BINUS @Bandung Perkuat Peran Pendidikan Tinggi dalam Menjawab Kebutuhan Industri dan Ketidakpastian Ekonomi - Koran Mandalika

BINUS @Bandung Perkuat Peran Pendidikan Tinggi dalam Menjawab Kebutuhan Industri dan Ketidakpastian Ekonomi

Jumat, 25 April 2025 - 07:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, 24 April 2025 –  Dalam beberapa tahun terakhir, perekonomian Indonesia menghadapi berbagai tantangan signifikan. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), pada awal tahun 2025 tercatat hampir 14 ribu pekerja formal kehilangan pekerjaan akibat penurunan di sektor manufaktur. Selain itu, tren Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang mulai meningkat sejak akhir 2024 diperkirakan akan terus berlanjut, diperburuk oleh menurunnya daya beli masyarakat dan ketidakpastian global.

Namun, di tengah tekanan ini, sektor ekonomi kreatif dan teknologi justru menunjukkan pertumbuhan positif. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mencatat bahwa hingga triwulan I 2024, nilai tambah ekonomi kreatif telah mencapai 55,65% dari target tahunan. Bahkan, laporan e-Conomy SEA 2024 oleh Google, Temasek, dan Bain & Company menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi digital Indonesia mencapai 13% secara tahunan, menjadikan Indonesia sebagai pasar ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara.

Image

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menyadari hal ini, BINUS @Bandung sebagai Creative Technology Campus berkomitmen untuk menjawab tantangan industri melalui pendidikan yang relevan, fleksibel, dan berorientasi masa depan. Komitmen ini ditegaskan dalam acara Media Gathering bertema “Menjawab Kebutuhan Industry, BINUS @Bandung Siap Mencetak Talenta Berkualitas untuk Berkarier di Industri Creative and Technology”, yang diselenggarakan pada Kamis, 24 April 2025 di kampus Paskal, Bandung.

Dalam paparannya, Dr. Johan M Kerta, S.Kom., M.M., Direktur Kampus BINUS @Bandung, menyampaikan bahwa pendekatan seperti program 2,5 Tahun Kuliah, Siap Berkarier dan Enrichment Program terbukti mempercepat kesiapan mahasiswa untuk masuk ke dunia kerja atau bahkan membangun usaha sejak dini. Menurutnya, lulusan BINUS lebih percaya diri menavigasi dunia profesional karena sudah memiliki keterampilan praktis, portofolio nyata, serta jaringan industri yang luas sejak masih kuliah.

Baca Juga :  Ripple Kantongi Lisensi di AS: Dampak dan Potensinya untuk Harga XRP

Image

Hal ini turut diperkuat oleh pengalaman alumni dan mahasiswa yang hadir. Jonathan Malvin, alumni DKV BINUS @Bandung dan kini bekerja sebagai Interactive Designer di FX Media, menuturkan bahwa pengalaman Enrichment di industri kreatif memberikan pemahaman langsung tentang dinamika dunia profesional. Hal ini menjadi bekal penting saat dirinya memutuskan untuk menjadi Interactive Designer at FX Media. “Saya tidak hanya diajarkan desain, tapi juga bagaimana berpikir adaptif dan membangun jejaring di industri,” ungkapnya.

Image

Sementara itu, Alya Naila Hasni, alumni jurusan Computer Science dan saat ini menjabat sebagai Project Manager di Feedloop AI, membagikan bagaimana jalur Enrichment di perusahaan teknologi membantunya memahami realita kerja secara menyeluruh. “Saya merasa tidak hanya dibekali kemampuan teknis, tetapi juga leadership dan komunikasi lintas fungsi, yang sangat krusial di dunia kerja sekarang,” jelasnya.

Image

Dari sisi wirausaha, Fauzan Fatwa Amarullah, mahasiswa aktif jurusan Creativepreneurship sekaligus Co-Founder PT. Kopi Warga Nusantara, menjelaskan bahwa program Enrichment dengan jalur entrepreneurship membantunya membangun bisnis sejak semester awal. Ia merasa kampus bukan sekadar ruang akademik, tapi juga ekosistem suportif bagi ide-ide usaha muda yang ingin berdampak.

Image

Dari sisi akademisi, kontribusi terhadap industri kreatif juga diwujudkan melalui riset. Prof. Dr. Ir. Nugroho Gunawan, M.M., Guru Besar BINUS University, membagikan risetnya di bidang Organizational Behavior & Creativity in Work Context. Ia mengembangkan aplikasi yang mampu menganalisis tingkat kreativitas otak dan memetakan kesesuaian karier seseorang. Menurutnya, riset yang aplikatif seperti ini menjadi bukti bahwa kampus bisa hadir sebagai mitra strategis industri dalam mendorong produktivitas dan inovasi.

Baca Juga :  Solusi Traveling Hemat, KAI Daop 1 Jakarta Hadirkan Tarif Parsial untuk KA Gunungjati dan Cakrabuana

Image

Sebagai institusi pendidikan berbasis Outcome-Based Education, BINUS @Bandung juga menghadirkan berbagai program unggulan lain seperti Minor Program yang memungkinkan penggabungan keilmuan lintas bidang, serta Mobility Program yang memberi pengalaman belajar di berbagai kota tempat kampus BINUS berada. Hingga saat ini, BINUS telah bermitra dengan lebih dari 2.200 perusahaan nasional dan internasional, serta memiliki jaringan alumni yang tersebar luas di berbagai sektor industri.

Dengan dua lokasi kampus yang berada di Paskal dan Dago, BINUS @Bandung berupaya menciptakan ruang akademik yang kolaboratif, inovatif, dan dinamis sebagai tempat lahirnya ide-ide baru dan solusi masa depan.

Melalui kegiatan ini, BINUS @Bandung berharap dapat memperkuat sinergi antara institusi pendidikan, industri, dan media dalam membangun ekosistem yang mendorong lahirnya generasi muda yang siap menghadapi tantangan global. Dengan pendekatan pendidikan yang fleksibel, inovatif, dan relevan terhadap perkembangan zaman, BINUS berkomitmen untuk terus melahirkan talenta-talenta unggul yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap menciptakan masa depan.

“Kami berharap media dapat menjadi mitra strategis untuk menyebarkan semangat perubahan ini, agar lebih banyak anak muda Indonesia yang terinspirasi untuk mulai lebih awal, berkarya lebih cepat, dan berdampak lebih besar,” tutup Dr. Johan M Kerta.

Sebagai institusi yang mengusung semangat Fostering and Empowering, BINUS @Bandung percaya bahwa masa depan bangsa dimulai dari ruang belajar yang memberdayakan dan perjalanan itu, dimulai hari ini.

Berita Terkait

Inspeksi Aset Bawah Laut di Fasilitas Migas dengan FIFISH E-Master
Pemantauan Keamanan Hutan dan Deteksi Kebakaran Lahan dengan DJI Dock 3
Distribusi Material Konstruksi ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100
Deteksi Anomali Termal pada Aset Transmisi Listrik dengan Kamera Hikmicro
Distribusi Pupuk dan Agrokimia ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100
Kuantifikasi Emisi Metana di Fasilitas Migas dengan Sensor SeekOps
Mengatasi Ancaman Drone Tidak Sah dengan Anti Drone LZ Tech
Manajemen Vegetasi dan Analisis Koridor Transmisi dengan Software LiDAR Terrasolid

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 02:00

Inspeksi Aset Bawah Laut di Fasilitas Migas dengan FIFISH E-Master

Jumat, 20 Maret 2026 - 02:00

Pemantauan Keamanan Hutan dan Deteksi Kebakaran Lahan dengan DJI Dock 3

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:00

Distribusi Material Konstruksi ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:00

Deteksi Anomali Termal pada Aset Transmisi Listrik dengan Kamera Hikmicro

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:00

Distribusi Pupuk dan Agrokimia ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:00

Mengatasi Ancaman Drone Tidak Sah dengan Anti Drone LZ Tech

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:00

Manajemen Vegetasi dan Analisis Koridor Transmisi dengan Software LiDAR Terrasolid

Kamis, 19 Maret 2026 - 23:00

KAI Divre III Palembang Imbau Masyarakat Manfaatkan Faskes Alternatif Selama Klinik Mediska Tutup Sementara

Berita Terbaru