Berita XRP Terbaru Pasca Perseteruannya dengan SEC, Apa yang Perlu Diketahui? - Koran Mandalika

Berita XRP Terbaru Pasca Perseteruannya dengan SEC, Apa yang Perlu Diketahui?

Selasa, 3 September 2024 - 09:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

XRP, salah satu aset kripto terbesar, masih menjadi sorotan utama di tengah ketidakpastian regulasi dan kondisi pasar yang tidak stabil. Pada 1 September 2024, harga XRP turun menjadi $0,5478, mengalami penurunan sebesar 3,32%.

Harga XRP turun karena ketidakpastian tentang kemungkinan banding oleh SEC dalam kasus Ripple. Ketidakpastian ini menjadi hambatan utama bagi pergerakan harga XRP. Selain itu, Ripple juga melepaskan 1 miliar token XRP dari escrow, yang menambah tekanan dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor.

Dampak Kasus Ripple terhadap Harga XRP

Ketidakpastian tentang apakah SEC akan mengajukan banding atas putusan dalam kasus Ripple telah menjadi faktor kunci yang memengaruhi berita XRP dan pergerakan harganya. Setelah putusan final pada 7 Agustus 2024, Ripple dan SEC memiliki waktu 60 hari untuk memutuskan apakah akan mengajukan banding. 

Ketidakpastian ini menimbulkan kekhawatiran di pasar, menyebabkan penurunan harga XRP di bawah $0,55. Investor semakin waspada terhadap potensi banding ini, yang dapat menekan harga XRP lebih lanjut.

Pengaruh Politik Terhadap Regulasi Crypto

Selain itu, perkembangan politik di AS, khususnya dalam pemilihan pendahuluan di Massachusetts, juga dapat mempengaruhi regulasi kripto di masa depan. John E. Deaton, pendiri CryptoLaw US, akan menghadapi Senator Elizabeth Warren pada 3 September 2024. 

Baca Juga :  Tingkatkan Pelayanan, KAI Divre I Sumut Tata dan Perluas Stasiun Lima Puluh

Hasil dari pemilihan ini dapat berdampak signifikan terhadap industri kripto, terutama jika Deaton berhasil mengalahkan Senator Warren, yang dikenal dengan kampanye anti-kriptonya. Kemenangan Deaton bisa mengubah lanskap regulasi kripto di AS dan memberikan dampak positif pada harga XRP.

Pergerakan harga XRP ke depan sangat bergantung pada keputusan SEC terkait banding. Jika banding diajukan, harga XRP bisa jatuh di bawah $0,40. Sebaliknya, jika tidak ada banding, XRP berpotensi kembali ke level $1,00, seperti yang pernah terjadi setelah putusan terkait Programmatic Sales of XRP. Investor disarankan untuk terus memantau perkembangan terbaru ini, karena akan sangat mempengaruhi tren harga XRP.

Berita Terkait

Analisa Pasar FLOQ: Ketegangan Perang Dagang dan Pelemahan Ekonomi AS Dorong Minat Investor ke Bitcoin
KAI Perkuat Keselamatan Operasional melalui Pemeriksaan Kesehatan Pekerja
MiiTel Meetings Kini Dilengkapi Fitur Real-Time Talk Assistant
Satu Aplikasi untuk Semua Kebutuhan, BRImo Permudah Transaksi Nasabah
Membangun Hubungan Jangka Panjang Melalui Program Loyalitas di Industri Keuangan
Holding Perkebunan Nusantara Akselerasi Transformasi, PTPN I Fokus Digitalisasi dan Hilirisasi
Mengenal Puguh Dwi Kuncoro, Konsultan Manajemen Bisnis di Balik KLTC® Group yang Mendorong Lahirnya Trainer Berkualitas di Indonesia
Harga Emas Masih Berpeluang Naik, Ini Proyeksi Terbaru Dupoin Futures

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 18:00

Analisa Pasar FLOQ: Ketegangan Perang Dagang dan Pelemahan Ekonomi AS Dorong Minat Investor ke Bitcoin

Senin, 13 April 2026 - 17:00

KAI Perkuat Keselamatan Operasional melalui Pemeriksaan Kesehatan Pekerja

Senin, 13 April 2026 - 16:00

MiiTel Meetings Kini Dilengkapi Fitur Real-Time Talk Assistant

Senin, 13 April 2026 - 16:00

Satu Aplikasi untuk Semua Kebutuhan, BRImo Permudah Transaksi Nasabah

Senin, 13 April 2026 - 15:00

Holding Perkebunan Nusantara Akselerasi Transformasi, PTPN I Fokus Digitalisasi dan Hilirisasi

Senin, 13 April 2026 - 15:00

Mengenal Puguh Dwi Kuncoro, Konsultan Manajemen Bisnis di Balik KLTC® Group yang Mendorong Lahirnya Trainer Berkualitas di Indonesia

Senin, 13 April 2026 - 15:00

Harga Emas Masih Berpeluang Naik, Ini Proyeksi Terbaru Dupoin Futures

Senin, 13 April 2026 - 14:00

KAI Bandara Dorong Pemberdayaan SDM melalui Keterlibatan sebagai Dosen Tamu di Universitas Indonesia

Berita Terbaru