasan dari aplikasi itu gratis. Bisa saja kedepannya Meta juga menerapkan kebijakan tetap berbayar untuk balasan yang dikirim melalui aplikasi.

Barantum, Vendor WhatsApp API dengan Opsi Coexistence

Barantum merupakan penyedia CRM, Omnichannel, dan WhatsApp Business API sekaligus mitra resmi Meta. Barantum mendukung Coexistence bagi bisnis yang ingin mempertahankan aplikasi WhatsApp Business sambil memanfaatkan sistem terintegrasi. 

Baca Juga :  Bukti Nyata Keberhasilan Transformasi Digital Lalu Lintas, Jasa Marga Raih Penghargaan Kapolri Atas Kontribusi Sukseskan Pelayanan Operasi Nataru 2025/2026 dan Operasi Ketupat 2026

Tidak hanya WhatsApp, fitur Omnichannel Barantum memungkinkan bisnis mengelola percakapan dari berbagai saluran lainnya seperti Facebook, Instagram, Tiktok dan lainnya dalam satu platform..

Manfaat pengelolaan komunikasi terpusat juga terlihat dalam studi kasus VIVA Apotek yang dipublikasikan Barantum. Menurut M. Edi Irfandianto, dua admin menangani WhatsApp Blast dan percakapan dari berbagai aplikasi melalui satu sistem. Ia melaporkan peningkatan efisiensi kerja tim sekitar 20–30%. Hasil ini menunjukkan manfaat penggunaan platform Barantum, bukan penghematan khusus dari Coexistence.

Pada akhirnya, WhatsApp Coexistence dapat menjadi alternatif bagi bisnis yang masih membutuhkan WhatsApp Business App sekaligus ingin menggunakan fitur API. Namun, bisnis tetap perlu mempertimbangkan biaya keseluruhan, volume pesan, kebutuhan otomatisasi, dan alur kerja agent sebelum menentukan metode yang paling sesuai.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

BRI BO Yogyakarta Cik Ditiro Dorong Digitalisasi UMKM Pasar Kranggan Melalui QRIS, Transaksi Belanja Makin Praktis
Anggaran Renovasi Selalu Meleset? Pos Ini Sering Terlupa
BRI Branch Office Yogyakarta Cik Ditiro Hadirkan BRICafe, Layanan Perbankan dan Kafe dalam Satu Ruang
Bittime Soroti Pelemahan Harga Bitcoin di Tengah Tekanan Pasar Global
Kirim Uang ke Keluarga Beda Bank? Perhatikan Hal Ini
KEPATIHAN MANAJEMEN / K MANAJEMEN PECAHKAN REKOR PESERTA FASHION SHOW TERBANYAK TAHUN 2026 MELALUI “KETAPANG ETHNIC DAY 2026”
BRI Finance Tawarkan Bunga Mobil Baru Mulai 3,33%, Dorong Pembiayaan yang Terencana
BRI Finance Optimistis Industri Multifinance Tumbuh di Tengah Dinamika Ekonomi Global

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:02

BRI BO Yogyakarta Cik Ditiro Dorong Digitalisasi UMKM Pasar Kranggan Melalui QRIS, Transaksi Belanja Makin Praktis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:02

Anggaran Renovasi Selalu Meleset? Pos Ini Sering Terlupa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:02

BRI Branch Office Yogyakarta Cik Ditiro Hadirkan BRICafe, Layanan Perbankan dan Kafe dalam Satu Ruang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:02

Bittime Soroti Pelemahan Harga Bitcoin di Tengah Tekanan Pasar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:02

Solusi Pasca Kebijakan Meta 1 Oktober dengan WA Coexistence, Amankah?

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:02

KEPATIHAN MANAJEMEN / K MANAJEMEN PECAHKAN REKOR PESERTA FASHION SHOW TERBANYAK TAHUN 2026 MELALUI “KETAPANG ETHNIC DAY 2026”

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:19

BRI Finance Tawarkan Bunga Mobil Baru Mulai 3,33%, Dorong Pembiayaan yang Terencana

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:42

BRI Finance Optimistis Industri Multifinance Tumbuh di Tengah Dinamika Ekonomi Global

Berita Terbaru

Anggaran Renovasi Selalu Meleset? Pos Ini Sering Terlupa

Teknologi

Anggaran Renovasi Selalu Meleset? Pos Ini Sering Terlupa

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:02