Bittime Futures Soroti Lonjakan Aktivitas Derivatives di Tengah Tren Pasar - Koran Mandalika

Bittime Futures Soroti Lonjakan Aktivitas Derivatives di Tengah Tren Pasar

Rabu, 16 September 2026 - 17:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bittime Futures, platform futures Bittime yang memungkinkan pengguna mengambil posisi untuk memanfaatkan peluang pasar baik saat harga aset kripto naik maupun turun, menyoroti meningkatnya aktivitas di pasar crypto derivatives di tengah pergerakan sejumlah aset kripto.

Bittime Futures, platform futures Bittime yang memungkinkan pengguna mengambil posisi untuk memanfaatkan peluang pasar baik saat harga aset kripto naik maupun turun, menyoroti meningkatnya aktivitas di pasar crypto derivatives di tengah pergerakan sejumlah aset kripto. Perkembangan ini menunjukkan semakin besarnya perhatian trader terhadap instrumen derivatives sebagai salah satu cara untuk merespons volatilitas dan tren pasar. Salah satunya terlihat pada HYPE, token native Hyperliquid, yang mencatat all-time high (ATH) sebesar US$89,60 pada 6 September 2026, berdasarkan data CoinGecko. Sementara itu, berdasarkan KuCoin dan FinanceFeeds, total open interest di Hyperliquid mencapai sekitar US$14,3 miliar pada 13 September 2026, menunjukkan tingginya nilai posisi derivatives yang masih terbuka di pasar.

Pergerakan harga dan tingginya open interest dapat mencerminkan meningkatnya aktivitas perdagangan, tetapi tidak dapat digunakan sebagai sinyal tunggal untuk menentukan arah pasar maupun potensi keuntungan. Dalam perdagangan futures, termasuk melalui Bittime Futures, pengguna dapat mengambil posisi long maupun short dengan leverage. Fitur ini memberikan fleksibilitas dalam menyesuaikan posisi dengan kondisi pasar, namun juga dapat memperbesar potensi keuntungan sekaligus risiko kerugian, termasuk risiko likuidasi.

Open interest (OI) merupakan salah satu indikator yang dapat digunakan untuk membaca aktivitas di pasar derivatives, dengan menunjukkan total nilai kontrak yang masih terbuka. Namun, OI tidak menunjukkan dominasi posisi long maupun short. Karena itu, OI perlu dibaca bersama indikator lain, seperti funding rate dan positioning, agar trader dapat memperoleh gambaran yang lebih menyeluruh mengenai kondisi pasar.

“Pasar derivatives yang dinamis membutuhkan strategi yang dapat disesuaikan dengan kondisi dan pandangan trader terhadap pasar. Bittime Futures memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk mengambil posisi long maupun short dengan leverage. Namun, setiap strategi tetap perlu mempertimbangkan volatilitas pasar dan profil risiko masing-masing trader,” ujar Ryan Lymn, Direktur Operasional Bittime.

Baca Juga :  Inilah Posisi Tidur saat Haid yang Buat Nyaman

Di Bittime Futures, penggunaan leverage memberikan fleksibilitas dalam menentukan eksposur terhadap suatu aset dengan modal yang tersedia. Namun, leverage juga dapat memperbesar potensi kerugian, termasuk risiko likuidasi, sehingga pengguna perlu memahami karakteristik futures sebelum membuka posisi.

Untuk membaca kondisi pasar secara lebih menyeluruh, trader juga dapat memperhatikan sejumlah indikator yang menggambarkan aktivitas dan posisi di pasar derivatives. “Futures memberikan fleksibilitas bagi trader untuk merespons berbagai kondisi pasar, tetapi fleksibilitas tersebut perlu diimbangi dengan pemahaman terhadap mekanisme dan risikonya.

Melalui Bittime Futures, pengguna dapat menyesuaikan posisi dengan strategi masing-masing, baik saat melihat peluang kenaikan maupun penurunan harga. Karena itu, penting bagi trader untuk memahami risiko sebelum menggunakan leverage dan menentukan posisi sesuai dengan profil risikonya,” tambah  Ryan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Pertamina melalui Elnusa Petrofin Perkuat Ketahanan BBM Sambut Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
FLOQ Perkenalkan KOL Watchlist, Apa Saja Aset Kripto yang Dipantau?
KAI Daop 2 Bandung Fokus Keselamatan Perjalanan Kereta di Perlintasan Sebidang
BRI Region 6 Gelar Donor Darah, Wujudkan Kepedulian dan Semangat Berbagi
R. Aditya Soeparno Putra Terpilih sebagai Change Agent Koordinator BRI Region 6 Periode 2026–2027
Bank Raya Gelar RUPSLB 2026, Menuju Bank Digital yang Tumbuh Tangguh Berkelanjutan
Dua Smelter PTFI Kembali Operasi, Kapasitas Hilirisasi Tembaga Nasional Menguat
OCBC Syariah dan Rumah Wakaf Salurkan Wakaf untuk Dukung Pendidikan & Keterampilan Siswa di Pelosok Garut

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:02

Pertamina melalui Elnusa Petrofin Perkuat Ketahanan BBM Sambut Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:02

FLOQ Perkenalkan KOL Watchlist, Apa Saja Aset Kripto yang Dipantau?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:02

KAI Daop 2 Bandung Fokus Keselamatan Perjalanan Kereta di Perlintasan Sebidang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:02

BRI Region 6 Gelar Donor Darah, Wujudkan Kepedulian dan Semangat Berbagi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:02

Bank Raya Gelar RUPSLB 2026, Menuju Bank Digital yang Tumbuh Tangguh Berkelanjutan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:02

Dua Smelter PTFI Kembali Operasi, Kapasitas Hilirisasi Tembaga Nasional Menguat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:02

OCBC Syariah dan Rumah Wakaf Salurkan Wakaf untuk Dukung Pendidikan & Keterampilan Siswa di Pelosok Garut

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:02

Transaksi Kripto Menguat, Pelaku Industri Dukung OJK Perkuat Tata Kelola dan Literasi

Berita Terbaru