Bitcoin Berpeluang Tembus $97.000? Ini Level yang Jadi Penentu BTC Minggu Ini - Koran Mandalika

Bitcoin Berpeluang Tembus $97.000? Ini Level yang Jadi Penentu BTC Minggu Ini

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitcoin Berpeluang Tembus .000? Ini Level yang Jadi Penentu BTC Minggu Ini

Jakarta, 5 Oktober 2026 – Harga Bitcoin (BTC) kembali menjadi perhatian pasar kripto memasuki pekan kedua Oktober 2026. Setelah bergerak menguat dari level terendah pada akhir September, Bitcoin dinilai masih memiliki peluang melanjutkan kenaikan menuju US$92.000 hingga US$97.000.

Namun, peluang tersebut masih bergantung pada kemampuan Bitcoin mempertahankan area support penting di atas US$81.000 sekaligus menembus level resistance terdekat.

Mengacu pada analisis data internal FLOQ, area US$81.600–US$82.937 menjadi zona support utama Bitcoin. Selama harga BTC mampu bertahan di atas area tersebut, struktur kenaikan yang terbentuk sejak Juli dinilai masih terjaga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada perdagangan 5 Oktober 2026, Bitcoin berada di kisaran US$86.000-an. Data pasar menunjukkan BTC sempat kembali mendekati US$87.000, tetapi belum mampu mempertahankan level tersebut secara konsisten.

Tiga Sinyal yang Menopang Bitcoin

Analisis tersebut melihat setidaknya tiga faktor teknikal yang masih mendukung prospek Bitcoin.

Pertama, Bitcoin masih berada di atas high Mei yang berada di sekitar US$82.800. Kedua, penutupan bulanan BTC berada di atas moving average 50 pekan, yang secara historis kerap menjadi salah satu indikator penting dalam perubahan tren jangka menengah.

Ketiga, tren penurunan yang dimulai pada Oktober 2025 dinilai telah berakhir setelah Bitcoin berhasil menembus high utama sebelumnya. Sejak titik terendah pada Juli, pergerakan BTC juga menunjukkan pola higher high dan higher low.

Kendati demikian, kondisi tersebut belum menjadi konfirmasi bahwa Bitcoin telah memasuki fase kenaikan berikutnya.

US$82.000 Jadi Level Penting BTC

Area US$81.600–US$82.937 menjadi salah satu level yang perlu diperhatikan investor dan pelaku pasar dalam beberapa hari ke depan.

Baca Juga :  Jaga Kesehatan Mental Generasi Muda, BINUS SCHOOL Serpong Hadirkan Wellbeing Center

Jika Bitcoin mampu bertahan di atas area tersebut, peluang untuk menguji resistance berikutnya masih terbuka. Sebaliknya, apabila support tersebut ditembus ke bawah, perhatian pasar berpotensi bergeser ke level US$78.200 yang berdekatan dengan moving average 50 pekan, kemudian US$75.000.

Dengan harga Bitcoin saat ini masih berada di kisaran US$86.000-an, pasar juga menunggu apakah BTC mampu menembus high pada 2 Oktober.

Penembusan level tersebut dapat menjadi konfirmasi awal bahwa Bitcoin mulai memasuki fase kenaikan berikutnya menuju target US$92.000 dan US$97.000.

BTC Masih Butuh Konfirmasi

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai pergerakan Bitcoin saat ini menunjukkan adanya ruang untuk melanjutkan pemulihan, tetapi pasar masih membutuhkan konfirmasi dari sisi momentum dan volume.

“Bitcoin saat ini masih berada dalam fase yang menarik karena struktur kenaikannya belum rusak. Namun, level resistance tetap menjadi kunci. Jika BTC mampu menembus high sebelumnya dengan dukungan volume dan permintaan yang lebih kuat, peluang untuk bergerak menuju US$92.000 akan semakin terbuka. Setelah itu, US$97.000 bisa menjadi target berikutnya yang diperhatikan pasar,” kata Yudho.

Menurut Yudho, area US$81.000–US$83.000 juga menjadi zona penting untuk mengukur apakah penguatan Bitcoin saat ini merupakan kelanjutan tren atau hanya reli sementara.

“Perlu diperhatikan bukan hanya seberapa tinggi Bitcoin bisa naik, tetapi juga seberapa kuat harga bertahan ketika terjadi koreksi. Selama area support utama masih terjaga, struktur bullish masih memiliki ruang. Sebaliknya, jika support tersebut ditembus, pasar perlu mengantisipasi perubahan momentum dan potensi koreksi yang lebih dalam,” lanjutnya.

Belum Ada Konfirmasi Bitcoin Menuju US$97.000

Di sisi lain, analisis teknikal tersebut belum memberikan konfirmasi penuh bahwa Bitcoin akan langsung bergerak menuju US$92.000 atau US$97.000.

Baca Juga :  Hisense Kenalkan TV Flagship 116inci RGB MiniLED UXQ dan Laser Cinema L9Q di ASEAN Partner Conference 2026

Pemulihan dari level terendah 28 September disebut berlangsung dalam tiga tahap, sebuah pola yang dapat menunjukkan bahwa momentum kenaikan belum cukup kuat. Bitcoin juga masih bergerak dalam rentang perdagangan sehingga arah tren jangka pendek belum sepenuhnya jelas.

Selain itu, Bitcoin perlu menembus resistance dari high 2 Oktober untuk memberikan sinyal bahwa fase kenaikan berikutnya telah dimulai.

Kondisi pasar yang relatif tenang juga menjadi perhatian. Periode volatilitas rendah sebelumnya pernah diikuti oleh pergerakan besar, sehingga perubahan volatilitas menjadi salah satu indikator yang perlu diperhatikan pelaku pasar.

Jika Terjadi Koreksi, Area Ini Perlu Diperhatikan

Skenario bullish tidak berarti Bitcoin terbebas dari risiko koreksi. Apabila reli saat ini akhirnya membentuk puncak, analisis tersebut memperkirakan Bitcoin dapat mengalami pullback menuju zona support yang lebih luas di US$63.326–US$74.800.

Koreksi tersebut, apabila terjadi, dapat membentuk higher low sebelum Bitcoin kembali mencoba melanjutkan tren menuju level tertinggi sepanjang masa.

Dengan demikian, pergerakan Bitcoin pada pekan ini akan sangat bergantung pada dua skenario utama. Bertahan di atas US$81.600–US$82.937 dan menembus resistance dapat membuka peluang menuju US$92.000 hingga US$97.000.

Sebaliknya, kehilangan support tersebut dapat membuat pasar kembali menguji level US$78.200 dan US$75.000.

Pergerakan harga Bitcoin tetap dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kondisi makroekonomi, arus dana institusional, sentimen pasar, dan perubahan likuiditas global. Karena itu, level teknikal tersebut sebaiknya dipandang sebagai referensi analisis, bukan kepastian arah harga.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

AsetKu Perkuat Transformasi Digital HR dan Pengembangan Talenta untuk Dukung Pertumbuhan Bisnis
PT Jasamarga Tollroad Maintenance Lakukan Preservasi Jalan Tol Jakarta – Cikampek, Pengguna Jalan Diimbau Antisipasi Perjalanan
Diskon QRIS dan Bayar Tagihan di Flash Diskon Oktober neobank
Road to Jogja Business & Economic Outlook 2027: 30 Peserta Terpilih Siap Mengikuti Inclusive Business Accelerator Sanggabiz
70 tahun mengabdi, SUCOFINDO hadir melalui penyediaan Sarana Air Bersih di Sulawesi Selatan
Dr. Dhiraj Kelly Sawlani Tekankan Manajemen Risiko Finansial Dalam Kolaborasi Edukasi di Universitas Sahid
Cara Buat Nabung Emas Lebih Menyenangkan
Perkuat Sinergi Bancassurance, BSI dan Prudential Syariah Dorong Gaya Hidup Sehat dan Kesiapan Finansial Nasabah di BSI International Expo 2026

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:02

AsetKu Perkuat Transformasi Digital HR dan Pengembangan Talenta untuk Dukung Pertumbuhan Bisnis

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:02

PT Jasamarga Tollroad Maintenance Lakukan Preservasi Jalan Tol Jakarta – Cikampek, Pengguna Jalan Diimbau Antisipasi Perjalanan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:02

Diskon QRIS dan Bayar Tagihan di Flash Diskon Oktober neobank

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:02

Road to Jogja Business & Economic Outlook 2027: 30 Peserta Terpilih Siap Mengikuti Inclusive Business Accelerator Sanggabiz

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 23:02

Dr. Dhiraj Kelly Sawlani Tekankan Manajemen Risiko Finansial Dalam Kolaborasi Edukasi di Universitas Sahid

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:02

Cara Buat Nabung Emas Lebih Menyenangkan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:02

Perkuat Sinergi Bancassurance, BSI dan Prudential Syariah Dorong Gaya Hidup Sehat dan Kesiapan Finansial Nasabah di BSI International Expo 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:02

Bangunan Sudah Jadi, Tapi Belum Boleh Dipakai. Kenapa?

Berita Terbaru