Bittime: Minat RWA di Indonesia Meningkat, Ondo Finance Beberkan Faktor Pendorongnya - Koran Mandalika

Bittime: Minat RWA di Indonesia Meningkat, Ondo Finance Beberkan Faktor Pendorongnya

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bittime mencatat transaksi Tokenized US Stocks tumbuh 2,5 kali lipat pada Juli 2026, seiring meningkatnya minat investor Indonesia terhadap Real World Assets (RWA) dan aset digital global. Ondo Finance menilai pertumbuhan RWA didorong kebutuhan investor terhadap aset yang transparan, aman, dan berkualitas, sementara kepastian regulasi menjadi faktor penting bagi perkembangan RWA di Indonesia.

Bittime, sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mencatat peningkatan transaksi Tokenized US Stocks pada Juli 2026. Peningkatan tersebut sebesar 2,5 kali lipat dibandingkan Juni 2026.

Tren tersebut mencerminkan meningkatnya minat investor Indonesia terhadap instrumen investasi global berbasis blockchain dan sejalan dengan perkembangan pasar Real World Assets (RWA) yang terus bertumbuh di tingkat global.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Senior Director Asia Pacific Ondo Finance, Rania Rahardja, mengatakan nilai pasokan stablecoin global kini telah mencapai sekitar US$300 miliar, sementara nilai pasar RWA telah menyentuh US$30 miliar. Menurutnya, perkembangan tersebut menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan aset yang ditokenisasi, termasuk Tokenized US Stock.

Minat Investor Indonesia terhadap RWA Terus Meningkat

Menurut Rania, pertumbuhan RWA didorong oleh perubahan perilaku investor yang kini semakin selektif dalam memilih instrumen investasi. Investor tidak lagi hanya mengejar imbal hasil tinggi, tetapi juga mulai memperhatikan transparansi, keamanan, serta kualitas aset yang menjadi dasar investasinya.

Baca Juga :  Tas Anti Air Bodypack: Pilihan Tepat untuk Musim Hujan Tetap Stylish dan Aman

“Investor kini semakin memahami dari mana imbal hasil berasal dan bagaimana aset tersebut dikelola. Perkembangan stablecoin juga membuka jalan bagi tokenisasi aset lain seperti US Treasury dan saham Amerika Serikat,” ujar Rania.

Rania menilai Indonesia memiliki peluang besar menjadi salah satu pasar penting bagi perkembangan RWA di Asia Tenggara. Menurutnya, kepastian regulasi menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan investor sekaligus membuka ruang bagi inovasi di industri aset digital.

“Indonesia memiliki pendekatan regulasi yang cukup progresif dibandingkan beberapa negara lain di Asia Tenggara. Kehadiran platform aset digital yang telah berizin menunjukkan komitmen regulator dalam membangun ekosistem yang sehat sekaligus memberikan kepercayaan bagi masyarakat untuk mengakses inovasi seperti Tokenized US Stock,” katanya.

Bittime Perluas Akses Tokenized US Stock

Bittime menilai pandangan Ondo Finance tersebut menunjukkan Indonesia semakin diperhitungkan dalam perkembangan industri aset digital global. Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, mengatakan kepastian regulasi dan meningkatnya minat investor menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan RWA di Indonesia.

“Kami sependapat bahwa kepastian regulasi menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan industri. Dengan ekosistem yang semakin matang serta regulasi dan pengawasan yang semakin kuat, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu pasar utama RWA di kawasan,” ujar Ryan.

Baca Juga :  KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan KA Fakultatif Sambut Libur Panjang Maulid Nabi

Ryan mengatakan tren global tersebut juga mulai tercermin pada aktivitas pengguna Bittime. Transaksi Tokenized US Stocks di Bittime tumbuh 2,5 kali lipat pada Juli 2026 dibandingkan Juni 2026, menunjukkan meningkatnya minat investor lokal terhadap aset global.

Sejalan dengan meningkatnya minat tersebut, kolaborasi Bittime dan Ondo Finance saat ini telah menghadirkan 20 Tokenized US Stocks di Bittime. Beberapa di antaranya mencakup SpaceX (SPCXON), Coinbase (COINON), AMD (AMDON), Amazon (AMZNON), dan Microsoft (MSFTON).

“Pertumbuhan transaksi Tokenized US Stocks sebesar 2,5 kali lipat menunjukkan meningkatnya minat investor lokal terhadap aset global. Lima Tokenized US Stocks yang paling banyak diminati di Bittime adalah SPCX, NVDA, CRCL, MSTR, dan AAPL,” kata Ryan.

Ryan menambahkan, meningkatnya aktivitas perdagangan tersebut juga didukung fitur Flexible Earn dengan hadiah hingga 7% untuk Tokenized AI Stocks. 

Ryan mengatakan Bittime akan terus mengembangkan ekosistem investasi digital agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan investasi melalui aset digital, seperti Tokenized US Stock, serta fitur spot, futures, dan staking dalam satu platform yang terdaftar dan diawasi OJK.

“Kami ingin semakin banyak masyarakat Indonesia dapat mengakses peluang investasi global secara lebih mudah, aman, dan bertanggung jawab,” tutup Ryan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Peringati Hari Tani Nasional, Linknet Tanam Ribuan Pohon Bersama Petani Hutan
Supplier dan distributor sparepart Komatsu
Menara Jakarta: New Business Address at The Kemayoran CBD
Kapasitas Pelabuhan Naik, Ekosistem Logistik Darat Diperkuat
Bitcoin Bertahan di Kisaran US$80.000, Bittime: Pasar Kripto Tangguh di Tengah Ketidakpastian CLARITY Act
Trail in Cuan: Aktivitas Seru neobank untuk Pelari Kalcer di VOTCHA 2026
Info Kesehatan : Skrining Bisa Cegah Thalassemia Sejak Dini
Road to ENSIA 2026, SUCOFINDO Dorong Inovasi untuk Bisnis Berkelanjutan dan Masyarakat Tangguh

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 15:02

Peringati Hari Tani Nasional, Linknet Tanam Ribuan Pohon Bersama Petani Hutan

Kamis, 24 September 2026 - 15:02

Supplier dan distributor sparepart Komatsu

Kamis, 24 September 2026 - 15:02

Menara Jakarta: New Business Address at The Kemayoran CBD

Kamis, 24 September 2026 - 15:02

Kapasitas Pelabuhan Naik, Ekosistem Logistik Darat Diperkuat

Kamis, 24 September 2026 - 14:02

Bitcoin Bertahan di Kisaran US$80.000, Bittime: Pasar Kripto Tangguh di Tengah Ketidakpastian CLARITY Act

Kamis, 24 September 2026 - 12:02

Info Kesehatan : Skrining Bisa Cegah Thalassemia Sejak Dini

Kamis, 24 September 2026 - 11:02

Road to ENSIA 2026, SUCOFINDO Dorong Inovasi untuk Bisnis Berkelanjutan dan Masyarakat Tangguh

Kamis, 24 September 2026 - 11:02

Enam Tahun Berturut-turut, BINUS Business School Pertahankan Posisi #1 di Indonesia dalam QS Global MBA Rankings 2027

Berita Terbaru

Teknologi

Supplier dan distributor sparepart Komatsu

Kamis, 24 Sep 2026 - 15:02

Teknologi

Menara Jakarta: New Business Address at The Kemayoran CBD

Kamis, 24 Sep 2026 - 15:02