Bank Mandiri Taspen Dorong Digitalisasi Retribusi dan Transaksi Pedagang Pasar Kota Kupang - Koran Mandalika

Bank Mandiri Taspen Dorong Digitalisasi Retribusi dan Transaksi Pedagang Pasar Kota Kupang

Kamis, 17 September 2026 - 21:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUPANG – PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) menjalin kerja sama dengan Perumda Pasar Kota Kupang untuk mendorong digitalisasi pembayaran retribusi dan transaksi pedagang di pasar-pasar Kota Kupang agar lebih mudah, aman, transparan, dan efisien.

Kerja sama tersebut ditandai dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Digitalisasi Retribusi dan Transaksi Pedagang Pasar Kota Kupang, di Meeting Room Umera Kofie, Selasa (15/9/2026). Acara dihadiri Direktur Funding (Retail & Network) Bank Mandiri Taspen Rizky Olyvia Nasution dan Direktur Perumda Pasar Kota Kupang Ganda Raymond Tadjo Tallo beserta jajaran kedua institusi.

Melalui kerja sama ini, Bank Mandiri Taspen akan menyediakan layanan perbankan digital untuk mendukung pengelolaan transaksi Perumda Pasar Kota Kupang, salah satunya melalui Mantap Cash Management (MCM). Perumda Pasar Kota Kupang juga akan memanfaatkan Virtual Account (VA) dan QRIS untuk pembayaran iuran, jasa pelayanan, serta kewajiban pembayaran lainnya dari penyewa lahan, pedagang, pelapak, dan pengguna jasa pasar.

Direktur Funding (Retail & Network) Bank Mandiri Taspen Rizky Olyvia Nasution mengatakan digitalisasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemudahan transaksi bagi pedagang sekaligus mendukung tata kelola pasar yang lebih efektif dan transparan.

“Penandatanganan kerja sama ini bukan sekadar seremoni, tetapi langkah nyata dalam membangun ekosistem pasar yang lebih modern, transparan, mudah, dan inklusif melalui pemanfaatan layanan digital. Kami berharap pembayaran retribusi dapat dilakukan secara mudah, cepat, aman, dan tercatat sehingga memberikan manfaat bagi pemerintah daerah, pengelola pasar, dan tentunya para pedagang,” kata Rizky dalam sambutannya.

Menurutnya, transformasi digital tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Ke depan, sambung Rizky, kerja sama tersebut berpeluang dikembangkan melalui pemanfaatan QRIS, pembukaan rekening secara online, serta layanan perbankan lainnya untuk mendukung aktivitas usaha dan meningkatkan inklusi keuangan pedagang.

Baca Juga :  Harga Emas Naik ke Rekor Tertinggi Baru, Sentimen Global Dorong Reli Berlanjut

Sementara itu, Direktur Perumda Pasar Kota Kupang Ganda Raymond Tadjo Tallo menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan jawaban atas tantangan zaman. Dengan peralihan dari sistem manual ke digital, para pelaku usaha di pasar dapat lebih mudah bertransaksi, praktis dan aman.

“Manajemen Perumda Pasar Kota Kupang juga diuntungkan secara masif karena proses monitoring pendapatan dan arus kas kini dapat dipantau secara real-time dan jauh lebih cepat,” ujar Ganda.

Melalui sinergi ini, kedua belah pihak optimistis dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis digital, meningkatkan daya saing pedagang lokal, sekaligus memperluas inklusi keuangan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Harga Minyak WTI Tertekan Prospek Gencatan Senjata, Ini Analisis Dupoin Futures
Metranet Perkuat Ekosistem Digital Koperasi di Kabupaten Bogor melalui KoperasiGO
Prediksi XAUUSD Hari Ini, Dupoin Futures Pantau Sinyal Pembalikan Tren Emas
Menteri PKP Apresiasi Kinerja Tiga Kedeputian BP Tapera, Realisasi FLPP Capai 178.211 Unit
Berteman di Sanct Social Dimulai dari Bertemu Langsung: Episode 6 Mengikuti Satu Hari di Jakarta Bersama Teman dari Singapura dan Malaysia
Mengapa Bisnis Bisa “Untung”, tetapi Tetap Kehabisan Cash?
Rangka Baja Dirakit di Bengkel, Proyek Bisa Selesai Lebih Cepat
Cakra Elektrolisis, Teknologi Sterilisasi Air Tambak Karya Anak Bangsa, Mulai Dipercaya Tambak Besar di Pulau Jawa

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:02

Harga Minyak WTI Tertekan Prospek Gencatan Senjata, Ini Analisis Dupoin Futures

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:02

Metranet Perkuat Ekosistem Digital Koperasi di Kabupaten Bogor melalui KoperasiGO

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:02

Prediksi XAUUSD Hari Ini, Dupoin Futures Pantau Sinyal Pembalikan Tren Emas

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:02

Menteri PKP Apresiasi Kinerja Tiga Kedeputian BP Tapera, Realisasi FLPP Capai 178.211 Unit

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:02

Berteman di Sanct Social Dimulai dari Bertemu Langsung: Episode 6 Mengikuti Satu Hari di Jakarta Bersama Teman dari Singapura dan Malaysia

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:02

Rangka Baja Dirakit di Bengkel, Proyek Bisa Selesai Lebih Cepat

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:02

Cakra Elektrolisis, Teknologi Sterilisasi Air Tambak Karya Anak Bangsa, Mulai Dipercaya Tambak Besar di Pulau Jawa

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:02

Landed Cost Odoo: HPP Bahan Baku Impor Termasuk Bea Masuk dan Freight

Berita Terbaru