Bittime Fleksibel Staking, Maksimalkan Potensi Pertumbuhan Aset Kripto Para Trader - Koran Mandalika

Bittime Fleksibel Staking, Maksimalkan Potensi Pertumbuhan Aset Kripto Para Trader

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 24 Desember 2025 – Platform pertukaran aset kripto terkemuka di Indonesia, Bittime, baru-baru ini luncurkan fitur terbaru, Fleksibel Staking. Fitur ini ditujukan guna memberi pengalaman investasi yang lebih menguntungkan bagi para trader.

Program inovatif ini dirancang secara khusus untuk memberikan imbal hasil harian atau daily earn dengan nilai Annual Percentage Yield (APY) yang diklaim sebagai salah satu yang tertinggi di pasar kripto tanah air. Kehadiran fitur ini menjadi angin segar bagi para trader yang menginginkan pertumbuhan nilai aset secara pasif tanpa harus mengorbankan likuiditas atau ketersediaan dana mereka untuk kebutuhan transaksi mendadak.

Berbeda dengan mekanisme staking konvensional yang biasanya mengharuskan aset dikunci dalam jangka waktu tertentu, Fleksibel Staking Bittime menawarkan kebebasan penuh bagi para trader aktif dalam mengelola portofolio mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengguna memiliki otoritas mutlak untuk memperdagangkan, menarik, maupun memindahkan aset mereka kapan saja tanpa adanya batasan waktu penguncian yang kaku. Pendekatan ini menciptakan keseimbangan yang optimal antara aksesibilitas dana dan potensi imbal hasil, sehingga setiap aset yang dimiliki pengguna dapat bekerja secara maksimal sepanjang waktu.

Baca Juga :  Perusahaan Grup Terra Drone, Terra Drone Indonesia, Tampilkan Teknologi Drone untuk Inspeksi sebagai Bagian dari Inovasi Bandara Injourney di Acara “BESTINFEST 2024” yang Diselenggarakan oleh Injourney

Dukungan terhadap aset-aset dengan volume perdagangan tinggi seperti Bitcoin ($BTC), Ethereum ($ETH), Tether ($USDT), hingga aset populer lainnya seperti $SOL dan #HYPE, menjadikan fitur ini sangat relevan bagi kebutuhan pasar saat ini.

Bittime bahkan menawarkan APY yang sangat kompetitif hingga mencapai angka 15 persen bagi pengguna baru yang ingin mulai mendalami investasi aset kripto. Membuktikan komitmen Bittime dalam menghadirkan instrumen investasi yang tidak hanya inovatif dan berorientasi pada pengguna, tetapi juga memberikan layanan berkelanjutan.

Pengembangan program Fleksibel Staking ini didasarkan pada aspirasi komunitas, di mana pemilihan aset yang tersedia disesuaikan dengan minat dan aktivitas perdagangan para pengguna Bittime.

Dengan strategi berbasis komunitas tersebut, produk ini mampu menjawab kebutuhan nyata di lapangan serta memberikan nilai tambah yang signifikan bagi pertumbuhan aset digital masyarakat. Pengguna kini tidak perlu lagi khawatir asetnya menganggur saat tidak diperdagangkan, karena sistem akan secara otomatis memberikan imbal hasil harian selama aset tersebut tersimpan di dalam fitur staking.

Baca Juga :  Evlin MFV, CEO Indogo dan Inovator Solusi Digital untuk UMKM, Terpilih sebagai Top Recruiter pada 10 Most Outstanding Member JCI Badung Bali

Lebih lanjut, perkembang teknologi dan regulasi terkait aset kripto yang semakin jelas, memberikan kesempatan bagi masyarakat Indonesia untuk dapat menjelajahi dunia keuangan digital dengan lebih percaya diri.

Namun seperti diketahui, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya, salah satunya komunitas Bittime.

Tentang Bittime Indonesia

Bittime melalui PT Utama Aset Digital Indonesia adalah platform investasi aset kripto yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta Kementerian Komunikasi & Digital (Komdigi). Bittime juga merupakan anggota Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) dan Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO). Selaku platform investasi aset kripto, Bittime memiliki visi untuk menjadi platform perdagangan dan investasi aset kripto pilihan utama masyarakat dengan fitur yang beragam serta memenuhi kebutuhan penggunanya.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES. 

Berita Terkait

Kontribusi Freeport ke Negara Sentuh Rp 187 Triliun
Kesalahan Psikologis yang Sering Dilakukan Trader di Pasar Keuangan
Hari Pertama WFH ASN, Pengguna LRT Jabodebek Turun 10 Persen, Layanan Tetap Optimal
Promo Hadiah Miliaran Kian Ramai, Pemenang Baru Terus Bermunculan
IA-ITB Kaltim Luncurkan Ganesha Hub untuk Akselerasi Inovasi , Teknologi & Ekonomi Kreatif , Persiapan Untuk Kaltim Pasca Migas & Batubara
Urusan Bisnis Lancar, Cara Profesional Kirim Paket Ke Luar Negeri Berupa Dokumen Legal
Aktivasi Dupoin Futures di CFD Sudirman Tampilkan Inovasi Trading Berbasis Teknologi
Perilaku Investor Saat Pasar Tidak Stabil: Mengelola Psikologi dan Risiko

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 10:00

Kontribusi Freeport ke Negara Sentuh Rp 187 Triliun

Minggu, 12 April 2026 - 07:00

Kesalahan Psikologis yang Sering Dilakukan Trader di Pasar Keuangan

Sabtu, 11 April 2026 - 15:00

Hari Pertama WFH ASN, Pengguna LRT Jabodebek Turun 10 Persen, Layanan Tetap Optimal

Sabtu, 11 April 2026 - 14:00

IA-ITB Kaltim Luncurkan Ganesha Hub untuk Akselerasi Inovasi , Teknologi & Ekonomi Kreatif , Persiapan Untuk Kaltim Pasca Migas & Batubara

Sabtu, 11 April 2026 - 13:00

Urusan Bisnis Lancar, Cara Profesional Kirim Paket Ke Luar Negeri Berupa Dokumen Legal

Sabtu, 11 April 2026 - 10:00

Aktivasi Dupoin Futures di CFD Sudirman Tampilkan Inovasi Trading Berbasis Teknologi

Sabtu, 11 April 2026 - 07:00

Perilaku Investor Saat Pasar Tidak Stabil: Mengelola Psikologi dan Risiko

Jumat, 10 April 2026 - 22:00

KAI Daop 2 Bandung Tanggapi Viral Jembatan Cirahong, Tekankan Prioritas Keselamatan Perjalanan KA

Berita Terbaru

NTB Terkini

Pemprov NTB Ajak Masyarakat Beri Dukungan kepada Sekda Baru

Minggu, 12 Apr 2026 - 11:00

Teknologi

Kontribusi Freeport ke Negara Sentuh Rp 187 Triliun

Minggu, 12 Apr 2026 - 10:00