Altcoin Season vs Bitcoin Season: Kenali Pola dan Tandanya Sebelum Terlambat! - Koran Mandalika

Altcoin Season vs Bitcoin Season: Kenali Pola dan Tandanya Sebelum Terlambat!

Selasa, 11 Februari 2025 - 18:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bagi investor crypto, memahami perbedaan antara Altcoin Season dan Bitcoin Season sangatlah penting. Kedua siklus ini menentukan ke mana arus modal bergerak di pasar crypto—apakah Bitcoin mendominasi, atau justru altcoin yang mengalami lonjakan harga?

Jika kamu ingin memaksimalkan peluang profit dan tidak ketinggalan momentum, kamu harus tahu kapan Altcoin Season dimulai, tanda-tandanya, dan strategi terbaik untuk menghadapinya. Artikel ini akan mengulas secara lengkap sejarah Altcoin Season, indikator utama yang perlu diperhatikan, serta bagaimana kamu bisa mengambil keuntungan dari siklus ini.

Altcoin Season vs Bitcoin Season: Apa Bedanya?

Pasar crypto bergerak dalam dua siklus utama: Bitcoin Season dan Altcoin Season.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada Bitcoin Season, Bitcoin mendominasi pasar dengan kenaikan harga signifikan, sementara altcoin cenderung stagnan. 

Sebaliknya, Altcoin Season terjadi saat investor mengalihkan dana ke altcoin, menyebabkan lonjakan harga yang lebih agresif dibandingkan Bitcoin.

Sebagai contoh, pada Maret 2024, harga BTC melonjak ke $109,079 setelah peluncuran ETF Bitcoin. Di saat yang sama, altcoin seperti Solana dan Dogecoin ikut naik pesat, menandakan awal dari Altcoin Season.

Sejarah Altcoin Season: Kapan Saja Pernah Terjadi?

2017-2018: Dominasi Bitcoin turun dari 86,3% ke 38,69%

Saat itu, banyak proyek ICO (Initial Coin Offering) yang sukses mengumpulkan dana besar, mendorong harga altcoin naik drastis. Beberapa altcoin seperti EOS dan Tezos meroket dalam waktu singkat.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Hadir di Gala Premiere, ESAFX Perkuat Kolaborasi Strategis Bersama Film Ketok Mejik

2020-2021: Altcoin Season kembali terjadi akibat dampak pandemi COVID-19

Investor mulai mencari aset alternatif, mendorong kenaikan harga meme coins seperti Dogecoin dan Shiba Inu, serta booming pasar NFT. Dominasi Bitcoin turun, sementara kapitalisasi pasar altcoin naik dari 30% ke 62%.

Melihat pola ini, banyak analis percaya bahwa Altcoin Season bisa kembali terjadi di 2025.

Tanda-Tanda Altcoin Season Akan Dimulai

Altcoin Season biasanya diawali dengan penurunan dominasi Bitcoin di pasar, diikuti dengan lonjakan harga altcoin yang mulai menembus level resistance.

Selain itu, lonjakan volume perdagangan altcoin juga menunjukkan meningkatnya minat investor terhadap aset crypto di luar Bitcoin. Ketika semakin banyak dana yang mengalir ke altcoin, biasanya harga juga mulai terdorong naik.

Indikator lain yang tak kalah penting adalah breakout harga. Jika beberapa altcoin berhasil menembus level resistance yang kuat dan terus mencetak kenaikan harga yang stabil, ini mengindikasikan bahwa Altcoin Season sedang berlangsung dan momentum bullish semakin kuat. 

Apakah Altcoin Season Akan Terjadi di 2025?

Pada 2024, Bitcoin mendominasi sebagian besar periode bull run, dengan lonjakan harga yang mencapai $100,000. Kenaikan ini menciptakan optimisme di pasar, namun banyak analis mulai melihat tanda-tanda pergeseran menuju Altcoin Season di akhir tahun. 

Baca Juga :  Sampoerna Raih Penghargaan Digital Innovation Awards 2025: Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Inovasi Digital yang Berdampak

Pola pergerakan pasar menunjukkan kesamaan dengan siklus sebelumnya, di mana setelah Bitcoin mencapai puncaknya, altcoin mulai menarik lebih banyak perhatian investor.

Ethereum diprediksi akan naik ke kisaran $4,500 hingga $5,000, sementara altcoin lain seperti Solana, Avalanche, dan token berbasis AI juga berpotensi mengalami lonjakan harga yang signifikan. Peningkatan minat terhadap sektor DeFi, NFT, dan proyek berbasis layer-2 turut memperkuat potensi altcoin untuk menguasai pasar.

Jika tren ini berlanjut, Altcoin Season bisa menjadi momentum besar bagi investor untuk memaksimalkan keuntungan dalam portofolio crypto mereka.

Kesimpulan

Altcoin Season bisa menjadi momen emas bagi investor yang ingin meraih keuntungan maksimal di pasar kripto. Dengan memahami pergerakan pasar dan mengenali tanda-tandanya lebih awal, kamu bisa mengambil langkah strategis untuk memanfaatkan momentum ini.

Jangan lewatkan peluang untuk trading altcoin dengan potensi terbaik. Bittime memberikan akses ke berbagai altcoin unggulan dengan fitur perdagangan yang cepat, aman, dan mudah digunakan. 

Dengan likuiditas tinggi dan analisis pasar yang komprehensif, Bittime adalah aplikasi jual beli kripto yang tepat bagi investor untuk menangkap peluang besar di Altcoin Season dan mengoptimalkan strategi trading mereka.

Berita Terkait

Momentum TEI ke-41 Dorong Ekspor dan Tingkatkan Daya Saing Produk
Kedutaan Besar India di Jakarta Luncurkan AI Avatar DEWI untuk Perluas Akses Informasi bagi Masyarakat Indonesia
Purana Mempersembahkan “Regal Bloom” di IN2MOTIONFEST x JMFW 2026: Dialog Elegan Antara Timur dan Barat dalam Modest Fashion
Konsumen Kripto di Indonesia Capai 23,21 Juta, Bittime: Pilihan Aset Digital Semakin Beragam
Restoran Halal di Bali Nikmati Hidangan Autentik Timur Tengah di Arabian Knight
Siaran Media – 10 Tahun Astra Property, Perkuat Portofolio Komersial dan Industrial untuk Menjawab Peluang Baru di Pasar Properti Indonesia
PPATK dan MIND ID Perkuat Kolaborasi, Jaga Integritas Industri Pertambangan Nasional
KAI Logistik Catat Volume Pra-Purna Angkutan CPO Sekitar 62 Ribu Ton, Perkuat Integrasi Rantai Pasok Komoditas Strategis

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 00:02

Momentum TEI ke-41 Dorong Ekspor dan Tingkatkan Daya Saing Produk

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:02

Kedutaan Besar India di Jakarta Luncurkan AI Avatar DEWI untuk Perluas Akses Informasi bagi Masyarakat Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:02

Purana Mempersembahkan “Regal Bloom” di IN2MOTIONFEST x JMFW 2026: Dialog Elegan Antara Timur dan Barat dalam Modest Fashion

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:02

Konsumen Kripto di Indonesia Capai 23,21 Juta, Bittime: Pilihan Aset Digital Semakin Beragam

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:02

Restoran Halal di Bali Nikmati Hidangan Autentik Timur Tengah di Arabian Knight

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:02

PPATK dan MIND ID Perkuat Kolaborasi, Jaga Integritas Industri Pertambangan Nasional

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:02

KAI Logistik Catat Volume Pra-Purna Angkutan CPO Sekitar 62 Ribu Ton, Perkuat Integrasi Rantai Pasok Komoditas Strategis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:02

Gudang Mau Ditambah Lantai Mezanin, Rangkanya Jangan Asal Pilih

Berita Terbaru