Bitcoin Naik Tajam Mendekati USD $107.000, Dekati Rekor Tertinggi Sepanjang Masa - Koran Mandalika

Bitcoin Naik Tajam Mendekati USD $107.000, Dekati Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

Senin, 19 Mei 2025 - 17:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Senin (19/5/2025), harga Bitcoin (BTC) sempat menunjukkan lonjakan signifikan dengan diperdagangkan di atas level USD $106.000. Kenaikan ini menandai momen penting karena nilai tersebut sangat mendekati rekor tertinggi sepanjang masa yang pernah dicapai Bitcoin, yaitu sebesar USD $108.786 pada Januari lalu. Lonjakan ini memicu antusiasme di kalangan pelaku pasar, yang menilai momentum tersebut sebagai sinyal bahwa BTC memiliki potensi untuk menembus rekor barunya dalam waktu dekat.

Pergerakan harga bitcoin bisa kamu cek melalui aplikasi Nanovest, lengkap dan aman untuk kamu para investor!

Namun, setelah menyentuh titik tertinggi harian tersebut, pergerakan harga Bitcoin justru berbalik arah. Alih-alih melanjutkan reli, BTC mulai mengalami tekanan jual yang menyebabkan harganya menurun kembali. Kondisi ini membuat pasar kembali waspada, karena fluktuasi tajam seperti ini mencerminkan tingginya volatilitas yang masih membayangi pasar kripto. Para analis memperkirakan pergerakan ini bisa disebabkan oleh aksi ambil untung jangka pendek, serta faktor eksternal yang memengaruhi sentimen investor secara global

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedikit lagi bagi Bitcoin untuk mencetak rekor tertinggi sepanjang masa hanya kurang sekitar 2% dari puncak harga sebelumnya. Kenaikan tajam ini memberikan dorongan besar bagi para investor, yang kembali menunjukkan optimisme terhadap pasar aset digital. Lonjakan harga ini dianggap sebagai sinyal positif bahwa minat terhadap Bitcoin dan aset kripto lainnya kembali menguat, seiring dengan meningkatnya arus modal yang masuk ke pasar.

Baca Juga :  Evista Revolusioner Transportasi Bandara dengan Taksi Listrik

Salah satu faktor pendorong utama di balik euforia ini adalah kabar membaiknya hubungan dagang antara Amerika Serikat dan China, dua kekuatan ekonomi terbesar dunia. Stabilitas geopolitik ini turut menciptakan iklim yang lebih kondusif bagi aset berisiko seperti kripto. Selain itu, semakin banyak institusi keuangan besar mulai masuk ke pasar aset digital, yang memberikan validasi lebih lanjut terhadap legitimasi dan prospek jangka panjang kripto sebagai kelas aset. Kombinasi dari faktor makroekonomi dan sentimen positif ini menjadikan momentum saat ini sangat menarik bagi investor, baik ritel maupun institusional.

Setelah sempat menyentuh level harga di atas USD $106.000, Bitcoin (BTC) mengalami koreksi dan turun kembali ke kisaran USD $104.000. Pergerakan ini menunjukkan bahwa volatilitas pasar kripto masih tinggi dan kestabilan harga belum sepenuhnya tercapai. Fluktuasi tajam seperti ini mengindikasikan bahwa sentimen pasar masih dibayangi oleh ketidakpastian, baik dari faktor teknikal maupun fundamental. Meskipun tren jangka menengah terlihat positif, tekanan jual jangka pendek dan aksi ambil untung dari para trader turut memengaruhi pergerakan harga Bitcoin secara signifikan.

Meski begitu, sejumlah analis tetap menunjukkan pandangan yang optimis terhadap prospek jangka panjang Bitcoin. Mereka menilai koreksi seperti ini sebagai bagian dari fase konsolidasi yang sehat sebelum potensi kenaikan lebih lanjut. Beberapa analis bahkan memperkirakan bahwa Bitcoin tidak hanya akan menembus rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) dalam waktu dekat, tetapi juga memiliki peluang untuk mencetak rekor baru yang jauh lebih tinggi.

Baca Juga :  Bank Raya Tingkatkan Kewirausahaan Pelaku Usaha dengan Pemberdayaan Cluster Usaha, Dukung Akselerasi Ekonomi Digital di Indonesia

Salah satu prediksi yang paling mencuri perhatian datang dari kalangan analis institusional yang menyebutkan bahwa harga Bitcoin bisa mencapai USD $200.000 pada akhir tahun ini. Proyeksi ambisius tersebut didasarkan pada sejumlah faktor, termasuk meningkatnya permintaan dari investor institusi, penurunan pasokan akibat halving yang baru-baru ini terjadi, serta semakin kuatnya narasi Bitcoin sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi. Jika momentum positif ini terus terjaga, bukan tidak mungkin target tersebut bisa menjadi kenyataan.

Pergerakan Saham Amerika Serikat, Aset Kripto, dan Emas Digital saat ini bisa kamu cek di aplikasi Nanovest. Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi di Aset Kripto, Nanovest dapat menjadi pilihan kamu untuk mulai berinvestasi dan eksplor koin kripto lainnya, sebuah aplikasi investasi saham & kripto yang terpercaya dan aman yang dapat menjadi pilihan terbaik bagi para investor di Indonesia. Bagi para investor yang baru ingin memulai berinvestasi tidak perlu khawatir karena aset yang kamu miliki akan terjamin oleh perlindungan asuransi Sinar Mas sehingga terlindungi dari risiko cybercrime. Dan Nanovest juga telah terdaftar dan diawasi oleh BAPPEBTI, sehingga aman untuk digunakan. Bagi para penggiat investasi yang ingin menggunakan Nanovest, aplikasi ini sudah tersedia di Play Store maupun App Store Anda.

Berita Terkait

Perkuat Harkamtibmas dan Bangun Kepercayaan Publik, Kepemimpinan Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko Dapat Apresiasi Komisi III DPR RI
Pengalaman Study Abroad Mahasiswa BINUS UNIVERSITY di Dua Universitas Jepang
Peringati Hari Kartini, Frontliner BRI Branch Office Krekot Layani Nasabah dengan Mengenakan Pakaian Nasional
PTPN I, Subholding Perkebunan Nusantara Dorong Mitra Binaan Tembus Kompetisi Kopi Dunia
Bittime Catatkan Lonjakan Swap USDT/IDR Hingga 57% Di Tengah Tekanan Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS
Pelindo Terminal Petikemas Tunjukkan Kinerja Positif di Tengah Gejolak Global
Tembaga Punya Peran Krusial, Ini 3 Sektor Paling Membutuhkan
Telkom AI Center Makassar dan GDGoC UNM Latih 20 Talenta Muda di Bidang Robotics dan IoT

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 09:00

Perkuat Harkamtibmas dan Bangun Kepercayaan Publik, Kepemimpinan Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko Dapat Apresiasi Komisi III DPR RI

Kamis, 23 April 2026 - 09:00

Pengalaman Study Abroad Mahasiswa BINUS UNIVERSITY di Dua Universitas Jepang

Kamis, 23 April 2026 - 09:00

Peringati Hari Kartini, Frontliner BRI Branch Office Krekot Layani Nasabah dengan Mengenakan Pakaian Nasional

Rabu, 22 April 2026 - 20:00

PTPN I, Subholding Perkebunan Nusantara Dorong Mitra Binaan Tembus Kompetisi Kopi Dunia

Rabu, 22 April 2026 - 18:00

Pelindo Terminal Petikemas Tunjukkan Kinerja Positif di Tengah Gejolak Global

Rabu, 22 April 2026 - 17:00

Tembaga Punya Peran Krusial, Ini 3 Sektor Paling Membutuhkan

Rabu, 22 April 2026 - 17:00

Telkom AI Center Makassar dan GDGoC UNM Latih 20 Talenta Muda di Bidang Robotics dan IoT

Rabu, 22 April 2026 - 16:00

Telkom AI Center Usung Human-in-the-Loop dalam Penguatan Talenta AI melalui Workshop METC

Berita Terbaru

NTB Terkini

Satu JCH Lombok Tengah Gagal Berangkat ke Tanah Suci

Kamis, 23 Apr 2026 - 06:46