Biaya Hidup Sebulan Rp3 Juta, Masih Bisa Nabung? - Koran Mandalika

Biaya Hidup Sebulan Rp3 Juta, Masih Bisa Nabung?

Selasa, 29 September 2026 - 18:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mengatur keuangan dengan anggaran Rp3 juta per bulan tetap memungkinkan untuk menyisihkan uang, selama pengeluaran disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing. Biaya tempat tinggal, makan, transportasi, hingga kebutuhan pribadi bisa berbeda untuk setiap orang, sehingga pembagian anggaran perlu dibuat secara realistis.

Bagi yang tinggal di kota besar seperti Jakarta, misalnya, biaya hidup dapat cukup beragam. Karena itu, sebelum menentukan target tabungan, penting untuk mengetahui berapa banyak dana yang benar-benar dibutuhkan untuk kebutuhan rutin setiap bulan.

Mulai dari Kebutuhan Utama

Langkah dalam mengatur keuangan dengan anggaran Rp3 juta yang pertama adalah mencatat pengeluaran yang sifatnya rutin, seperti tempat tinggal, makanan, transportasi, tagihan, dan kebutuhan pribadi. Setelah kebutuhan utama diketahui, barulah sisa dana dapat dialokasikan untuk tabungan dan kebutuhan lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai simulasi, anggaran Rp3 juta per bulan dapat dibagi menjadi:

– Tempat tinggal: Rp1 juta

– Makan: Rp900 ribu

– Transportasi: Rp400 ribu

– Kebutuhan pribadi: Rp300 ribu

– Tabungan: Rp300 ribu

– Dana fleksibel: Rp100 ribu

Totalnya tetap Rp3 juta per bulan. Pembagian ini hanya contoh dan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Angka tersebut hanya contoh pembagian anggaran. Jika biaya tempat tinggal atau kebutuhan lainnya lebih besar, nominal pada pos lain perlu disesuaikan.

Sisihkan Tabungan Sejak Awal

Menunggu sampai akhir bulan untuk melihat apakah masih ada uang yang bisa ditabung dapat membuat target menabung lebih sulit tercapai. Salah satu cara yang dapat dicoba adalah memisahkan dana tabungan sejak awal.

Baca Juga :  AI Search Ubah Strategi Digital Brand, AVO AI Bantu Ukur Peluang Brand Dipilih AI

Misalnya, dari anggaran Rp3 juta, langsung sisihkan Rp300 ribu sebagai tabungan. Dengan begitu, dana yang tersedia untuk kebutuhan sehari-hari menjadi Rp2,7 juta.

Jika Rp300 ribu terasa terlalu besar pada bulan tertentu, nominalnya dapat disesuaikan dengan kondisi keuangan. Konsistensi menyisihkan dana secara rutin dapat menjadi bagian dari kebiasaan mengelola keuangan.

Bedakan Dana Harian dan Tabungan

Memisahkan dana untuk kebutuhan sehari-hari dan dana yang ingin disimpan juga dapat membantu mengontrol pengeluaran. Dana operasional dapat digunakan untuk kebutuhan rutin, sementara dana tabungan ditempatkan di rekening yang tidak digunakan untuk transaksi sehari-hari.

Cara ini membuat saldo yang tersedia untuk pengeluaran lebih mudah dipantau. Jika dana operasional mulai berkurang, pengeluaran yang tidak mendesak dapat dievaluasi sebelum menggunakan dana tabungan.

Dana yang disisihkan secara bertahap juga dapat dialokasikan untuk kebutuhan tak terduga. Besarnya dana yang diperlukan tetap bergantung pada kondisi dan pengeluaran masing-masing.

Jangan Memaksakan Target Tabungan

Menabung bukan berarti seluruh pengeluaran harus ditekan semaksimal mungkin. Target yang terlalu besar justru dapat membuat anggaran bulanan sulit dipertahankan.

Jika dengan pendapatan atau anggaran Rp3 juta hanya mampu menyisihkan Rp100 ribu atau Rp200 ribu per bulan, nominal tersebut tetap dapat menjadi awal. Ketika kondisi keuangan berubah, jumlah tabungan dapat ditingkatkan secara bertahap.

Baca Juga :  BRI BO Jakarta Tanjung Priok Sukses Gelar Layanan Penukaran Uang SERAMBI 2026

Pastikan kebutuhan utama dan kewajiban rutin tetap terpenuhi sebelum menentukan jumlah yang akan disisihkan.

Menabung di Tabungan NOW

Salah satu pilihan untuk menyimpan dana yang tidak digunakan untuk kebutuhan harian adalah Tabungan NOW di aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce. Tabungan NOW menawarkan suku bunga kompetitif* yang cair harian. 

Menabung di neobank dapat dikelola sesuai kebutuhan dan tujuan keuangan masing-masing. Informasi mengenai suku bunga, biaya, dan ketentuan produk dapat berubah, periksa informasi terbaru sebelum menggunakan produk.

***

Fitur, biaya, dan ketentuan produk dapat berubah sesuai kebijakan masing-masing penyedia layanan. 

*Perhatikan tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan LPS. Simpanan dengan bunga melebihi tingkat bunga penjaminan tidak dijamin oleh LPS. Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 30 September 2026 adalah 3,75% per tahun.

Jika ingin mulai menggunakan Tabungan NOW, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Tabungan NOW di website resmi Bank Neo Commerce.  

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Pasar Nikel Global Diproyeksi Tumbuh 21,39% hingga 2031, Hilirisasi Didorong Garap Produk Akhir
Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026
Dorong UMKM Naik Kelas, Jasa Marga Fasilitasi Lima UMKM Binaan di Trade Expo Indonesia 2026
Sanct Social Buka Booth di Tar2Cup “Cerita 2026: Luminara” SMA Tarakanita 2 pada Sabtu 18 Oktober: Supaya Teman Baru dari Lapangan Tidak Hilang Setelah Acara Usai
5 Hal Tidak Terduga yang Terjadi ketika Sedang Liburan ke Luar Negeri
KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 56ribu Wisatawan Mancanegara pada Januari–Agustus 2026
Sebelum Jual Emas Perhiasan atau Logam Mulia, Pandai Emas Ingatkan 7 Hal yang Perlu Dicek
Kemendag dan Nestlé Indonesia Teken MoU Dorong Ekspor dari Hulu di TEI 2026

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:47

Lewat Program CERAH, NTB Perluas Akses Kesehatan bagi Penyandang Disabilitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:40

Pariwisata Ramah Muslim, NTB Konsisten di Tiga Besar Nasional

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:05

Akhir 2026, BPR NTB Ditargetkan Resmi Berbasis Syariah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:11

Gubernur NTB Tekankan Soliditas KONI, Mohan Roliskana Terpilih

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:07

Mohan Roliskana Rebut Kursi Ketua KONI NTB

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:02

Resmi Kenalkan Ketua Baru, PAN NTB Langsung Bidik Target Besar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:44

MotoGP Mandalika: Kerugian Perusahaan dan Dampak Ekonomi adalah Dua Hal Berbeda

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:21

275 PMI NTB Dideportasi, Muazzim Akbar Ungkap 3 Penyebab Utama

Berita Terbaru