Bittime Soroti Hasil FOMC September 2026 dan Dampaknya terhadap Pasar Kripto - Koran Mandalika

Bittime Soroti Hasil FOMC September 2026 dan Dampaknya terhadap Pasar Kripto

Jumat, 18 September 2026 - 10:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bittime Soroti Hasil FOMC September 2026 dan Dampaknya terhadap Pasar Kripto

Bittime membahas hasil FOMC September 2026 dan pengaruhnya terhadap pergerakan pasar kripto serta sentimen investor. Dalam kondisi pasar yang dinamis, Bittime Futures menawarkan perdagangan futures aset kripto dengan pilihan posisi Long dan Short. Bittime Futures dapat menjadi salah satu pilihan bagi pengguna untuk menyesuaikan strategi perdagangan dengan kondisi pasar, dengan tetap memperhatikan penggunaan leverage, manajemen risiko, dan karakteristik perdagangan Futures.

Bittime, Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang menghadirkan ekosistem 3-in-1 berupa Spot, Staking, dan Futures dalam satu platform yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mencermati perkembangan terbaru pergerakan perdagangan di pasar kripto serta peluang bagi investor melalui Bittime Futures. Hal ini menyusul hasil keputusan Federal Open Market Committee (FOMC) Amerika Serikat pada September 2026. 

Federal Reserve (The Fed) menaikkan target suku bunga federal funds sebesar 25 basis poin menjadi 3,75%-4,00% dalam rapat FOMC pada 15-16 September 2026. Berdasarkan pernyataan resmi Federal Reserve, keputusan tersebut diambil ketika inflasi masih berada pada level tinggi, sementara aktivitas ekonomi AS terus berkembang dengan solid. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

FOMC dan Pengaruhnya terhadap Pasar Kripto

Kebijakan suku bunga The Fed menjadi salah satu faktor makroekonomi yang diperhatikan pelaku pasar kripto. Perubahan suku bunga dapat memengaruhi biaya pendanaan, kondisi likuiditas, serta minat investor terhadap aset berisiko. Suku bunga yang lebih tinggi dapat membuat kondisi keuangan lebih ketat dan memengaruhi minat terhadap aset seperti kripto, sementara ekspektasi kebijakan yang lebih longgar dapat meningkatkan risk appetite.

Baca Juga :  WSBP Kembali Tanam 697 Pohon Trembesi, Total 3.024 Pohon untuk Lingkungan Berkelanjutan di Tahun 2024

Selain keputusan suku bunga, pasar juga mencermati arah kebijakan dan proyeksi The Fed. Berdasarkan proyeksi ekonomi FOMC September 2026, median proyeksi federal funds rate berada di 4,1% pada akhir 2026, sementara proyeksi inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE) berada di 3,7%.

Perubahan ekspektasi menjadi penting karena pasar dapat merespons bukan hanya keputusan FOMC, tetapi juga bagaimana keputusan tersebut dibandingkan dengan ekspektasi sebelumnya. Reuters melaporkan bahwa kenaikan suku bunga 25 basis poin telah banyak diantisipasi pasar, sehingga perhatian investor beralih pada sinyal kebijakan berikutnya dan proyeksi inflasi The Fed.

Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, menuturkan perkembangan kebijakan moneter dapat memengaruhi sentimen pasar karena pelaku pasar tidak hanya mencermati keputusan suku bunga saat ini, tetapi juga arah kebijakan berikutnya. 

“Hasil FOMC September menunjukkan bahwa perkembangan inflasi masih menjadi salah satu pertimbangan penting dalam arah kebijakan moneter The Fed. Bagi pasar kripto, keputusan suku bunga dan ekspektasi terhadap kebijakan berikutnya dapat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi sentimen serta volatilitas pasar,” ujar Ryan.  

Bitcoin dan Ethereum Bergerak Menguat

Berdasarkan data dari CoinMarketCap pada 18 September 2026 pagi, Bitcoin berada di kisaran harga US$76.698, menguat 0,42% dalam 24 jam terakhir, tetapi masih melemah 0,40% dalam sepekan.

Sementara itu, pada periode yang sama, Ethereum berada di kisaran US$2.456, menguat 1,24% dalam 24 jam dan 0,15% dalam sepekan.

Baca Juga :  Misbakhun Dorong Skema Likuiditas dan Insentif Pajak untuk Sukseskan Program 3 Juta Rumah Prabowo

Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa pasar kripto tetap dinamis setelah keputusan FOMC. Selain suku bunga, pelaku pasar dapat mencermati data inflasi, kondisi ekonomi, likuiditas, serta komunikasi The Fed mengenai arah kebijakan berikutnya.

“Pergerakan harga aset kripto tidak hanya dipengaruhi oleh satu faktor. Karena itu, memahami perkembangan ekonomi makro dan potensi volatilitas menjadi bagian penting dalam aktivitas perdagangan aset digital,” kata Ryan. 

Bittime Futures di Tengah Dinamika Pasar

Di tengah kondisi pasar yang dinamis, Bittime Futures menyediakan akses terhadap perdagangan futures aset kripto yang memungkinkan pengguna mengambil posisi Long maupun Short. Fitur tersebut dapat menjadi salah satu pilihan bagi pengguna dalam mengelola posisi sesuai dengan strategi dan pandangan terhadap pergerakan pasar yang memungkinkan pengguna mengambil posisi Long maupun Short. 

Pengguna dapat menyesuaikan strategi perdagangan dengan kondisi pasar dan pandangan masing-masing, dengan tetap mempertimbangkan risiko yang melekat pada perdagangan Futures.

Namun, perdagangan Futures memiliki risiko yang lebih tinggi karena penggunaan leverage dapat memperbesar potensi keuntungan sekaligus potensi kerugian. Pengguna perlu memahami mekanisme Futures dan menerapkan manajemen risiko sesuai dengan kemampuan masing-masing.

“Setiap produk memiliki karakteristik dan tingkat risiko yang berbeda. Bagi pengguna yang mempertimbangkan perdagangan Futures, penting untuk memahami mekanisme Long dan Short, penggunaan leverage, serta risiko yang menyertainya,” pungkas Ryan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Gimana Cara Buat AI Agent yang ‘Like A Real Agent’ untuk Bisnis?
ACM Exchange Jalin Kerja Sama dengan London Metal Exchange untuk Memperkuat Industri Perdagangan Komoditas Global
Masuki Kuartal IV 2026, BRI Finance Siapkan Strategi Pendanaan melalui Obligasi
Waskita Beton Precast Raih Peningkatan Skor Green Product Readymix menjadi 90,5 dan Pertahankan Predikat Gold
Gaya Hidup Sehat, Keuangan Tetap Terjaga: Biasakan Menabung dari Pengeluaran Kecil
Amryan Fajri, Mantri BRI di Teras Kapal Bahtera Seva 1: Mengabdi, Menjangkau, dan Melayani Masyarakat Kepulauan Seribu dengan Penuh Dedikasi.
Bank Mandiri Taspen Ajak Nasabah Pensiunan Hidup Sehat dan Aktif Melalui Program Mantap Bergerak di Ngawi
DARI PANGGUNG MODEL KE LAYAR LEBAR: TASYA, REMAJA TULI BERPRESTASI YANG MENEMBUS DUNIA PERFILMAN

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 07:33

Awas! Nyamuk dan Air Kencing Tikus Mengintai Lombok Tengah, Dinkes: Jangan Tunggu Sakit Baru Bergerak

Minggu, 1 November 2026 - 16:36

Jaga Wajah Wisata Indonesia: Gerindra & Duta Lingkungan Sulap Kuta Lombok Jadi Pelopor ASRI

Minggu, 1 November 2026 - 13:04

Gaya Koboi Maulidi Serap Aspirasi: Disapa Guyonan, Pulang Bawa Segepok PR Warga

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:52

Olah Kelapa Jadi VCO CocoSam, Samsudin Asal Sukadana Lombok Tengah Raih Juara I Pemuda Pelopor NTB

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:25

Dari Sapi Hingga Seragam Posyandu: Peta Kebutuhan Warga Jontlak yang Masuk Catatan Haji Supli

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:54

Modal Silaturahmi dan Loyalitas, Lalu Basarudin Pimpin Perolehan Suara Sementara Pilkades Kateng

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:05

MotoGP Mandalika: Perputaran Rp5,2 Triliun dan Kisah 20 Srikandi NTB Jaga Lintasan MotoGP 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:34

Angka Kemiskinan Lombok Tengah Turun Jadi 10,34 Persen, Kualitas Kesejahteraan Membaik

Berita Terbaru