BRI Finance Optimistis Pembiayaan Alat Berat Tetap Bertumbuh Hingga Akhir 2026 - Koran Mandalika

BRI Finance Optimistis Pembiayaan Alat Berat Tetap Bertumbuh Hingga Akhir 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 17:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 24 Juli 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memastikan wacana penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) batubara 2026 belum berdampak terhadap permintaan pembiayaan alat berat. Di tengah proses revisi RKAB yang mulai berjalan pada Juli 2026, Perseroan masih melihat aktivitas investasi dan pengadaan alat berat dari sektor-sektor produktif berlangsung normal. Pemerintah sendiri hingga kini masih mengevaluasi besaran kuota produksi batu bara dan belum menetapkan tambahan kuota dalam revisi RKAB 2026.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan bahwa permintaan pembiayaan alat berat masih ditopang oleh perusahaan-perusahaan yang memiliki fundamental usaha yang kuat serta kebutuhan investasi pada berbagai sektor produktif.

“Terkait permintaan pembiayaan alat berat tahun ini, kami melihat permintaan masih berjalan dengan baik, terutama pada sektor-sektor produktif yang memiliki fundamental usaha yang kuat,” ujar Dhani.

Sejauh ini, BRI Finance terus mencermati perkembangan kebijakan pemerintah terkait RKAB. Namun Perseroan belum melihat adanya penundaan investasi maupun ekspansi yang berdampak pada permintaan pembiayaan alat berat.

Isu penyesuaian RKAB sendiri mencuat setelah pemerintah menetapkan target produksi batu bara sekitar 600 juta ton pada RKAB 2026, lebih rendah dibandingkan realisasi produksi tahun 2025 yang mencapai 817,48 juta ton. Kebijakan tersebut diambil sebagai upaya menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan (supply-demand), sekaligus mendukung stabilitas harga komoditas di pasar global. Meski demikian, pemerintah juga membuka peluang relaksasi kuota produksi secara terukur apabila kondisi pasar dan harga batu bara mendukung, sementara proses revisi RKAB masih berlangsung hingga akhir Juli 2026.

Dhani menjelaskan bahwa kebutuhan pembiayaan alat berat tidak hanya berasal dari sektor pertambangan batu bara, tetapi juga didukung oleh aktivitas di sektor konstruksi, perkebunan, logistik, hingga proyek-proyek infrastruktur. Diversifikasi portofolio tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat prospek pembiayaan alat berat tetap terjaga di tengah dinamika industri.

Baca Juga :  Tingkatkan Keamanan dengan Solusi Drone Otomatis dari Halo Robotics

“Dengan mempertimbangkan perkembangan RKAB saat ini, kami memproyeksikan pembiayaan alat berat hingga akhir tahun tetap berada pada level yang stabil. Kami akan terus fokus pada sektor-sektor yang memiliki prospek positif dengan tetap mengedepankan kualitas pembiayaan dan manajemen risiko,” tambah Dhani.

Optimisme tersebut tercermin dari kinerja pembiayaan alat berat BRI Finance yang terus menunjukkan pertumbuhan. Hingga 2026, penyaluran pembiayaan alat berat meningkat 144,68% secara tahunan (year-on-year/yoy) dengan kontribusi mencapai 20,17% terhadap total portofolio pembiayaan Perseroan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Multi-Level BoM Odoo: Rakit Produk Bertingkat Tanpa Salah Komponen
Mulai 9 Oktober, KAI Daop 1 Jakarta Jaga 5 Perlintasan Sebidang di Bekasi dan Tangerang
Motor Impian Makin Dekat, BRI Finance Hadirkan Bunga Mulai 0,7%
Incar Generasi Muda, itel Rilis Jingle “I Tell You” dengan Trio “Jangan Calling”
HP 2 Jutaan Ini Punya 2 Layar, Bisa Selfie Pakai Kamera Utama! Intip Harga dan Spesifikasi itel A300+
The Pawciety Club Bawa Dunia Dog Lovers ke PIK Avenue
BINUS @Semarang Hadirkan SEWUNARA 2026, Ruang Kolaborasi Global untuk Membayangkan Kota Masa Depan
Kemendag Kembangkan InaExport Jadi Ekosistem B2B, Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo Perluas Akses Pasar Ekspor

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:02

Multi-Level BoM Odoo: Rakit Produk Bertingkat Tanpa Salah Komponen

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:02

Mulai 9 Oktober, KAI Daop 1 Jakarta Jaga 5 Perlintasan Sebidang di Bekasi dan Tangerang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:20

Motor Impian Makin Dekat, BRI Finance Hadirkan Bunga Mulai 0,7%

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:02

Incar Generasi Muda, itel Rilis Jingle “I Tell You” dengan Trio “Jangan Calling”

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:02

HP 2 Jutaan Ini Punya 2 Layar, Bisa Selfie Pakai Kamera Utama! Intip Harga dan Spesifikasi itel A300+

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:02

BINUS @Semarang Hadirkan SEWUNARA 2026, Ruang Kolaborasi Global untuk Membayangkan Kota Masa Depan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:02

Kemendag Kembangkan InaExport Jadi Ekosistem B2B, Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo Perluas Akses Pasar Ekspor

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:02

Peduli Kesehatan Lingkungan, PTPN Group melalui Unit Riset Sungei Putih PT RPN Berkolaborasi Lakukan Fogging

Berita Terbaru