Bravy: Package Collective Tak Ingin Musik Terjebak dalam Kotak Genre, Hadirkan 26 Talent Dalam 1 Album - Koran Mandalika

Bravy: Package Collective Tak Ingin Musik Terjebak dalam Kotak Genre, Hadirkan 26 Talent Dalam 1 Album

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Package Collective resmi rilis Package Album Vol. 3 pada 19 Oktober 2026, dengan menghadirkan 23 track dari 26 talent termasuk Nama-nama besar seperti Whisnu Santika, Bravy, dan Mister Aloy. Melalui album ini, kolektif musik asal Jakarta tersebut ingin menunjukan beragam karakter musikal dari para talent yang berada di dalamnya dan selama ini telah berkembang dengan identitasnya masing-masing.

Jakarta, 21 Oktober 2026, Package Collective resmi rilis Package Album Vol. 3 pada 19 Oktober 2026, dengan menghadirkan 23 track dari 26 talent termasuk Nama-nama besar seperti Whisnu Santika, Bravy, dan Mister Aloy. Melalui album ini, kolektif musik asal Jakarta tersebut ingin menunjukan beragam karakter musikal dari para talent yang berada di dalamnya dan selama ini telah berkembang dengan identitasnya masing-masing. 

Bagi Package Collective, keberagaman genre yang ada di dalam tubuh mereka merupakan bagian dari identitas yang ingin terus dibawa sejak awal. Bravy menjelaskan bahwa album ini adalah ruang bagi setiap talent untuk bisa menunjukan karakter musikalnya masing-masing sekaligus memperlihatkan bahwa Package Collective tidak terbatas hanya pada satu warna musik saja. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita pengen menunjukkan bahwa kolektif itu bukan semata-mata punya warna yang sama, justru serunya ada di perbedaan itu. Beda-beda warna, beda-beda karakter musik, beda-beda taste of music, dan semuanya kita jadikan satu di Package Album Vol. 3,” ujar Bravy, Leader dari Package Collective.

Package Album Vol. 3 yang menghadirkan 23 track dari 26 talent ini juga menjadi ruang bagi para talent untuk bisa menuangkan ide kreatif dengan pendekatannya masing-masing. Whisnu Santika, Bravy, dan Mister Aloy menjadi beberapa nama yang terlibat di dalamnya, bersama talent Package Collective lainnya. Album ini tidak menempatkan setiap talent dalam satu pola yang sama, melainkan menghadirkan beragam karakter dan eksplorasi musik dalam satu proyek kolektif.

Baca Juga :  Mendaftarkan Perusahaan di Sektor Investasi Utama Indonesia

Album ini juga menjadi bagian dari perjalanan Package Collective yang sudah memasuki tahun keempat. Bukan hal yang mudah untuk dapat mengarungi empat tahun yang sudah dijalani, namun dengan hadirnya album ini menjadi refleksi melihat bagaimana setiap talent tumbuh dengan caranya sendiri, sekaligus menemukan kemungkinan baru ketika kembali berkarya bersama.

Berangkat dari filosofi “Stop Competition, Start Collaboration.”, menjadi bukti bahwa bagaimana perbedaan karakter dan selera musik dapat menjadi sebuah karya yang dapat dinikmati oleh banyak orang tanpa harus diseragamkan. Lewat album ini pula, audiens diberikan kesempatan untuk dapat mengenal setiap talent yang berada di dalam Package collective secara lebih dekat. 

Memasuki babak berikutnya, Package Collective turut memperkenalkan empat sub-team dengan identitas kreatif yang berbeda, yaitu Ω OMEGA, Δ DELTA, Σ SIGMA, dan Λ LAMBDA. Omega mengedepankan kematangan dan presisi musikal; Delta bergerak secara dinamis dan adaptif; Sigma mengeksplorasi pendekatan yang independen dan tidak konvensional; sementara Lambda berorientasi pada eksplorasi dan kemungkinan musikal ke depan. Keempat tim ini dirancang sebagai ruang bagi para talent untuk mengembangkan karakter dan pendekatan performance masing-masing, bukan sebagai pembagian berdasarkan peringkat atau kualitas.

Syifa, Manager of Package Collective, melihat keberagaman tersebut sebagai salah satu kekuatan utama Package. 

“Selama empat tahun ini, setiap talent berkembang dengan cara dan jalannya masing-masing. Buat gue, kekuatan Package justru ada pada perbedaan karakter, selera musik, dan cara berekspresi yang kita punya. Lewat Omega, Delta, Sigma, dan Lambda, kita ingin memberi ruang bagi karakter itu untuk terus berkembang, sekaligus membuka lebih banyak kemungkinan kolaborasi dan eksplorasi performance,” ujar Syifa.

Baca Juga :  Mudik Lebaran Tanpa Cemas, Dapatkan Perlindungan Asuransi Perjalanan dari Cermati Protect

Ke depan, Package Collective juga tengah menyiapkan rencana tur dengan format empat sub-team tersebut. Dalam rencana ini, setiap tim akan tampil sebagai unit tersendiri. Jadwal, kota, dan detail penyelenggaraan tur belum diumumkan.

Melalui Package Album Vol. 3 dan pengenalan empat sub-team, Package Collective melanjutkan upayanya membangun ruang kolaborasi bagi talent dengan karakter dan perspektif kreatif yang beragam. Perjalanan ini berangkat dari keyakinan bahwa perbedaan pendekatan dapat menjadi titik temu untuk menciptakan karya baru dan ikut memperkaya ekosistem musik elektronik Indonesia.

Package Album Vol. 3 tersedia di berbagai platform streaming digital mulai 19 Oktober 2026.

Dengarkan album: [Listen Here]

Album artwork: [Click Here]

Foto Package Collective: [See Here]

Tracklist Package Album Vol. 3

Adnan Veron – “S4x”

Akeey – “Calica”

Arsyih Idrak – “Let It Pop”

Bravy, Mambaboy – “Feel The Beat”

BULLO – “Move Your Body”

DEKA – “Away Now”

Duck Head – “Punk Mariachi”

Erga – “Come Back”

Hbrp – “TRENDSETTER”

JayJax – “JOGETS”

KEEBO – “Samba”

LENN – “Shake That Thing”

Liquid Silva – “Wagwan”

Drwe – “It’s Time To Get Funkie”

Mister Aloy, PARKZ – “Jungle Madness”

Steve Chris, Nicole Robertson – “Summer of Love”

Nyxx – “In My Bones”

Only, Venus – “BOUNCE”

Rey Putra, Syf – “Sugar Rush”

Robstee – “BassLin3”

Roni Joni – “TAKE ME HIGHER”

Whisnu Santika – “Alright”

Wyntella – “Touching Me”

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

KAI Logistik Rampungkan Pengiriman 8 Unit KRL dari Banyuwangi ke Kalimas
MUNAS XII PERBARINDO: Tedy Alamsyah Kembali Pimpin Industri BPR & BPRS 2026 – 2030
Bali Tech Week 2026 Catat 900 Pertemuan Bisnis, Pengalaman India dalam ONDC Jadi Sorotan
Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet dan Jayantara Jalin Kerja Sama Strategis
OJK Usulkan Pajak Kripto Turun Jadi 0,1%, Peluang Dorong Transaksi Pengguna
Benarkah WA Coexistence Bisa Jadi Solusi Alternatif Pasca 1 Oktober?
Strategi Integrated Auto Solutions Perkuat Pertumbuhan IPCC, Trafik Kargo Naik 19,57% hingga Kuartal III 2026
SONO Hotels & Resorts Asia Menandatangani HMA untuk SONO Moon Bali Seminyak

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:02

KAI Logistik Rampungkan Pengiriman 8 Unit KRL dari Banyuwangi ke Kalimas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:02

MUNAS XII PERBARINDO: Tedy Alamsyah Kembali Pimpin Industri BPR & BPRS 2026 – 2030

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:02

Bali Tech Week 2026 Catat 900 Pertemuan Bisnis, Pengalaman India dalam ONDC Jadi Sorotan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:02

Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet dan Jayantara Jalin Kerja Sama Strategis

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:02

OJK Usulkan Pajak Kripto Turun Jadi 0,1%, Peluang Dorong Transaksi Pengguna

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:02

Benarkah WA Coexistence Bisa Jadi Solusi Alternatif Pasca 1 Oktober?

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:02

Strategi Integrated Auto Solutions Perkuat Pertumbuhan IPCC, Trafik Kargo Naik 19,57% hingga Kuartal III 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:02

SONO Hotels & Resorts Asia Menandatangani HMA untuk SONO Moon Bali Seminyak

Berita Terbaru