Bocorocco x Wilsen Willim Hadirkan Paradoks Baru dalam Dunia Fashion: Semakin Berani Desainnya, Semakin Nyaman Rasanya - Koran Mandalika

Bocorocco x Wilsen Willim Hadirkan Paradoks Baru dalam Dunia Fashion: Semakin Berani Desainnya, Semakin Nyaman Rasanya

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bocorocco berkolaborasi dengan desainer Wilsen Willim melalui koleksi “ALGORITHM: Universal Language”, menghadirkan pendekatan baru dalam dunia footwear yang memadukan desain berkarakter dengan teknologi kenyamanan. Sebagai Official Footwear Partner, Bocorocco membawa inovasi Pillow Concept Technology™ ke panggung fashion, membuktikan bahwa estetika dan kenyamanan dapat berjalan berdampingan dalam sebuah karya.

Jakarta, Juli 2026 – Selama bertahun-tahun, dunia fashion seolah memaksa kita untuk memilih: antara desain atau kenyamanan, karya seni atau fungsi, ekspresi atau pengalaman. Melalui kolaborasi “ALGORITHM: Universal Language”, Bocorocco dan Wilsen Willim membuktikan bahwa pilihan tersebut tidak lagi relevan.

Kolaborasi ini menghadirkan pendekatan baru dalam dunia footwear dengan memadukan siluet yang berani, eksploratif, dan penuh karakter bersama teknologi kenyamanan khas Bocorocco. Hasilnya adalah karya yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memberikan pengalaman memakai yang nyaman dalam setiap langkah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagi Wilsen Willim, alas kaki bukan sekadar pelengkap busana, melainkan bagian dari narasi sebuah koleksi. Setiap desain menjadi medium untuk menyampaikan karakter, emosi, dan eksplorasi kreatif yang terinspirasi dari kekayaan wastra Indonesia melalui pendekatan kontemporer.

Baca Juga :  Aspire dan Kontrak Hukum Bantu UMKM Raih Proyek Besar dan Tingkatkan Skala Bisnis

Di sisi lain, Bocorocco dikenal sebagai premium footwear brand yang menghadirkan inovasi melalui Pillow Concept Technology™ (PCT) dengan 9-Layer Insole System, teknologi yang dirancang untuk memberikan bantalan optimal, stabilitas, serta kenyamanan sepanjang hari. Ketika kedua filosofi tersebut dipertemukan, lahirlah sebuah karya yang berani secara visual tanpa mengorbankan kenyamanan penggunanya.

Dalam koleksi “ALGORITHM: Universal Language”, setiap siluet dirancang untuk menantang persepsi. Garis-garis tegas, proporsi yang tidak konvensional, dan bentuk yang menyerupai karya arsitektur menghadirkan karakter visual yang kuat. Sekilas desainnya tampak mengutamakan estetika, namun ketika dikenakan, pengalaman yang dirasakan justru sebaliknya—lembut, empuk, stabil, dan ringan.

Sebagai Official Footwear Partner dalam fashion show “ALGORITHM: Universal Language”, Bocorocco membawa teknologi kenyamanan ke dalam dunia couture. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa inovasi tidak membatasi kreativitas, melainkan membuka ruang baru bagi para desainer untuk bereksplorasi tanpa harus mengorbankan pengalaman pemakainya. Lebih dari sekadar kolaborasi, proyek ini menjadi gambaran tentang masa depan fashion, di mana estetika dan fungsi dapat berjalan berdampingan dalam harmoni.

Baca Juga :  Perbaikan Jalur Cibeber–Lampegan Selesai, KA Siliwangi Kembali Beroperasi Normal Pada Jumat, 24 April 2026

Ingrid Saidbun, Vice CEO Bocorocco, mengatakan:

“Selama ini banyak orang menganggap bahwa semakin berani sebuah desain, semakin besar kompromi yang harus dilakukan terhadap kenyamanan. Bersama Wilsen Willim, kami ingin membuktikan sebaliknya. Melalui perpaduan craftsmanship, inovasi teknologi, dan Pillow Concept Technology™, kami menghadirkan konsep alas kaki yang memungkinkan setiap karya tetap mempertahankan karakternya tanpa mengorbankan pengalaman pemakainya.”

Melalui kolaborasi ini, Bocorocco terus menghadirkan inovasi bersama para desainer, kreator, dan pelaku industri kreatif Indonesia. Dengan memadukan teknologi, craftsmanship, dan desain visioner, Bocorocco percaya bahwa masa depan footwear bukan lagi tentang memilih antara estetika dan kenyamanan, melainkan menghadirkan keduanya dalam satu pengalaman yang utuh. Karena pada akhirnya, karya terbaik bukan hanya yang memukau saat dipandang, tetapi juga yang meninggalkan kesan dalam setiap langkah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Ketika Komunitas Menjadi Mesin Pertumbuhan Esports: EVOS dan GoPay Bawa MPL Lebih Dekat ke Sidoarjo
Smart Futuristic City Diorama Karya BINUS @Semarang Tampil di Sewunara 2026
Wujud Kemanusiaan dan Solidaritas, PTPN Group Salurkan Tali Kasih bagi Keluarga Jurnalis Korban Selat Sunda
Plus Gratisnya dari neobank PLUS: Kuota Gratis Transfer antarbank hingga 200 Kali per Bulan
Jaga Kualitas Infrastruktur, PT JMTM Lanjutkan Pekerjaan SFO dan Rekonstruksi Rigid di Ruas Tol Semarang
KAI Bandara Raih Penghargaan Anugerah Humas Indonesia 2026 melalui Railink Magazine Vol. 4
Multi-Level BoM Odoo: Rakit Produk Bertingkat Tanpa Salah Komponen
Mulai 9 Oktober, KAI Daop 1 Jakarta Jaga 5 Perlintasan Sebidang di Bekasi dan Tangerang

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:45

Bezzecchi Juara Race MotoGP di Mandalika, R. Fernandez dan J. Martin Lengkapi Podium

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:31

ITDC Gandeng BSI, Mandalika Perkuat Identitas Wisata Halal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:27

Ducati Berjaya di Mandalika, Marc Marquez Rebut Podium Tertinggi Sprint

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:36

Tiket Mahal Justru Cepat Ludes, Troy Sebut Sinyal Ekonomi Positif

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:50

Dari Layanan hingga Lintasan, SDM Lokal Jadi Kekuatan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:45

MotoGP Mandalika 2026, Merchandise Veda Ega Pratama dan Marc Marquez Diminati Pembeli

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:18

Pertamina Mandalika International Circuit Naik Level! Homologasi Grade A FIM Resmi Dikantongi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:46

Jelang Pilkades, DPMD Loteng Akui Konflik Horizontal Rentan Terjadi

Berita Terbaru