Bukan Sekadar Pilih Kampus, Psikolog Ungkap Fenomena 'Decision Anxiety' yang Hantui Orang Tua & Calon Mahasiswa 2026 - Koran Mandalika

Bukan Sekadar Pilih Kampus, Psikolog Ungkap Fenomena ‘Decision Anxiety’ yang Hantui Orang Tua & Calon Mahasiswa 2026

Selasa, 28 April 2026 - 09:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi, 24 April 2026 – Memilih perguruan tinggi di tahun 2026 bukan lagi soal “masuk mana”, tapi lebih dari itu, yaitu bagaimana mengelola kecemasan massal yang menghantui banyak orang tua dan calon mahasiswa. Fenomena ini dikenal sebagai decision anxiety, di mana banyaknya pilihan, informasi, dan ketidakpastian ekonomi membuat orang tua dan anak terjebak dalam siklus overthinking yang melumpuhkan.

“Kita sering melihat anak menunda-nunda pilihan karena takut salah langkah, sementara orang tua terjebak dalam pencarian pembanding yang tak ada ujungnya,” jelas Dr. Istiani, M.Psi., Faculty Member BINUS University. Menurutnya, tanggung jawab moral untuk memastikan investasi pendidikan tidak “sia-sia” menciptakan tekanan ganda yang belum pernah dirasakan generasi sebelumnya.

Kekhawatiran ini semakin besar dengan data yang menunjukkan bahwa sekitar 36% pemuda Indonesia bekerja di bidang yang tak sesuai dengan ijazah mereka. Angka ini tidak hanya menjadi statistik, melainkan pemicu utama kecemasan bagi banyak orang tua yang harus mengeluarkan biaya besar untuk pendidikan anak mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi hal ini, Prof. Gatot Soepriyanto, Direktur Kampus BINUS @Bekasi, menegaskan bahwa penawar terbaik bagi decision anxiety adalah kejelasan arah.

Baca Juga :  Akselerasi Digitalisasi, BRI KC Otista Gelar Program "Racing BRImo" bagi Pegawai BKN

“Orang tua butuh ketenangan yang berasal dari progres nyata. Itulah mengapa kami mengintegrasikan industri langsung ke dalam kurikulum,” tegasnya.

BINUS @Bekasi sebagai Business, Service & Technology Campus menawarkan pendekatan pembelajaran yang lebih dari sekadar teori. Melalui program Enrichment dan pengalaman industri langsung yang terintegrasi dalam pembelajaran, mahasiswa mendapatkan gambaran nyata tentang dunia kerja. Hal ini memberi progres nyata yang bisa dirasakan oleh orang tua.

“Ketika orang tua melihat anaknya lebih percaya diri, punya pengalaman, dan mulai memahami arah kariernya, rasa cemas itu perlahan berubah menjadi rasa percaya,” tambah Prof. Gatot.

Selain memberikan kejelasan arah, BINUS @Bekasi juga memfokuskan diri pada meredam tekanan finansial yang menjadi salah satu faktor utama kecemasan orang tua. Salah satu solusi yang diberikan adalah Beasiswa EMAS (Empowering Achievement of Student), yang tidak hanya meringankan biaya pendidikan, tetapi juga memberi simbol investasi masa depan anak.

“Dengan adanya Beasiswa EMAS, orang tua bisa lebih fokus pada masa depan anak tanpa merasa terbebani secara finansial. Beasiswa ini juga memberikan emas sebagai simbol investasi, mempertegas bahwa pendidikan adalah investasi yang dapat memberikan return dalam bentuk yang nyata, baik dari sisi finansial maupun karier,” tambah Prof. Gatot.

Baca Juga :  Pembelian Token BRETT di Blockchain Base Kini Tersedia di P2P Beli Finance X CryptoWatch

Dr. Istiani, M.Psi., menegaskan bahwa dalam situasi seperti ini, kejelasan arah dan pengalaman nyata menjadi kunci dalam mengurangi kecemasan.

“Ketika seorang individu, baik orang tua maupun anak yang merasa bahwa mereka berada di jalur yang jelas dan memiliki gambaran masa depan, maka tingkat kecemasan akan berkurang secara signifikan,” jelasnya.

Dengan pendekatan yang mengintegrasikan pengalaman nyata di dunia industri dan dukungan finansial melalui Beasiswa EMAS, BINUS @Bekasi berupaya membantu orang tua dan calon mahasiswa melewati perjalanan ini dengan lebih tenang dan yakin.

Pada akhirnya, keputusan pendidikan bukan hanya tentang memilih kampus, tetapi tentang memastikan bahwa anak mereka berada di jalur yang tepat, dengan rasa aman yang datang dari progres nyata dan pendidikan yang relevan dengan dunia kerja.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Mengelola Aset di Usia Muda: Langkah Awal Membangun Keuangan Jangka Panjang
FLIX Cinema Buka Ruang bagi Sinema Asia melalui Nanyang Film Festival
Ketika Komunitas Menjadi Mesin Pertumbuhan Esports: EVOS dan GoPay Bawa MPL Lebih Dekat ke Sidoarjo
Smart Futuristic City Diorama Karya BINUS @Semarang Tampil di Sewunara 2026
Wujud Kemanusiaan dan Solidaritas, PTPN Group Salurkan Tali Kasih bagi Keluarga Jurnalis Korban Selat Sunda
Plus Gratisnya dari neobank PLUS: Kuota Gratis Transfer antarbank hingga 200 Kali per Bulan
Jaga Kualitas Infrastruktur, PT JMTM Lanjutkan Pekerjaan SFO dan Rekonstruksi Rigid di Ruas Tol Semarang
KAI Bandara Raih Penghargaan Anugerah Humas Indonesia 2026 melalui Railink Magazine Vol. 4

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:09

BRI BO Jatinegara Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Semangat Kebangsaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:56

BRIDS Salurkan Bantuan untuk Dukung Pemulihan Pascagempa di Nusa Tenggara Timur

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:10

Waskita Beton Precast Kembali Tanam 228 Pohon pada September 2026, Lanjutkan Komitmen Pehijauan Bersama Pelanggan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 05:49

SETC Perkuat Kolaborasi Pemerintah dan Swasta untuk Dorong UMKM Naik Kelas

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:45

Emas Kembali Tertekan di Bawah US$4.300, Ini Prediksi XAUUSD Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 - 04:32

Minat Internasional Meningkat Seiring Dimulainya Automechanika Jakarta Besok, Hadirkan Partisipasi Global

Rabu, 23 September 2026 - 21:43

BP Tapera Perluas Sosialisasi KPR Sejahtera FLPP, Dorong Masyarakat Miliki Rumah Pertama

Senin, 14 September 2026 - 06:43

Harga Drone Pertanian DJI Agras 2026: Bandingkan T25P, T55, T70P, dan T100 Sebelum Beli

Berita Terbaru