Computer Engineering BINUS University Hadirkan Solusi Inklusif lewat Eye Cursor untuk Penyandang Disabilitas Motorik - Koran Mandalika

Computer Engineering BINUS University Hadirkan Solusi Inklusif lewat Eye Cursor untuk Penyandang Disabilitas Motorik

Jumat, 8 Agustus 2025 - 10:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi, 1 Agustus 2025 — Tim mahasiswa dari Jurusan Computer Engineering BINUS University menciptakan terobosan teknologi asistif bernama Eye Cursor, sebuah alat pembaca sensor gerak mata yang dirancang khusus untuk mendukung aktivitas penyandang disabilitas motorik. Inovasi ini menjadi bagian dari komitmen BINUS University, melalui Faculty of Engineering, dalam mendorong pemanfaatan teknologi.

Uji coba perdana Eye Cursor dilakukan pada 1 Agustus 2025 di Rumah Singgah, Cluster Ifolia, Harapan Indah, Bekasi. Alat ini diujicobakan langsung kepada ayah dari Ibu Monica Linda yang mengalami kelumpuhan total (tetraplegia). Dengan teknologi eye-tracking yang terintegrasi dengan komputer, Eye Cursor memungkinkan pengguna untuk mengontrol kursor di layar hanya dengan gerakan mata.

Image

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski masih dalam bentuk prototipe, uji coba menunjukkan hasil yang menjanjikan dan mendapat respons positif dari pihak keluarga.

Baca Juga :  CRRC Sifang Ajak Siswa SMP dan Komunitas Kereta Api Mengenal Teknologi Transportasi Masa Depan

“Alat ini sangat membantu ayah saya untuk beraktivitas tanpa bantuan orang lain. Saya berharap alat ini bisa dikembangkan lebih luas dan dijangkau oleh masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Ibu Monica Linda.

Sherren, mahasiswi tim pengembang dari Computer Engineering BINUS University, menjelaskan bahwa proyek ini dibuat dengan harapan dapat mempermudah kehidupan penyandang disabilitas.

“Kami ingin mereka merasa lebih mandiri dan tidak selalu bergantung pada orang lain dalam menjalani kegiatan harian,” ujarnya.

Bapak Marcel Saputra, selaku Research and Development Coordinator BINUS University, menambahkan bahwa proses pengembangan Eye Cursor melibatkan pendekatan teknis berbasis algoritma OpenCV dan guess estimation, serta konsultasi akademik yang ketat. “Inovasi ini mencerminkan bagaimana teknologi jika diarahkan dengan benar, bisa menjadi alat transformasi sosial yang nyata.”

Proyek Eye Cursor merupakan wujud nyata peran Faculty of Engineering BINUS University dalam mendorong mahasiswa tidak hanya untuk unggul dalam bidang teknologi, tetapi juga untuk menciptakan solusi yang berdampak langsung bagi masyarakat. Inisiatif ini sekaligus mencerminkan visi BINUS University untuk menghadirkan inovasi berdampak.

Baca Juga :  Di Tengah Gempuran Fast Beauty, Brand Lokal Tunjukkan Ketahanan Berkat Komunitas yang Loyal

Tentang Eye Cursor

Image

Eye Cursor adalah perangkat bantu yang memungkinkan pengoperasian komputer hanya dengan gerakan mata. Dirancang khusus bagi penyandang disabilitas motorik, alat ini memanfaatkan teknologi pelacakan mata (eye-tracking) yang terintegrasi dengan sistem antarmuka pengguna. Dengan sistem ini, pengguna dapat mengontrol kursor di layar secara presisi, tanpa perlu menggunakan tangan atau alat bantu lainnya.

Tentang BINUS UNIVERSITY

BINUS University merupakan institusi pendidikan tinggi swasta unggulan di Indonesia yang berfokus pada pengembangan inovasi, kolaborasi industri, dan kontribusi nyata bagi masyarakat. Melalui pendekatan yang berorientasi pada teknologi dan keberlanjutan, BINUS terus mendorong mahasiswanya untuk menciptakan solusi masa depan yang inklusif dan berdampak.

Berita Terkait

Inspeksi Aset Bawah Laut di Fasilitas Migas dengan FIFISH E-Master
Pemantauan Keamanan Hutan dan Deteksi Kebakaran Lahan dengan DJI Dock 3
Distribusi Material Konstruksi ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100
Deteksi Anomali Termal pada Aset Transmisi Listrik dengan Kamera Hikmicro
Distribusi Pupuk dan Agrokimia ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100
Kuantifikasi Emisi Metana di Fasilitas Migas dengan Sensor SeekOps
Mengatasi Ancaman Drone Tidak Sah dengan Anti Drone LZ Tech
Manajemen Vegetasi dan Analisis Koridor Transmisi dengan Software LiDAR Terrasolid

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 02:00

Inspeksi Aset Bawah Laut di Fasilitas Migas dengan FIFISH E-Master

Jumat, 20 Maret 2026 - 02:00

Pemantauan Keamanan Hutan dan Deteksi Kebakaran Lahan dengan DJI Dock 3

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:00

Distribusi Material Konstruksi ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:00

Deteksi Anomali Termal pada Aset Transmisi Listrik dengan Kamera Hikmicro

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:00

Distribusi Pupuk dan Agrokimia ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:00

Mengatasi Ancaman Drone Tidak Sah dengan Anti Drone LZ Tech

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:00

Manajemen Vegetasi dan Analisis Koridor Transmisi dengan Software LiDAR Terrasolid

Kamis, 19 Maret 2026 - 23:00

KAI Divre III Palembang Imbau Masyarakat Manfaatkan Faskes Alternatif Selama Klinik Mediska Tutup Sementara

Berita Terbaru