BRI Danareksa Sekuritas dan Pegadaian Perkenalkan Layanan Gadai Efek Online ke Seluruh Indonesia - Koran Mandalika

BRI Danareksa Sekuritas dan Pegadaian Perkenalkan Layanan Gadai Efek Online ke Seluruh Indonesia

Minggu, 7 Desember 2025 - 07:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 04 Desember 2025 — Pertumbuhan industri pergadaian dan pasar modal menunjukkan meningkatnya kebutuhan likuiditas di masyarakat. Per Mei 2025, Pegadaian mempertahankan dominasinya dengan pangsa pasar 96,59% serta lonjakan penyaluran pinjaman menjadi Rp261 triliun. Sementara itu, jumlah investor pasar modal mencapai 18,66 juta per September 2025, mayoritas ritel, mencerminkan besarnya kelompok masyarakat yang membutuhkan akses pembiayaan tanpa harus melepas aset investasinya.
Menjawab kebutuhan tersebut, BRIDS bersama Pegadaian meluncurkan layanan Gadai Efek Online melalui aplikasi BRIGHTS. Layanan ini memungkinkan investor ritel memperoleh likuiditas dengan menjaminkan saham IDX80 secara digital, tanpa kehilangan hak atas corporate action. Dengan proses pengajuan cepat, pencairan mulai H+0, tenor fleksibel, serta bunga kompetitif, layanan ini menawarkan solusi pendanaan yang aman dan efisien. Melalui Roadshow Eduvest 2025, kedua institusi juga mendorong literasi pasar modal dan memperluas pemahaman layanan gadai efek untuk mendukung pasar yang lebih inklusif.

Menurut data OJK per Mei 2025, PT Pegadaian masih menjadi pemain dominan di industri pergadaian dengan pangsa pasar mencapai 96,59%, menunjukkan peran utamanya dalam memenuhi kebutuhan pembiayaan gadai nasional. Dominasi ini terlihat pada laporan keuangan September 2025, di mana penyaluran pinjaman yang diberikan meningkat signifikan menjadi Rp261 triliun, jauh lebih tinggi dibandingkan Rp182 triliun pada periode yang sama tahun 2024. Sejalan dengan itu, OJK juga mencatat pertumbuhan penyaluran pembiayaan industri pergadaian sebesar 30,92% yoy pada September 2025 menjadi Rp111,68 triliun, mengindikasikan kebutuhan likuiditas di masyarakat dari layanan gadai.

Dari sisi pasar modal, data dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menunjukkan bahwa jumlah investor pasar modal Indonesia telah mencapai 18,66 juta investor per September 2025, tumbuh 33,8% dari 13,94 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya, dengan 99,7% masih didominasi oleh investor ritel. Pertumbuhan ini mencerminkan semakin besarnya kelompok masyarakat yang aktif berinvestasi dan berpotensi membutuhkan alternatif likuiditas.

Melihat tren tersebut, BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) bersama Pegadaian menghadirkan layanan Gadai Efek Online di aplikasi BRIGHTS. Layanan ini memberikan alternatif likuiditas bagi investor ritel dengan memanfaatkan portofolio saham IDX80 sebagai jaminan tanpa harus menjual efek yang dimiliki. Efek tetap berada dalam kepemilikan nasabah sehingga seluruh hak atas corporate action seperti dividen, stock split atau hak lainnya tetap diterima.

Keunggulan layanan ini terletak pada proses pengajuan dan pengecekan limit yang dilakukan secara digital melalui BRIGHTS. Dengan mekanisme digital ini, pencairan dana dapat dilakukan mulai dari hari yang sama (H+0) hingga maksimal tiga hari kerja, tergantung kelengkapan dokumen dan verifikasi. Nasabah dapat mengajukan pinjaman mulai dari Rp1 juta, dengan nilai pembiayaan loan to value antara 45,5%–58,5%, tenor maksimal 90 hari yang dapat diperpanjang, serta bunga 0,0417% per hari.

Plt. Direktur Utama BRIDS, Fifi Virgantria, menegaskan bahwa inovasi ini menjadi keunggulan kompetitif BRIDS. “BRIGHTS menjadi salah satu pionir dalam menyediakan layanan gadai efek yang dapat diakses secara digital. Kemudahan ini memberikan nilai tambah bagi investor ritel yang membutuhkan solusi likuiditas cepat, aman, dan tanpa harus tatap muka.”

Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian, Selfie Dewiyanti menyampaikan, Layanan Gadai Efek merupakan solusi likuiditas yang memungkinkan nasabah memperoleh fasilitas pembiayaan tanpa harus melepas aset investasinya, dapat digunakan oleh investor individu maupun institusi yang memiliki portofolio saham atau obligasi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dan sesuai dengan kriteria barang jaminan Gadai Efek. Dengan sistem pengajuan berbasis digital, proses mulai dari verifikasi hingga pencairan dana dapat dilakukan dengan lebih cepat, mudah, dan aman. Pegadaian terus berupaya memberikan solusi keuangan untuk seluruh lapisan masyarakat, termasuk melalui Layanan Gadai Efek yang diharapkan dapat mendukung fleksibilitas finansial nasabah sekaligus menjaga potensi pertumbuhan nilai investasi yang dimiliki.

Untuk memperluas literasi pasar modal dan pemahaman layanan gadai efek, BRIDS bersama Pegadaian menghadirkan Roadshow Eduvest 2025 di berbagai kota. Inisiatif ini tidak hanya mengenalkan layanan, tetapi juga mendorong perilaku keuangan yang lebih matang serta menyediakan akses likuiditas yang modern dan terjangkau bagi investor ritel. Sinergi kedua institusi diharapkan memperkuat peran investor ritel dan mendorong terciptanya pasar modal yang lebih inklusif dan kompetitif.

Baca Juga :  5 Alasan Mengapa Aplikasi Akuntansi Cloud Jadi Pilihan Pebisnis Modern
About BRI Danareksa Sekuritas
PT BRI Danareksa Sekuritas didirikan pada tahun 1992, bergerak sebagai perantara perdagangan efek, penjamin emisi efek dan penasihat keuangan, yang merupakan entitas anak dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI atau Bank BRI) serta entitas asosiasi dari Holding BUMN Danareksa. Dengan pengalaman lebih dari 30 tahun sebagai one stop financial solution provider, perusahaan telah melayani nasabah baik individual maupun institusi; domestik maupun internasional; lembaga Pemerintah maupun swasta. BRI Danareksa Sekuritas memiliki pengalaman terbanyak dalam menangani pasar modal, baik sebagai underwriter, broker dan financial advisor. Khusus untuk nasabah individu, perusahaan menyediakan digital multi-investment platform yang terintegrasi dan memudahkan nasabah dalam bertransaksi beragam produk pasar modal.
Tentang Pegadaian
PT Pegadaian didirikan di Kota Sukabumi, Jawa Barat pada 1 April 1901. Tak hanya bergerak di Industri Gadai, Pegadaian kini bertransformasi menjadi lembaga keuangan inklusif yang menyediakan beragam produk dan layanan finansial. Sejak tahun 2021, Pegadaian tergabung dalam Holding Ultra Mikro (UMi) bersama BRI dan PNM, berkomitmen penuh dalam mendukung UMKM naik kelas. Pegadaian kini mengukuhkan posisinya sebagai pelopor Layanan Bank Emas di Indonesia dengan produk terlengkap, sejak resmi mengantongi izin yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Desember 2024.
Melalui surat tersebut, Pegadaian dapat melakukan kegiatan usaha Bulion yang meliputi Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi maupun Perdagangan Emas. Selain Layanan Bank Emas, Pegadaian juga memiliki ragam produk investasi emas yang mudah diakses masyarakat, seperti Tabungan Emas, Cicil Emas, dan Arisan Emas, serta produk pembiayaan yang lengkap (Haji & Umroh, Kredit Mikro, Kredit Kendaraan, hingga KUR Syariah). Seluruh produk dan layanan Pegadaian dapat diakses melalui Outlet, Agen Pegadaian, serta aplikasi Tring! by Pegadaian yang dirancang untuk memberikan kemudahan, kecepatan dan kenyamanan dalam bertransaksi finansial bagi masyarakat.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Dominasi BTC dan USDT Bittime Jadi Sorotan di Tengah Tekanan Politik Trump dan Gejolak Minyak Dunia
Sinergi KAI, DJKA, dan BTP Tingkatkan Keselamatan di Perlintasan Sebidang di Hari Libur Idul Fitri 1447 H
Pengabdian Tahun Ketiga, MIND ID Perluas Peran Indonesia dan kontribusi Global
Diversifikasi Trading: Mengapa Banyak Trader Memilih Multi-Instrumen
H1 & H2 Lebaran 2026 Pengguna LRT Jabodebek Melonjak Hingga 79 Persen
KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 94 Ribu Pelanggan Selama Dua Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Mobilitas Kendaraan di Ruas Tol Palimanan–Kanci Meningkat, JTT Catat Kenaikan Lalu Lintas di GT Ciperna
Dari Kost ke Long Stay: Tren Baru Hunian Mahasiswa di Medan dan Tips Memilihnya

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 21:00

Dominasi BTC dan USDT Bittime Jadi Sorotan di Tengah Tekanan Politik Trump dan Gejolak Minyak Dunia

Senin, 23 Maret 2026 - 20:00

Sinergi KAI, DJKA, dan BTP Tingkatkan Keselamatan di Perlintasan Sebidang di Hari Libur Idul Fitri 1447 H

Senin, 23 Maret 2026 - 19:00

Pengabdian Tahun Ketiga, MIND ID Perluas Peran Indonesia dan kontribusi Global

Senin, 23 Maret 2026 - 16:00

H1 & H2 Lebaran 2026 Pengguna LRT Jabodebek Melonjak Hingga 79 Persen

Senin, 23 Maret 2026 - 13:00

KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 94 Ribu Pelanggan Selama Dua Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Senin, 23 Maret 2026 - 13:00

Mobilitas Kendaraan di Ruas Tol Palimanan–Kanci Meningkat, JTT Catat Kenaikan Lalu Lintas di GT Ciperna

Senin, 23 Maret 2026 - 08:00

Dari Kost ke Long Stay: Tren Baru Hunian Mahasiswa di Medan dan Tips Memilihnya

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:00

Ekspansi Ekonomi Indonesia yang Pesat Mendorong Permintaan akan Kepemimpinan Eksekutif yang Berpengalaman

Berita Terbaru