Chat dari Iklan WhatsApp Bisa Gratis 72 Jam, Ini Cara Maksimalkannya - Koran Mandalika

Chat dari Iklan WhatsApp Bisa Gratis 72 Jam, Ini Cara Maksimalkannya

Selasa, 22 September 2026 - 09:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order.

Iklan Click-to-WhatsApp tidak hanya membuka percakapan langsung dengan calon pelanggan. Dalam kondisi tertentu, chat yang dimulai dari iklan juga dapat memperoleh window gratis selama 72 jam. Kesempatan ini dapat digunakan untuk menjawab pertanyaan, melakukan kualifikasi, dan menyiapkan tindak lanjut tanpa menambah biaya service message selama window berlaku.

Namun, window tersebut tidak aktif tanpa syarat. Bisnis harus merespons pelanggan dalam batas waktu yang ditentukan dan tetap memerlukan alur yang rapi agar tiga hari tidak habis untuk pertanyaan dasar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Cara Kerja Window Gratis 72 Jam

Alurnya dimulai ketika pelanggan mengklik iklan Click-to-WhatsApp dan mengirim pesan. Bisnis kemudian perlu memberikan respons dalam 24 jam. Jika ketentuan terpenuhi, window gratis 72 jam dihitung sejak balasan pertama bisnis terkirim.

Window ini berlaku untuk percakapan yang memenuhi kriteria, bukan seluruh chat WhatsApp. Tim marketing dan customer service perlu membedakan source agar percakapan organik, campaign lain, dan CTWA tidak tercampur dalam laporan.

Setelah window berakhir, tindak lanjut kembali mengikuti kategori dan ketentuan pesan yang berlaku. Karena itu, jadwal follow-up harus dirancang berdasarkan prioritas lead, bukan hanya karena kontak pernah masuk dari iklan.

Baca Juga :  Coach Priska Sahanaya Menginspirasi di SMP Santo Antonius Melalui Public Speaking bersama PRONAS dan SINOTIF

Gunakan 72 Jam untuk Menjawab dan Mengualifikasi

Respons pertama sebaiknya menyelesaikan dua hal: menjawab kebutuhan utama dan mengumpulkan informasi yang benar-benar diperlukan. Hindari banyak sapaan terpisah sebelum memahami maksud pelanggan. Pertanyaan kualifikasi dapat diringkas melalui Form agar nama, kebutuhan, skala bisnis, dan waktu rencana diterima sekaligus.

Setelah data awal tersedia, percakapan dapat diarahkan berdasarkan kebutuhan. Lead yang siap berbicara dengan sales diteruskan kepada owner yang tepat, sedangkan pertanyaan umum dijawab dari knowledge base. Kasus yang belum siap membeli dapat menerima informasi relevan tanpa dipaksa melalui rangkaian pesan panjang.

Tim juga perlu menetapkan batas waktu internal. Respons pertama diprioritaskan pada jam yang sama, kualifikasi diselesaikan lebih awal, dan tindak lanjut penting dilakukan sebelum window berakhir. Tujuannya bukan mengirim sebanyak mungkin pesan, melainkan mempercepat keputusan.

Sebelum campaign aktif, siapkan jawaban utama, field Form, kriteria lead, owner tiap kategori, dan batas kapan chat diteruskan ke sales atau support. Persiapan ini mengurangi keputusan ad hoc yang biasanya menambah pesan dan memperlambat respons.

Lacak Campaign sampai Closing

Window gratis hanya bernilai jika bisnis dapat mengetahui campaign mana yang menghasilkan percakapan berkualitas. Karena itu, source perlu ditandai sejak teks awal dan dibawa sampai lead, deal, serta won.

Baca Juga :  PT Bambang Djaja Memperkenalkan AVR Transformer untuk Stabilitas Tegangan Optimal

Barantum menyediakan CTA WhatsApp Tracking Barantum untuk menyiapkan kode unik pada setiap campaign Click-to-WhatsApp.

Kode dibaca dari teks awal percakapan dan mengikuti contact, lead, serta deal. Dengan cara ini, campaign yang masuk ke nomor yang sama tetap dapat dibedakan tanpa mengandalkan sumber terakhir.

CRM Barantum kemudian menghubungkan source dengan sales owner, tahapan pipeline, nilai deal, dan status closing sehingga kualitas traffic dapat dinilai sampai hasil akhir.

Biaya iklan tidak ditarik otomatis ke Barantum. ROAS tetap dihitung manual dengan membandingkan ad spend di platform iklan terhadap revenue atau margin dari source yang sudah tercatat.

Untuk menjaga peluang window 72 jam pada chat yang masuk di luar jam kerja, AI Agent Barantum dapat membantu memberi respons awal berbasis knowledge base. Penggunaannya tetap mengikuti flow yang disetujui dan bukan alasan untuk mengirim pesan berlebihan.

Selain revenue, pantau kecepatan respons, proporsi chat yang memenuhi syarat window, qualified lead, dan waktu menuju follow-up pertama. Campaign dengan biaya klik murah belum tentu lebih baik jika respons terlambat atau mayoritas chat tidak bergerak ke tahap berikutnya.

Setelah window berakhir, tinjau minat, tahapan pipeline, dan izin komunikasi sebelum follow-up. Pesan yang tepat sasaran lebih bernilai daripada menambah volume kepada seluruh kontak tanpa prioritas.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

PT Rohto Laboratories Indonesia hadirkan kembali kegiatan ROHTO PEDULI – “Joy of Seeing – A Healthy Future for All” dengan membagikan 1.500 kacamata gratis bagi siswa SD dan SMP serta 500 kacamata gratis bagi para lansia & operator pabrik.
JELANG WAJIB HALAL 18 OKTOBER, FONDASI INDUSTRI HALAL TELAH SIAP
Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti
Triwulan III 2026, KA Sangkuriang Jadi Favorit Pengguna Jasa dengan Okupansi 240,53%
Bitcoin Tertekan Ketidakpastian Ekonomi Global, Ini Faktor yang Perlu Dicermati Investor
Beyond Borders: Dari Indonesia, Membawa Kapabilitas PLN NPC ke Dunia
Bank Mandiri Taspen Raih Dua Penghargaan Terbaik 1 Kinerja Pembayaran Pensiunan
PLUS Diskonnya dari neobank Plus: Ada Promo QRIS, Diskon Merchant, hingga Top Up E-Wallet

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:02

Resmi Kenalkan Ketua Baru, PAN NTB Langsung Bidik Target Besar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:44

MotoGP Mandalika: Kerugian Perusahaan dan Dampak Ekonomi adalah Dua Hal Berbeda

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:21

275 PMI NTB Dideportasi, Muazzim Akbar Ungkap 3 Penyebab Utama

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:35

Hotel Penuh, UMKM Ketiban Rezeki! Ini Dampak MotoGP Mandalika bagi NTB

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:48

Iqbal dan Dinda Satu Suara: Marquez! Sembeq Sasak Ikut Mengiringi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:30

Bale Kita Hadir di BIZAM, Kerajinan NTB Makin Mendunia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:10

Mandalika Street Food: Dari Keramaian MotoGP Menuju Destinasi Sepanjang Tahun

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:32

Bank NTB Syariah Kucurkan Beasiswa Rp111,6 Juta untuk 15 Mahasiswa Unram

Berita Terbaru