BINUS Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor melalui NEST di QS Higher Ed Summit Asia Pacific 2026 - Koran Mandalika

BINUS Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor melalui NEST di QS Higher Ed Summit Asia Pacific 2026

Selasa, 3 November 2026 - 22:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BINUS Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor melalui NEST di QS Higher Ed Summit Asia Pacific 2026

Bali, 3 November 2026 — BINUS bersama mitra lintas sektor memperkuat komitmen kolaborasi melalui penandatanganan Piagam Kerja Sama dalam agenda Multi-Helix Hub, bagian dari rangkaian QS Higher Ed Summit: Asia Pacific 2026 di Bali, Selasa (3/11). Komitmen ini mempertemukan dunia pendidikan, industri, pemerintah dan regulator, media, komunitas, serta yayasan untuk mengembangkan talenta dan menghadirkan solusi bagi kebutuhan masyarakat.

Kolaborasi tersebut dikembangkan melalui National Ecosystem for Synergistic Transformation (NEST), sebuah ekosistem yang menghubungkan pengetahuan, keahlian, jejaring, dan sumber daya lintas sektor. Melalui ekosistem ini, para mitra diharapkan dapat menyusun program bersama yang memperkuat kesiapan generasi penerus, mendorong inovasi, serta memperluas manfaat pendidikan bagi masyarakat.

CEO BINA NUSANTARA, Bernard Gunawan, menyampaikan bahwa perubahan teknologi dan kebutuhan dunia kerja membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar pendidikan terus relevan dan mampu memberikan kontribusi yang lebih luas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selama 45 tahun, BINUS bertumbuh bersama kepercayaan dan dukungan banyak pihak. Melalui NEST, kami ingin mempertemukan kekuatan dunia pendidikan, industri, pemerintah, media, dan masyarakat untuk membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi penerus. Penandatanganan piagam ini menjadi langkah bersama untuk membawa gagasan kolaborasi menuju pelaksanaan yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat,” ujar Bernard.

Baca Juga :  Lintasarta Perkuat Peran sebagai AI Factory, Dorong Kemandirian Ekosistem AI Nasional Pasca AI Innovation Summit 2025

Pertemuan di Bali melanjutkan dialog lintas sektor yang telah berlangsung di Jakarta pada Agustus dan Bogor pada Oktober 2026. Rangkaian pertemuan tersebut menjadi ruang bagi para mitra untuk saling memahami kebutuhan, memetakan potensi, dan menemukan peluang kerja sama yang dapat dikembangkan bersama.

Pengembangan NEST diarahkan pada empat fokus, yaitu pengembangan talenta yang siap menghadapi masa depan, inovasi kolaboratif, pemanfaatan sumber daya bersama, serta penciptaan dampak sosial yang berkelanjutan. Peluang programnya mencakup pelatihan dan pendampingan, riset bersama, proyek inovasi, serta perluasan akses terhadap pengalaman dan kesempatan kerja.

Dalam ekosistem ini, institusi pendidikan berkontribusi melalui pembelajaran, riset, dan pengembangan kompetensi. Industri memberikan perspektif mengenai kebutuhan keterampilan serta peluang penerapan inovasi, sementara pemerintah dan regulator berperan dalam mendukung keterhubungan dengan arah pembangunan. Media, komunitas, dan yayasan turut memperluas penyebaran pengetahuan serta menghubungkan program dengan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  UNSURYA Cetak Sejarah Pasar Modal Indonesia di Bulan Kemerdekaan, Dr. Lucky Bayu Purnomo Jadi Nahkoda Pertama

Berbagi sumber daya juga menjadi bagian penting dalam pengembangan kolaborasi. Keahlian para profesional, fasilitas, teknologi, data, dan jejaring yang dimiliki setiap mitra dapat menjadi modal bersama untuk memperluas jangkauan serta meningkatkan kualitas program.

“Harapan kami, kerja sama ini membuka kesempatan belajar, meningkatkan kemampuan, dan membantu masyarakat tumbuh lebih mandiri. Kita dapat memulainya dari kebutuhan yang bisa dijawab bersama, menentukan langkah yang jelas, lalu menjaga keberlanjutannya. Di situlah komitmen membina dan memberdayakan masyarakat diwujudkan,” tambah Bernard.

Penyelenggaraan Pertemuan Multi-Helix dalam rangkaian QS Higher Ed Summit: Asia Pacific 2026 memperkuat ruang dialog antara pendidikan tinggi dan berbagai sektor. Sejalan dengan tema Advancing Education for Purpose and Impact, kolaborasi ini diharapkan mendorong tindak lanjut yang menghubungkan pendidikan dengan kebutuhan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Bagi BINUS, pengembangan NEST merupakan bagian dari komitmen untuk terus membina dan memberdayakan masyarakat dalam membangun serta melayani bangsa, dengan menjadikan kolaborasi sebagai landasan untuk menghadirkan manfaat yang berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Ada Cerita Cinta hingga Drama Skripsi di Dinding Sekolah dan Kampus, Cokelat Take-It Bisa Diambil di Tengah Cerita
Usai Raih World Artist of the Year, JessC Perluas Langkah Musik di Indonesia
Cara Membuat Website Toko Online Sendiri Sebelum 11.11 dan Harbolnas
BRI Dorong Literasi Keuangan Sejak Dini melalui Edukasi di Lingkungan Sekolah
Alternativa Film Festival 2027 Siapkan Hadiah US$120.000, Buka Peluang bagi Sineas Indonesia ke Panggung Internasional
Lewat Baseball5, Perbasasi Jakarta dan JALIN Foundation Ajak Remaja Hidup Sehat dan Berani Hadapi Tekanan
39% Responden Perkotaan Indonesia Pakai AI untuk Belanja dan Rekomendasi, Peringkat Pencarian Saja Tak Lagi Cukup
Pemerintah Bahas Skema Pembiayaan Perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Tanggung

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 23:02

Ada Cerita Cinta hingga Drama Skripsi di Dinding Sekolah dan Kampus, Cokelat Take-It Bisa Diambil di Tengah Cerita

Selasa, 3 November 2026 - 23:02

Usai Raih World Artist of the Year, JessC Perluas Langkah Musik di Indonesia

Selasa, 3 November 2026 - 22:02

Cara Membuat Website Toko Online Sendiri Sebelum 11.11 dan Harbolnas

Selasa, 3 November 2026 - 22:02

BINUS Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor melalui NEST di QS Higher Ed Summit Asia Pacific 2026

Selasa, 3 November 2026 - 22:02

BRI Dorong Literasi Keuangan Sejak Dini melalui Edukasi di Lingkungan Sekolah

Selasa, 3 November 2026 - 19:02

Lewat Baseball5, Perbasasi Jakarta dan JALIN Foundation Ajak Remaja Hidup Sehat dan Berani Hadapi Tekanan

Selasa, 3 November 2026 - 18:02

39% Responden Perkotaan Indonesia Pakai AI untuk Belanja dan Rekomendasi, Peringkat Pencarian Saja Tak Lagi Cukup

Selasa, 3 November 2026 - 18:02

Pemerintah Bahas Skema Pembiayaan Perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Tanggung

Berita Terbaru