Ancora (OKAS) Catat Kenaikan Laba Bersih 210% di 2024, Perkuat Momentum Pertumbuhan - Koran Mandalika

Ancora (OKAS) Catat Kenaikan Laba Bersih 210% di 2024, Perkuat Momentum Pertumbuhan

Jumat, 28 Maret 2025 - 15:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Ancora Indonesia Resources Tbk (“Ancora” | IDX: OKAS) melaporkan kinerja keuangan positif selama tahun 2024. Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis 25 Maret 2025, Ancora mencatat lonjakan laba bersih sebesar 210% dari USD8,38 juta pada 2023 mencapai USD25,95 juta pada 2024.

Kontribusi terhadap lonjakan ini didorong oleh peningkatan penjualan ammonium nitrat dan detonator yang memecahkan rekor produksi dan pencapaian target jasa peledakan pertambangan oleh PT Multi Nitrotama Kimia (MNK). Selain itu, kinerja positif juga dicapai oleh adanya efisiensi biaya operasional kontraktor pengeboran melalui salah satu anak usaha, PT Bormindo Nusantara (BN).

Ancora mencatat pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) sebesar US$40,46 juta pada 2024 atau meningkat sebesar 23% yoy dibandingkan US$32,66 juta pada tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden Direktur Ancora, Ratno “Ale” Paskalis Hendrawan Touor menyampaikan, pihaknya terus berupaya memaksimalkan potensi pertumbuhan dari ketiga lini bisnis utama melalui ekspansi proyek strategis demi pertumbuhan yang berkelanjutan.

“Pencapaian keuangan tahun 2024 menjadi refleksi dari komitmen Ancora dalam menjalankan strategi bisnis yang adaptif dan berorientasi pada pertumbuhan berkelanjutan. Kami terus mengoptimalkan kinerja operasional di setiap lini bisnis, memastikan efisiensi yang lebih baik, serta meningkatkan daya saing di pasar. Dengan hasil yang solid ini, kami semakin percaya diri untuk melangkah ke depan dengan inovasi dan ekspansi yang lebih agresif,” tutur Ale.

Baca Juga :  Permudah Mobilitas Pengguna, KAI Tambah Jumlah Perjalanan LRT Jabodebek Mulai 1 Juli

Di tengah dinamika industri yang terus berkembang, Ancora berfokus dalam mengelola tiga lini bisnis utama: produsen bahan peledak dan jasa peledakan (MNK), kontraktor pengeboran minyak dan gas (BN), serta tambang emas (ILBB).

Untuk diketahui, MNK merupakan pilar utama dalam bisnis Ancora sekaligus pendorong pertumbuhan dan peluang diversifikasi di masa depan. Memiliki rekam jejak selama lebih dari 35 tahun, MNK menjadi produsen detonator elektronik pertama dan satu-satunya di Indonesia yang memasok sekitar 30% pasar detonator non-elektrik domestik. MNK terus mencatatkan pertumbuhan penjualan yang berkelanjutan di seluruh segmen bisnis inti, mencerminkan tingginya tingkat kepercayaan pelanggan serta keyakinan pasar. Dalam dua tahun terakhir, MNK melakukan pencapaian rekor produksi baru, yaitu peningkatan perakitan detonator sebesar 7% dibanding tahun sebelumnya dan pertumbuhan produksi ammonium nitrat sebesar 9% di tahun 2024.

Kinerja positif yang sama juga ditunjukkan oleh BN, atas pencapaian produktivitas rig yang meningkat sebesar 12% dibanding periode yang sama di tahun lalu. Adapun capaian ini berhasil diraih berkat permintaan yang tinggi terhadap layanan pengeboran (drilling services) dan layanan lainnya untuk proyek-proyek baru.

Sementara melalui lini bisnis yang ketiga, PT Indotan Lombok Barat Bangkit (ILBB), Ancora menargetkan pembangunan tambang emas di Lombok Barat mulai 2025. Ale menjelaskan, proyek ILBB akan dibangun pada 2025 dan mulai beroperasi pada 2026. Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi diversifikasi guna memperkuat pendapatan di tengah tren kenaikan harga emas. Dalam tahap pra-operasional ini, Ancora pun terus memperkuat keterlibatan dengan masyarakat lokal di Lombok Barat. Seperti berkontribusi dalam pengembangan infrastruktur, termasuk peningkatan fasilitas pendidikan di sekolah-sekolah lokal dan kontribusi dalam pembangunan serta renovasi masjid dan infrastruktur keagamaan lainnya.

Baca Juga :  Kerja Sama Strategis VRITIMES dan BandungKini.com untuk Meningkatkan Distribusi Informasi Lokal

Dalam menghadapi dinamika pasar yang terus berkembang, di tahun 2025 ini Ancora akan berfokus pada belanja modal dalam pembangunan infrastruktur pada tambang, pabrik pengolahan emas, serta pembangunan pabrik booster (blasting accessories).

“Investasi di 2025 bukan hanya tentang ekspansi, tetapi juga tentang membangun fondasi yang lebih kuat untuk masa depan Ancora. Dengan fokus pada pengembangan infrastruktur pertambangan dan pabrik pengolahan emas, serta pabrik booster, kami ingin memastikan bahwa setiap langkah yang kami ambil memberikan dampak jangka panjang, baik bagi perusahaan maupun industri secara keseluruhan. Ke depan, kami akan terus mengedepankan inovasi, keberlanjutan, dan kolaborasi strategis untuk menciptakan nilai yang lebih besar.” tutup Ale.

Komitmen ini juga diwujudkan melalui pembentukan task force risk, sustainability, dan transformation sebagai inisiatif strategis untuk memastikan pertumbuhan jangka panjang. Fokus utama inisiatif ini meliputi stabilitas keuangan, transformasi bisnis, efisiensi operasional, penguatan tata kelola perusahaan (GCG), peningkatan kemitraan, serta penerapan prinsip sustainability (ESG) demi keberlanjutan dan tanggung jawab sosial perusahaan.

Berita Terkait

Peran Indikator dalam Membaca Sinyal Trading di Platform Digital
Mudik Aman dan Nyaman Bersama Keluarga di Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Dengan Asuransi dari BRI Life
Dukung Mudik Sehat 2026, Divre III Palembang Sediakan Layanan Kesehatan Gratis dan Poskesrikkes Siaga
KAI Salurkan 580 Paket Sembako melalui TJSL sebagai Bentuk Kepedulian terhadap Pekerja Pendukung Layanan
BRI Region 6 Jakarta 1 Gelar Onboarding Pekerja Tahap 2 Tahun 2026, Dihadiri Jajaran Manajemen dan Pekerja Region 6 serta Unit Kerja Supervisi
KAI Logistik Operasikan Container Yard 2 Merapi , Perkuat Akselerasi Distribusi Energi Nasional hingga 3 Juta Ton per Tahun
BRI Region 6 Jakarta 1 Gelar Acara Halal Bihalal bersama jajaran Manajemen dan seluruh BRIliaN Region 6
Bittime Catatkan Kenaikan Nilai Aset Bitcoin hingga 3,21% Pasca De-eskalasi Geopolitik Timur Tengah

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 16:00

Peran Indikator dalam Membaca Sinyal Trading di Platform Digital

Rabu, 25 Maret 2026 - 15:00

Mudik Aman dan Nyaman Bersama Keluarga di Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Dengan Asuransi dari BRI Life

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:00

Dukung Mudik Sehat 2026, Divre III Palembang Sediakan Layanan Kesehatan Gratis dan Poskesrikkes Siaga

Rabu, 25 Maret 2026 - 12:00

KAI Salurkan 580 Paket Sembako melalui TJSL sebagai Bentuk Kepedulian terhadap Pekerja Pendukung Layanan

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:00

BRI Region 6 Jakarta 1 Gelar Onboarding Pekerja Tahap 2 Tahun 2026, Dihadiri Jajaran Manajemen dan Pekerja Region 6 serta Unit Kerja Supervisi

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:00

BRI Region 6 Jakarta 1 Gelar Acara Halal Bihalal bersama jajaran Manajemen dan seluruh BRIliaN Region 6

Selasa, 24 Maret 2026 - 20:00

Bittime Catatkan Kenaikan Nilai Aset Bitcoin hingga 3,21% Pasca De-eskalasi Geopolitik Timur Tengah

Selasa, 24 Maret 2026 - 19:00

KA Siliwangi Jadi Primadona Lebaran 2026, Okupansi Tembus 201% di Lintas Cipatat–Sukabumi

Berita Terbaru