Bawa 4 PR Besar dari Desa Penujak, Lalu Akhyar Siap Dobrak Alokasi Anggaran OPD - Koran Mandalika

Bawa 4 PR Besar dari Desa Penujak, Lalu Akhyar Siap Dobrak Alokasi Anggaran OPD

Selasa, 3 November 2026 - 19:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bawa 4 PR Besar dari Desa Penujak, Lalu Akhyar Siap Dobrak Alokasi Anggaran OPD

Koran Mandalika, ​Lombok Tengah – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Lombok Tengah, Lalu Muhamad Akhyar, turun gunung menyerap langsung denyut nadi persoalan warga lewat agenda reses masa sidang 2026-2027 di Dusun Karang Daye Timuk, Desa Penujak, Kecamatan Praya Barat, Selasa (3/11/2026).

​Dalam kunjungan tersebut, politisi kawakan ini mendengarkan deretan curahan hati masyarakat yang mengerucut pada empat isu krusial: perbaikan infrastruktur jalan gang, suntikan modal bagi UMKM, peningkatan fasilitas Posyandu, hingga armada pengangkut sampah.

​Keluhan pertama datang dari Inaq Sandi, seorang warga setempat. Ia menyoroti kondisi jalan gang di lingkungannya yang mendesak untuk diperbaiki demi melancarkan mobilitas harian warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Jalan gang merupakan akses penting yang setiap hari digunakan masyarakat untuk menunjang berbagai aktivitas. Karena itu, kondisi jalan yang layak sangat dibutuhkan demi kelancaran mobilitas dan kenyamanan warga,” ujar Inaq Sandi.

Baca Juga :  Begini Upaya Pemkab Lombok Tengah Tekan Harga Bapok

​Sektor ekonomi warga turut disuarakan oleh Inaq Inun. Ia berharap ada program nyata berupa bantuan modal usaha agar pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di desanya bisa bernapas lega, bertahan di tengah persaingan, serta mendongkrak pendapatan keluarga.

​Tak hanya infrastruktur dan ekonomi, urusan kesehatan dasar juga menjadi sorotan. Para kader Posyandu di dusun tersebut melaporkan bahwa fasilitas fisik dan sarana penunjang yang ada saat ini sudah saatnya diperbarui. Gedung yang lebih representatif dinilai krusial agar pelayanan bagi ibu hamil, bayi, dan balita bisa berjalan maksimal.

​Persoalan kebersihan lingkungan tak luput dari daftar aspirasi. Warga mendesak adanya pengadaan sarana pengangkut sampah mandiri agar proses pengelolaan kebersihan di permukiman bisa tertata lebih bersih, sehat, dan terhindar dari penumpukan limbah rumah tangga.

​Menanggapi rentetan aspirasi tersebut, Lalu Muhamad Akhyar menegaskan bahwa kegiatan reses bukan sekadar formalitas tahunan, melainkan instrumen wajib bagi legislator untuk mengikat janji politik dengan kenyataan di lapangan.

Baca Juga :  MIN 1 Lombok Tengah Kerahkan Ribuan Peserta Pawai Meriahkan HUT Ke-80 RI

​“Kami hadir untuk mendengarkan langsung apa yang menjadi kebutuhan dan harapan warga. Berbagai aspirasi yang disampaikan tentu menjadi perhatian dan akan kami tampung untuk diperjuangkan melalui lembaga DPRD,” tegas Akhyar.

​Menurut politikus Golkar itu, pilar pembangunan daerah tidak boleh pincang. Sektor fisik, pemberdayaan ekonomi, layanan kesehatan, hingga kebersihan lingkungan harus berjalan beriringan sebagai paket kebijakan yang menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat.

​Ia menambahkan, seluruh usulan warga ini nantinya akan dikonsolidasikan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait guna melihat kepatuhan teknis, kewenangan, serta peluang alokasi anggarannya dalam program pemerintah daerah.

​”Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa reses bukan sekadar agenda formal lembaga legislatif, melainkan ruang penting untuk mempertemukan kebutuhan masyarakat dengan proses pengambilan kebijakan pembangunan,” pungkasnya. (df)

Berita Terkait

Polisi Kantongi CCTV Pengeroyokan di Puyung, Identitas Pelaku Mulai Diburu
Pulang Kerja dari Mataram, Pria Asal Jago Jadi Korban Pengeroyokan di Puyung
Akses Jalan Dirusak Usai Pilkades, Warga Desa Pengadang Minta Bupati Turun Tangan
​Jembatani Kebutuhan Warga Beraim, Haji Supli PKS Cari Celah Perjuangkan Air Bersih dan Alsintan
Reses Di Tengah Kebijakan Buntu: Haji Supli Dituntut Perjuangkan Usulan Yang Terlarang Dianggarkan
Awas! Nyamuk dan Air Kencing Tikus Mengintai Lombok Tengah, Dinkes: Jangan Tunggu Sakit Baru Bergerak
Bukan Janji Manis, Abdusahid Pilih Realistis Tanggapi Tuntutan Warga Kelebuh
Jaga Wajah Wisata Indonesia: Gerindra & Duta Lingkungan Sulap Kuta Lombok Jadi Pelopor ASRI

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:02

Lewat Baseball5, Perbasasi Jakarta dan JALIN Foundation Ajak Remaja Hidup Sehat dan Berani Hadapi Tekanan

Selasa, 3 November 2026 - 18:02

39% Responden Perkotaan Indonesia Pakai AI untuk Belanja dan Rekomendasi, Peringkat Pencarian Saja Tak Lagi Cukup

Selasa, 3 November 2026 - 18:02

Pemerintah Bahas Skema Pembiayaan Perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Tanggung

Selasa, 3 November 2026 - 17:02

19 Perenang Berhasil Seberangi Selat Madura, Bawa Harapan bagi Warga Pesisir Timbulsloko

Selasa, 3 November 2026 - 17:02

PTPP Perkuat Portofolio dan Keberlanjutan Bisnis melalui Kepercayaan Pupuk Kaltim atas Kontrak Baru Proyek EPC Dermaga 11 Senilai Rp400 Miliar

Selasa, 3 November 2026 - 16:02

RevComm Hadirkan Fitur Automation di MiiTel, Analisis Panggilan dan Rapat Kini Berjalan Otomatis

Selasa, 3 November 2026 - 16:02

Kantor Pusat Baru dari Lahan Kosong: Urutan Pekerjaannya

Selasa, 3 November 2026 - 16:02

Mengenal ezSign, Penyelenggara Sertifikasi Elektronik Non-Instansi

Berita Terbaru