BRI Finance Perkuat Kualitas Pembiayaan, NPF Turun Menjadi 1,82% hingga Juli 2026 - Koran Mandalika

BRI Finance Perkuat Kualitas Pembiayaan, NPF Turun Menjadi 1,82% hingga Juli 2026

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 11 Agustus 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat kualitas portofolio pembiayaan di tengah dinamika industri multifinance dan perkembangan profil risiko nasabah. Hingga Juli 2026, BRI Finance mencatatkan penurunan tingkat non-performing financing (NPF) sebesar 29 basis poin (bps) secara tahunan menjadi 1,82%.

Perbaikan tersebut mencerminkan konsistensi BRI Finance dalam menjaga kualitas pembiayaan melalui penerapan manajemen risiko yang terukur dan disiplin di setiap tahapan pembiayaan. Pendekatan tersebut dilakukan mulai dari proses underwriting, pemantauan kualitas portofolio, hingga pengelolaan collection.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan bahwa menjaga kualitas aset menjadi bagian penting dalam memastikan pertumbuhan bisnis pembiayaan dapat berlangsung secara sehat dan berkelanjutan.

“Kami terus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan pembiayaan dan kualitas portofolio. Penguatan manajemen risiko dilakukan secara menyeluruh dengan mempertimbangkan karakteristik dan profil risiko dari masing-masing segmen pembiayaan, sehingga setiap keputusan pembiayaan dapat dilakukan secara prudent dan terukur,” ujar Dhani.

Sisi Perseroan memandang karakteristik setiap segmen pembiayaan memiliki profil risiko yang berbeda. Karena itu, pendekatan pengelolaan risiko tidak dapat dilakukan secara seragam, melainkan perlu disesuaikan dengan karakteristik portofolio dan perkembangan profil nasabah.

Untuk menjaga kualitas pembiayaan, BRI Finance secara berkelanjutan melakukan penguatan pada proses underwriting dan pemantauan portofolio. Perusahaan juga mengoptimalkan strategi collection serta memperkuat penerapan early warning system (EWS) untuk membantu mengidentifikasi potensi risiko sejak tahap awal.

“Kami melihat pengelolaan risiko sebagai proses yang berkelanjutan. Dengan pemantauan portofolio yang lebih granular, penguatan early warning system, serta strategi collection yang tepat, kami dapat merespons potensi risiko secara lebih cepat sekaligus menjaga kualitas aset perusahaan,” tambah Dhani.

Baca Juga :  Bitcoin Tembus Rp 2 Miliar: Apakah Masih Bisa Naik Lebih Tinggi?

Langkah ke depan, BRI Finance akan terus menerapkan prinsip prudent financing dengan mengedepankan kualitas dalam setiap penyaluran pembiayaan. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk membangun portofolio yang sehat sekaligus menjaga ketahanan bisnis di tengah perubahan kondisi ekonomi dan dinamika industri pembiayaan.

Dengan penguatan manajemen risiko yang dilakukan secara konsisten, BRI Finance optimistis dapat mempertahankan kualitas portofolio sekaligus melanjutkan pertumbuhan pembiayaan secara berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi nasabah maupun pemangku kepentingan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Peringati Hari Tani Nasional, Linknet Tanam Ribuan Pohon Bersama Petani Hutan
Supplier dan distributor sparepart Komatsu
Menara Jakarta: New Business Address at The Kemayoran CBD
Kapasitas Pelabuhan Naik, Ekosistem Logistik Darat Diperkuat
Bitcoin Bertahan di Kisaran US$80.000, Bittime: Pasar Kripto Tangguh di Tengah Ketidakpastian CLARITY Act
Trail in Cuan: Aktivitas Seru neobank untuk Pelari Kalcer di VOTCHA 2026
Info Kesehatan : Skrining Bisa Cegah Thalassemia Sejak Dini
Road to ENSIA 2026, SUCOFINDO Dorong Inovasi untuk Bisnis Berkelanjutan dan Masyarakat Tangguh

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 15:02

Peringati Hari Tani Nasional, Linknet Tanam Ribuan Pohon Bersama Petani Hutan

Kamis, 24 September 2026 - 15:02

Supplier dan distributor sparepart Komatsu

Kamis, 24 September 2026 - 15:02

Menara Jakarta: New Business Address at The Kemayoran CBD

Kamis, 24 September 2026 - 15:02

Kapasitas Pelabuhan Naik, Ekosistem Logistik Darat Diperkuat

Kamis, 24 September 2026 - 14:02

Bitcoin Bertahan di Kisaran US$80.000, Bittime: Pasar Kripto Tangguh di Tengah Ketidakpastian CLARITY Act

Kamis, 24 September 2026 - 12:02

Info Kesehatan : Skrining Bisa Cegah Thalassemia Sejak Dini

Kamis, 24 September 2026 - 11:02

Road to ENSIA 2026, SUCOFINDO Dorong Inovasi untuk Bisnis Berkelanjutan dan Masyarakat Tangguh

Kamis, 24 September 2026 - 11:02

Enam Tahun Berturut-turut, BINUS Business School Pertahankan Posisi #1 di Indonesia dalam QS Global MBA Rankings 2027

Berita Terbaru

Teknologi

Supplier dan distributor sparepart Komatsu

Kamis, 24 Sep 2026 - 15:02

Teknologi

Menara Jakarta: New Business Address at The Kemayoran CBD

Kamis, 24 Sep 2026 - 15:02