Cakra Elektrolisis Curi Perhatian di FARM 2026, FisTx Perkenalkan Teknologi Elektrokimia Pertama untuk Sterilisasi Air Tambak di Indonesia - Koran Mandalika

Cakra Elektrolisis Curi Perhatian di FARM 2026, FisTx Perkenalkan Teknologi Elektrokimia Pertama untuk Sterilisasi Air Tambak di Indonesia

Rabu, 30 September 2026 - 09:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 29 September 2026 — FisTx, perusahaan teknologi akuakultur asal Yogyakarta, tampil sebagai salah satu exhibitor yang paling banyak menyita perhatian pengunjung di ajang FARM 2026 yang diselenggarakan Minapoli di Swissôtel Jakarta PIK Avenue. Dari booth nomor 15C, FisTx menghadirkan tiga lini solusi budidaya sekaligus: FDS (Fistx Disinfection System : Baskara UV, Cakra Elektrolisis, Nano Disinfektan) untuk sterilisasi air, Nano Silver untuk penanganan udang yang terserang penyakit, hingga Nawasena Water Test Kit untuk monitoring kualitas air tambak secara mudah.

FARM 2026: Forum Nasional yang Mempertemukan Petambak, Teknisi, dan Asosiasi Industri

FARM 2026 tercatat dihadiri lebih dari 350 peserta, didominasi oleh teknisi dan pemilik tambak udang dari berbagai daerah. Selain sesi seminar dan area pameran, momen penting lain di ajang ini adalah pengukuhan pengurus daerah Shrimp Club Indonesia (SCI) untuk wilayah Aceh, Sumatera Barat, dan Bangka Belitung, yang dilakukan langsung oleh ketua Umum SCI : Prof. Dr. Andi Tamsil, MS., IPM menegaskan posisi FARM 2026 sebagai forum konsolidasi industri udang nasional, bukan sekadar pameran produk.

Baca Juga :  Pasar Global Rebound, Emas Berpeluang Tembus Level Psikologis $3.400

Cakra Elektrolisis: Teknologi yang Paling Banyak Menyita Perhatian

Di antara jajaran produk yang dipamerkan, Cakra Elektrolisis menjadi pusat perhatian pengunjung booth FisTx. Teknologi ini diklaim sebagai sistem sterilisasi air dengan pendekatan elektrokimia pertama yang diterapkan dalam budidaya/akuakultur di Indonesia menggantikan peran kaporit dan disinfektan kimia konvensional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rico Wisnu Wibisono, Founder & CEO FisTx, mengaku sempat terkejut dengan besarnya antusiasme pengunjung terhadap teknologi ini.

“Kami sempat kaget dengan antusiasme yang begitu besar terhadap Cakra Elektrolisis. Banyak pemilik tambak yang penasaran karena ini teknologi elektrokimia pertama yang diterapkan di budidaya udang Indonesia — mereka datang bukan cuma untuk lihat, tapi juga untuk memastikan sendiri bagaimana cara kerjanya bisa menggantikan kaporit.” — Rico Wisnu Wibisono, Founder & CEO FisTx

Manajemen Kualitas Air, Kunci yang Ditekankan dalam Salah Sesi Seminar

Pentingnya kualitas air juga jadi sorotan dalam salah satu sesi seminar FARM 2026. Martha Mamora, Area Manager Adisseo, menyampaikan bahwa penggunaan feed additive saja tidak cukup untuk menjamin performa budidaya yang optimal.

Baca Juga :  Cara Aman Mengelola Uang di Era Serba QRIS

“Feed additive memang dapat meningkatkan kecernaan dan kesehatan udang, namun tetap harus diimbangi dengan manajemen kualitas air, pakan, dan biosecurity yang baik.” — Martha Mamora, Area Manager Adisseo

Poin inilah yang selama ini coba dijawab FisTx melalui Cakra Elektrolisis. Sejak mulai diperkenalkan awal tahun 2026, teknologi ini sudah mulai dipercaya dan diterapkan di sejumlah titik budidaya di Pulau Jawa mulai dari Banyuwangi (Jawa Timur), Jepara (pesisir utara), Purworejo (selatan), hingga Serang (Banten, bagian barat), sebuah sebaran yang menunjukkan bahwa kebutuhan akan solusi sterilisasi air bebas kaporit bukan cuma isu di satu wilayah, tapi kebutuhan nasional.

Kehadiran FisTx di FARM 2026 sekaligus menegaskan arah industri budidaya udang yang semakin sadar pentingnya manajemen kualitas air sebagai fondasi, bukan sekadar pelengkap. Dengan animo besar terhadap Cakra Elektrolisis, FisTx membuka peluang lebih lebar bagi solusi sterilisasi air tanpa kaporit untuk diadopsi lebih luas oleh petambak di berbagai wilayah Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Moladin Hadirkan Program Sewa Kepemilikan Mobil Listrik untuk Driver Online
Ducking.id Perkuat Layanan Impor Borongan dan B2B dari China, Dampingi Pelaku Usaha dari Pemula hingga Skala Perusahaan
PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara, Tanam Pohon dan Tebar 10.000 Bibit Ikan untuk Perkuat Keanekaragaman Hayati
Telkom AI Center Aceh Mengasah Kemampuan dan Skill Data untuk Persiapan Karir di bidang Artificial Intelligence
Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN I Optimalkan Aset untuk Dukung Pangan dan Energi Nasional
Perluas Literasi AI, Telkom AI Center Malang Ajak Perempuan Ojol Manfaatkan AI Secara Produktif
Telkom AI Connect Dukung CREATHON 2026 Dorong Mahasiswa Kembangkan Solusi Digital Berbasis AI di Makassar
AI Mulai Jadi Bagian dari Workflow Bisnis, Telkom AI Center Malang Perkuat Kapabilitas Digital Pelaku Usaha

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 21:43

BP Tapera Perluas Sosialisasi KPR Sejahtera FLPP, Dorong Masyarakat Miliki Rumah Pertama

Senin, 14 September 2026 - 06:43

Harga Drone Pertanian DJI Agras 2026: Bandingkan T25P, T55, T70P, dan T100 Sebelum Beli

Selasa, 8 September 2026 - 19:01

BIZTECH for Change 2026 Perkuat Peran BINUS @Bekasi sebagai Business, Service, and Technology Campus

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:43

Semarak Kemerdekaan, BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Motor Baru Mulai 0,7% per Bulan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 06:11

Ikatan Perencana Desa (IPD) Jadikan Layar Desa Sebagai Metode, Hidupkan Desa dan Ajak Perencana Lebih Memahami Desa

Jumat, 28 Agustus 2026 - 06:04

Polda NTT Dampingi Wapres Gibran dari Sekolah hingga Tenda Pengungsian, Pastikan Korban Gempa Terlayani

Jumat, 28 Agustus 2026 - 06:00

AGE Strategic Perkuat Ekosistem Strategy-to-Execution untuk Mendukung Pertumbuhan Bisnis di Indonesia

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:37

Momentum Strategis Indonesia Emas 2045! Infrastruktur AI Marketing Tigo AI Membantu Brand Merebut Pasar Ekonomi Digital Bernilai 300 Miliar

Berita Terbaru