Banyak Proyek AI Canggih Gagal di Pasar, Telkom AI Connect Bedah Strategi Go-To-Market dan Monetisasi Bersama CEO Nortis AI - Koran Mandalika

Banyak Proyek AI Canggih Gagal di Pasar, Telkom AI Connect Bedah Strategi Go-To-Market dan Monetisasi Bersama CEO Nortis AI

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mengapa banyak produk AI dengan teknologi canggih justru gagal menembus pasar? Jawabannya sering kali bukan terletak pada kualitas teknologinya, melainkan pada strategi bisnis di baliknya.

Makassar, 20 Juli 2026 – Memiliki algoritma yang canggih dan teknologi Artificial Intelligence (AI) tingkat tinggi ternyata tidak menjadi jaminan sebuah produk digital akan sukses di pasaran. Tanpa strategi bisnis yang tepat, banyak proyek AI yang berakhir hanya sebagai prototipe tanpa pernah menghasilkan nilai bisnis yang nyata.

Menjawab tantangan tersebut, Telkom AI Center of Excellence melalui jaringan Telkom AI Connect menggelar webinar interaktif bertajuk “AI Project Go-to-Market & Monetization Strategy” secara daring via Zoom pada Senin, 20 Juli 2026. Webinar ini dirancang sebagai pembekalan bagi tim peserta AI Connect Innovation Lab agar mampu menyusun strategi go-to-market dan monetisasi sebelum produknya memasuki pasar. 

Kegiatan ini menghadirkan M. Ziaelfikar Albaba, CEO Nortis AI sekaligus Business and Community Lead (BCL) Telkom AI Connect Malang, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, Ziaelfikar mengupas tuntas tahap-tahap vital dalam strategi Go-to-Market (GTM) khusus produk AI. Dalam sesi tersebut, Ziaelfikar membahas berbagai tantangan yang sering dihadapi produk AI saat memasuki pasar, termasuk fenomena akurasi tinggi namun sulit menghasilkan keuntungan. Ia juga menjelaskan pentingnya memvalidasi problem-solution fit, menentukan model bisnis, memilih strategi monetisasi seperti subscription (SaaS), hingga menyusun struktur harga yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

Di samping membahas strategi teknis bisnis, Ziaelfikar memberikan penekanan kuat pada psikologi pasar dan persepsi calon pengguna terhadap teknologi AI. Ia mengingatkan para pengembang untuk tidak menjebak konsumen dalam ekspektasi yang tidak realistis.

“Asumsi yang kita semua perlu hindari, apalagi mengenai AI, adalah menganggap dan menilai AI terlalu tinggi, dalam arti memercayai AI hingga ‘percaya buta’. Jika hal demikian terjadi, calon pengguna justru bisa menjadi ragu dan takut untuk mencoba menggunakan AI,” tegas M. Ziaelfikar Albaba.

Baca Juga :  Ketepatan Waktu KA Berangkat Capai 99,57 Persen, KAI Daop 2 Bandung Operasikan 3.258 Perjalanan Selama Angkutan Nataru 2025/2026

Menurutnya, mengedukasi pasar mengenai batasan fungsionalitas dan nilai nyata (real value) dari produk AI adalah kunci utama dalam membangun trust. Ketika calon pelanggan memahami bahwa AI hadir sebagai alat bantu yang terukur dan bukan “solusi ajaib” tanpa cela, keraguan pasar dapat terkikis, sehingga proses adopsi dan monetisasi dapat berjalan lebih mulus.

Pembekalan ini menjadi bagian dari rangkaian pendampingan AI Connect Makassar terhadap enam tim inovator yang saat ini tengah mengembangkan solusi berbasis AI. Selain aspek teknis, para peserta juga dibekali strategi bisnis agar produk yang dikembangkan memiliki peluang lebih besar untuk diterima oleh pasar, menghasilkan pendapatan secara berkelanjutan, serta sukses diimplementasikan di dunia nyata.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

ACT! Project Mendorong Konsumsi Produk Berkelanjutan di Indonesia
Gratis Transfer antarbank di neobank hingga 200 Kali per Bulan
Dulu Cukup Ganti Air, Kini Air Penggantinya Harus Steril: FisTx Hadirkan Baskara UV dan Cakra Elektrolisis
Bagaimana Sistem Keamanan Dana dan Data Bekerja pada Aplikasi Trading Online?
1 Juta Pergerakan Penumpang, KAI Bandara Perkuat Konektivitas Sekaligus Tebar Kepedulian di Lubuk Pakam
Pertamina SMEXPO Yogyakarta Bukukan Capaian Rp3,8 Miliar, Buka Peluang Pasar Lebih Luas bagi UMKM
PLN NPC dan TSG Teken Kontrak Kolaborasi Proyek Gas Insulated Switchgear
Pelindo Multi Terminal Perkuat Layanan Nonpetikemas Pelabuhan Belawan

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:02

ACT! Project Mendorong Konsumsi Produk Berkelanjutan di Indonesia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:02

Gratis Transfer antarbank di neobank hingga 200 Kali per Bulan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:02

Dulu Cukup Ganti Air, Kini Air Penggantinya Harus Steril: FisTx Hadirkan Baskara UV dan Cakra Elektrolisis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:02

1 Juta Pergerakan Penumpang, KAI Bandara Perkuat Konektivitas Sekaligus Tebar Kepedulian di Lubuk Pakam

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:02

Pertamina SMEXPO Yogyakarta Bukukan Capaian Rp3,8 Miliar, Buka Peluang Pasar Lebih Luas bagi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:02

PLN NPC dan TSG Teken Kontrak Kolaborasi Proyek Gas Insulated Switchgear

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:02

Pelindo Multi Terminal Perkuat Layanan Nonpetikemas Pelabuhan Belawan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:02

Buktikan Daya Saing Global, Siswa BINUS SCHOOL Torehkan Nilai IB dan Cambridge di Atas Rata-Rata Dunia

Berita Terbaru

Daerah

Tuan Guru Bagu Tutup Usia, Nasihatnya Jadi Pegangan

Kamis, 15 Okt 2026 - 19:01