BINUS @Bandung Perkuat Talenta AI Indonesia melalui Program Artificial Intelligence bagi Generasi Muda - Koran Mandalika

BINUS @Bandung Perkuat Talenta AI Indonesia melalui Program Artificial Intelligence bagi Generasi Muda

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung – Artificial Intelligence (AI) kini semakin dekat dengan proses lahirnya berbagai karya dan inovasi. Mulai dari merancang produk, menghasilkan konten, membaca kebutuhan pengguna, mengembangkan pengalaman digital, hingga membangun layanan dan model bisnis baru, AI membuka ruang eksplorasi yang semakin luas bagi generasi muda.

Di tengah karakter Bandung yang lekat dengan kreativitas, perkembangan AI menghadirkan peluang untuk membawa sebuah gagasan melampaui karya menjadi solusi yang memiliki nilai. Namun, kemampuan menggunakan teknologi saja tidak cukup. Generasi muda juga perlu memiliki kemampuan berpikir kritis, memahami kebutuhan pengguna, membaca peluang, serta mengembangkan ide menjadi produk, layanan, maupun usaha yang relevan bagi masyarakat dan industri.

Menjawab kebutuhan tersebut, BINUS University mempertegas komitmennya dalam menyiapkan talenta digital Indonesia melalui perluasan akses pendidikan Artificial Intelligence ke berbagai wilayah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peluncuran Program Artificial Intelligence di BINUS @Bandung yang diselenggarakan pada 8 September 2026 di Kampus Paskal, BINUS @Bandung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadiran program ini merupakan bagian dari semangat AI Empowers @ BINUS, yang menegaskan komitmen BINUS University dalam mengintegrasikan pemahaman dan pemanfaatan AI ke dalam ekosistem pembelajaran. Mahasiswa didorong untuk tidak hanya menggunakan teknologi AI, tetapi juga memahami cara mengembangkan dan menerapkannya secara strategis, etis, serta bertanggung jawab dalam berbagai bidang.

Melalui AI Empowers @ BINUS, BINUS University menghadirkan pengalaman belajar yang didukung Artificial Intelligence secara menyeluruh, membantu mahasiswa berkembang sejak hari pertama hingga menjadi profesional yang siap menghadapi tantangan masa depan dan menciptakan dampak nyata bagi masyarakat.

Bagi BINUS University, memilih perguruan tinggi saat ini bukan sekadar memilih jurusan, tetapi juga memilih ekosistem pembelajaran yang mampu mempersiapkan mahasiswa menghadapi perkembangan profesi dan industri. Oleh karena itu, mahasiswa tidak hanya dibekali kemampuan teknis, tetapi juga pemahaman mengenai etika AI, komunikasi, kolaborasi, dan aspek bisnis melalui proyek nyata serta kolaborasi bersama industri.

Kehadiran Program Artificial Intelligence di berbagai kampus BINUS merupakan bagian dari upaya BINUS University untuk memberikan kesempatan yang semakin luas kepada generasi muda Indonesia dalam mempelajari teknologi masa depan. Langkah ini sejalan dengan semangat Fostering and Empowering the Society yang menjadi landasan BINUS University dalam menghadirkan pendidikan yang relevan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Rektor BINUS University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M., menyampaikan bahwa penguasaan AI perlu diarahkan tidak hanya untuk meningkatkan kompetensi individu, tetapi juga untuk mendorong lahirnya inovasi yang bermanfaat bagi Indonesia.

“Perluasan Program Artificial Intelligence merupakan bagian dari komitmen BINUS University untuk membuka kesempatan yang semakin luas bagi generasi muda Indonesia dalam menguasai teknologi masa depan. Kami ingin mereka tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi inovator yang menghadirkan solusi dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Dr. Nelly.

Baca Juga :  Meriahkan Mid-Autumn Festival bersama Moonlight Delights di Hublife Taman Anggrek

Di BINUS @Bandung, kehadiran Program Artificial Intelligence turut memperkuat fokus kampus pada Creative Technology Entrepreneurship. Pendekatan tersebut menghubungkan kreativitas dengan penguasaan teknologi dan kemampuan entrepreneurship agar mahasiswa tidak hanya mampu menghasilkan gagasan, tetapi juga mengembangkannya menjadi inovasi yang memiliki manfaat serta nilai ekonomi.

Melalui ekosistem pembelajaran tersebut, mahasiswa didorong untuk bereksperimen, memahami kebutuhan pengguna, dan melihat peluang dari berbagai permasalahan yang terdapat di sekitarnya. Kreativitas kemudian diperkuat dengan teknologi agar dapat berkembang menjadi produk, layanan, atau usaha yang relevan bagi kebutuhan industri dan masyarakat.

Direktur Kampus BINUS @Bandung, Dr. Johan Muliadi Kerta, S.Kom., M.M., menyampaikan bahwa perkembangan AI membuka kesempatan yang semakin besar bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas menjadi inovasi dan peluang usaha berbasis teknologi.

“Bandung memiliki generasi muda dengan kreativitas dan keberanian bereksperimen yang sangat kuat. Melalui Program Artificial Intelligence di BINUS @Bandung, kami ingin membantu mahasiswa mengembangkan kreativitas tersebut menjadi inovasi berbasis teknologi yang memiliki nilai, dapat diterapkan, dan berpotensi menjadi peluang usaha,” ujar Dr. Johan.

Menurutnya, sebuah ide perlu didukung oleh kemampuan untuk memahami kebutuhan pasar, membangun solusi, dan menciptakan nilai bagi penggunanya. Oleh karena itu, mahasiswa tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan karya, tetapi juga didorong memiliki pola pikir entrepreneurship agar mampu membawa inovasi yang dikembangkan menuju penerapan yang lebih luas.

Dari sisi akademik, kurikulum Program Artificial Intelligence di BINUS University dirancang secara multidisiplin dengan mengombinasikan fondasi matematika, data science, machine learning, computer vision, natural language processing, hingga Internet of Things dan robotics.

Pendekatan tersebut diharapkan dapat membentuk mahasiswa yang tidak hanya memahami cara kerja teknologi AI, tetapi juga mampu mengevaluasi hasil, mengembangkan solusi, dan menerapkannya secara etis serta bertanggung jawab.

Dekan School of Computer Science BINUS University, Prof. Dr. Ir. Derwin Suhartono, S.Kom., M.T.I., menegaskan bahwa tantangan utama generasi muda saat ini adalah mempersiapkan diri agar mampu bekerja secara optimal bersama AI.

“Pertanyaan penting saat ini bukan lagi apakah AI akan menggantikan manusia, melainkan apakah generasi muda telah memiliki kompetensi untuk bekerja berdampingan dengan AI. Mahasiswa perlu memiliki fondasi akademik yang kuat agar mampu mengevaluasi hasil yang diberikan AI, mengembangkan solusi, serta menerapkan teknologi secara strategis, etis, dan bertanggung jawab,” jelas Prof. Derwin.

Di tengah perkembangan AI, kreativitas manusia tetap memiliki peran penting dalam menentukan bagaimana teknologi digunakan dan dikembangkan. Kemampuan memahami masalah, mengeksplorasi berbagai kemungkinan, serta melihat kebutuhan dari perspektif yang berbeda menjadi dasar untuk menghasilkan inovasi yang relevan.

Melalui pengalaman pembelajaran berbasis proyek, mahasiswa didorong untuk menjadikan AI bukan sebagai pengganti kreativitas dan proses berpikir, tetapi sebagai teknologi yang memperkuat kemampuan mereka dalam mengembangkan gagasan, membuat prototipe, dan menciptakan solusi.

Baca Juga :  Pahami Peran Gizi Seimbang dan Gula bagi Tubuh sebagai Kunci Energi Selama Puasa

Relevansi Program Artificial Intelligence dengan kebutuhan dunia kerja turut menjadi salah satu perhatian utama BINUS University. Perusahaan saat ini tidak hanya membutuhkan talenta yang mampu menggunakan berbagai perangkat berbasis AI, tetapi juga individu yang dapat memahami permasalahan bisnis, berpikir kritis, bekerja secara kolaboratif, serta mengubah teknologi menjadi solusi nyata.

Menurut Pujo Laksono, CEO dari Kazee Digital Indonesia, kolaborasi antara institusi pendidikan dan industri menjadi semakin penting untuk memastikan kemampuan yang dipelajari mahasiswa tetap selaras dengan perkembangan kebutuhan profesional.

“Industri membutuhkan talenta yang tidak hanya mampu menggunakan berbagai tools AI, tetapi juga memiliki kreativitas dan kemampuan memahami kebutuhan bisnis. Talenta masa depan perlu mampu menerjemahkan teknologi menjadi solusi, produk, atau layanan yang memberikan nilai nyata bagi perusahaan dan masyarakat,” jelas Pujo.

Kolaborasi dengan dunia industri juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pemahaman mengenai penerapan AI dalam situasi nyata. Pengalaman tersebut menjadi penting agar mahasiswa memahami bahwa keberhasilan sebuah inovasi tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga oleh relevansi, manfaat, dan nilai yang diberikan kepada pengguna.

Selain perspektif industri, pengalaman alumni menjadi gambaran mengenai pentingnya fondasi akademik, pengalaman mengerjakan proyek, dan kemampuan untuk terus belajar serta beradaptasi. Di tengah perkembangan teknologi yang berlangsung cepat, lulusan perlu mampu menghubungkan pengetahuan yang dimiliki dengan tantangan nyata di dunia profesional.

Peluncuran Program Artificial Intelligence di BINUS @Bandung turut menjadi ruang untuk mempertemukan dunia pendidikan, industri, alumni, dan generasi muda. Melalui rangkaian kegiatan yang diselenggarakan, peserta memperoleh wawasan mengenai perkembangan AI, kebutuhan kompetensi masa depan, serta peluang pemanfaatannya dalam berbagai bidang.

Keterlibatan praktisi industri dan alumni juga diharapkan dapat memberikan gambaran yang semakin utuh mengenai perjalanan pendidikan, karier, dan entrepreneurship di era AI. Generasi muda dapat memahami bahwa kompetensi teknologi perlu dilengkapi dengan kreativitas, kemampuan komunikasi, kolaborasi, serta keberanian untuk melihat dan mengembangkan peluang.

Sebagai langkah strategis jangka panjang, School of Computer Science BINUS University menempatkan penguasaan AI bukan sekadar sebagai tambahan keterampilan teknis, tetapi sebagai pola pikir yang perlu dimiliki mahasiswa. Di tengah kebutuhan industri yang terus berkembang, AI diproyeksikan menjadi penggerak efisiensi dan inovasi di berbagai sektor, mulai dari industri kreatif, finansial, manufaktur, pendidikan, layanan publik, hingga kesehatan.

Melalui peluncuran Program Artificial Intelligence di BINUS @Bandung dan semangat #AIverywhereInBINUS, BINUS University berharap dapat melahirkan talenta digital yang mampu mengombinasikan kompetensi teknologi, kreativitas, dan jiwa entrepreneurship. Dengan bekal tersebut, generasi muda diharapkan mampu mengembangkan gagasan menjadi karya, membawa karya menjadi inovasi, serta mengubah inovasi menjadi solusi dan peluang usaha yang memberikan nilai bagi masyarakat dan Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Biaya AI per Respons vs Token, Mana Lebih Hemat untuk Bisnis?
IMAGO Technologies Meluncurkan PaperSmart Dual-Mode Tablet dengan EdPrep.ai
BP Tapera Perkuat Sinergi Kementerian Kehutanan melalui Program KPR Subsidi FLPP
Pertahankan Kualitas di Tengah Anomali Cuaca, PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara Borong 14 Gelar di National Tea Competition 2026
Menjaga Lingkungan, Menguatkan Keberlanjutan PT Pelindo Sinergi Lokaseva Perkuat Aksi Lingkungan Sepanjang 2026
PTPN Group Beri Penghargaan Masa Pengabdian kepada 1.239 Nusantara Planters PTPN IV PalmCo di Riau
Mengapa Anak Punya Wangi Favorit? Ini Cerita di Balik Wangi B&B yang Menemani Anak Aktif Seharian
Zentara Jelaskan Pentingnya Menghubungkan Threat Detection dengan Respons Keamanan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 05:49

SETC Perkuat Kolaborasi Pemerintah dan Swasta untuk Dorong UMKM Naik Kelas

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:45

Emas Kembali Tertekan di Bawah US$4.300, Ini Prediksi XAUUSD Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 - 04:32

Minat Internasional Meningkat Seiring Dimulainya Automechanika Jakarta Besok, Hadirkan Partisipasi Global

Rabu, 23 September 2026 - 21:43

BP Tapera Perluas Sosialisasi KPR Sejahtera FLPP, Dorong Masyarakat Miliki Rumah Pertama

Senin, 14 September 2026 - 06:43

Harga Drone Pertanian DJI Agras 2026: Bandingkan T25P, T55, T70P, dan T100 Sebelum Beli

Selasa, 8 September 2026 - 19:01

BIZTECH for Change 2026 Perkuat Peran BINUS @Bekasi sebagai Business, Service, and Technology Campus

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:43

Semarak Kemerdekaan, BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Motor Baru Mulai 0,7% per Bulan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 06:11

Ikatan Perencana Desa (IPD) Jadikan Layar Desa Sebagai Metode, Hidupkan Desa dan Ajak Perencana Lebih Memahami Desa

Berita Terbaru