Analisis Bor Ledak dan Stabilitas Lereng Tambang Berbasis AI Strayos - Koran Mandalika

Analisis Bor Ledak dan Stabilitas Lereng Tambang Berbasis AI Strayos

Kamis, 19 Maret 2026 - 22:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Operasi bor ledak yang tidak optimal berdampak langsung pada biaya pengolahan. Di sisi lain, pemantauan stabilitas lereng pit yang mengandalkan inspeksi visual periodik sering tidak cukup cepat menangkap perubahan geoteknik yang berkembang dalam hitungan hari.

Strayos adalah platform AI yang mengintegrasikan analisis bor ledak dan pemantauan lereng dalam satu sistem berbasis data survei dari drone.

Dalam modul Drill & Blast, Strayos memproses data survei drone untuk menghasilkan rancangan shot plan berdasarkan topografi bench aktual. Platform ini menjalankan simulasi prediksi getaran, airblast, dan distribusi muckpile sebelum peledakan dilakukan, sehingga tim dapat menyesuaikan parameter sebelum ada material yang bergerak. Setelah ledakan, analisis fragmentasi post-blast berjalan otomatis dari foto udara drone tanpa pengukuran manual di zona yang masih berbahaya.

Strayos juga dapat menghasilkan analisis highwall yang menilai kondisi lereng berdasarkan data LiDAR dan geometri pit terkini. Tim mendapat laporan zona risiko dalam format peta terintegrasi yang diperbarui setiap kali survei drone baru dilakukan. Pemantauan lereng berubah dari kegiatan periodik menjadi proses kontinu yang terhubung langsung dengan jadwal operasi tambang.

Baca Juga :  Dukung Generasi Z, Maxy Academy Ajak Adisty Ambarpratiwi Berbicara Tentang Ketahanan Mental di Era Digital

Di Indonesia, Halo Robotics menyediakan Strayos sebagai bagian dari ekosistem solusi data tambang, yang dapat dikombinasikan dengan DJI Dock 3 (Matrice 4D) dan drone DJI M400 dan sensor LiDAR DJI Zenmuse L3 untuk akuisisi data lapangan yang terintegrasi penuh.

“Platform seperti Strayos mengubah data drone dari sekadar foto udara menjadi analisis operasional yang mendukung keputusan teknis langsung di lapangan,” ujar Halo Robotics.

Integrasi antara pengumpulan data drone dan analisis AI mendukung operasi yang lebih presisi di setiap tahap industri pertambangan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Mengelola Aset di Usia Muda: Langkah Awal Membangun Keuangan Jangka Panjang
FLIX Cinema Buka Ruang bagi Sinema Asia melalui Nanyang Film Festival
Ketika Komunitas Menjadi Mesin Pertumbuhan Esports: EVOS dan GoPay Bawa MPL Lebih Dekat ke Sidoarjo
Smart Futuristic City Diorama Karya BINUS @Semarang Tampil di Sewunara 2026
Wujud Kemanusiaan dan Solidaritas, PTPN Group Salurkan Tali Kasih bagi Keluarga Jurnalis Korban Selat Sunda
Plus Gratisnya dari neobank PLUS: Kuota Gratis Transfer antarbank hingga 200 Kali per Bulan
Jaga Kualitas Infrastruktur, PT JMTM Lanjutkan Pekerjaan SFO dan Rekonstruksi Rigid di Ruas Tol Semarang
KAI Bandara Raih Penghargaan Anugerah Humas Indonesia 2026 melalui Railink Magazine Vol. 4

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:09

BRI BO Jatinegara Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Semangat Kebangsaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:56

BRIDS Salurkan Bantuan untuk Dukung Pemulihan Pascagempa di Nusa Tenggara Timur

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:10

Waskita Beton Precast Kembali Tanam 228 Pohon pada September 2026, Lanjutkan Komitmen Pehijauan Bersama Pelanggan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 05:49

SETC Perkuat Kolaborasi Pemerintah dan Swasta untuk Dorong UMKM Naik Kelas

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:45

Emas Kembali Tertekan di Bawah US$4.300, Ini Prediksi XAUUSD Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 - 04:32

Minat Internasional Meningkat Seiring Dimulainya Automechanika Jakarta Besok, Hadirkan Partisipasi Global

Rabu, 23 September 2026 - 21:43

BP Tapera Perluas Sosialisasi KPR Sejahtera FLPP, Dorong Masyarakat Miliki Rumah Pertama

Senin, 14 September 2026 - 06:43

Harga Drone Pertanian DJI Agras 2026: Bandingkan T25P, T55, T70P, dan T100 Sebelum Beli

Berita Terbaru