D-RTK 3: Perangkat GPS Terbaru yang Siap Mendukung Operasi Drone Profesional - Koran Mandalika

D-RTK 3: Perangkat GPS Terbaru yang Siap Mendukung Operasi Drone Profesional

Selasa, 25 Februari 2025 - 11:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 25 Februari 2025 – DJI, produsen drone terkemuka, kembali menghadirkan inovasi terbarunya dengan meluncurkan D-RTK 3, perangkat GPS yang dirancang untuk memberikan akurasi dan fleksibilitas tinggi. Perangkat ini diperuntukan untuk berbagai operasi drone seperti survei dan pemetaan, inspeksi, pemodelan 3D, hingga misi pencarian dan penyelamatan.

D-RTK 3 hadir sebagai solusi unggulan bagi industri yang membutuhkan pengukuran GPS yang akurat. Dilengkapi dengan antena dielectric berkinerja tinggi, perangkat ini mampu memberikan akurasi hingga tingkat milimeter. Keunggulan ini menjadikan D-RTK 3 kompatibel dengan drone-drone canggih dari DJI seperti seri Matrice 4, Matrice 350 RTK, dan Mavic 3 Enterprise. Selain itu, D-RTK 3 terintegrasi dengan DJI Terra, serta aplikasi DJI Enterprise yang memastikan perangkat ini dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan survei dan pemetaan dengan tingkat presisi yang sangat tinggi. D-RTK 3 juga memungkinkan untuk dipasangkan dengan drone bermodul GPS-RTK lain. 

Perangkat ini juga mendukung teknologi RTK (Real-Time Kinematics) dan PPK (Post-Processed Kinematics), memungkinkan pengumpulan data secara real-time maupun pengolahan data pasca-operasi.  D-RTK 3 dapat diandalkan untuk berbagai medan, baik di kawasan perkotaan dengan banyak rintangan maupun di lokasi terpencil dengan konektivitas terbatas.

Dengan dukungan lima sistem GNSS, base station D-RTK 3 ini juga menawarkan fitur Precise Point Positioning (PPP), memberikan akurasi tingkat desimeter meskipun di lokasi dengan sinyal internet yang lemah.

D-RTK 3, perangkat GPS yang dirancang untuk memberikan akurasi dan fleksibilitas tinggi

Salah satu fitur inovatif dari D-RTK 3 adalah Mode Broadcast, yang memungkinkan beberapa perangkat terhubung secara bersamaan tanpa konfigurasi tambahan. Mode ini sangat ideal bagi pengelola armada drone besar, terutama dalam operasi berskala besar seperti pemetaan wilayah luas atau inspeksi infrastruktur. Dilengkapi dengan teknologi transmisi video OcuSync 4 Enterprise, perangkat ini mampu menjangkau hingga 15 kilometer dengan transmisi video yang stabil, memastikan operasional tetap lancar meski di wilayah terpencil.

Selain itu, perangkat ini juga dilengkapi dengan Mode Relay, yang memungkinkan perluasan jangkauan operasional dengan memanfaatkan relay station. Mode ini sangat berguna dalam operasi di kawasan perkotaan dengan gangguan sinyal akibat struktur tinggi, maupun di medan terpencil seperti pegunungan atau lembah yang dalam. Kemampuan ini memberikan keandalan sinyal yang optimal antara drone, remote controller, dan relay station untuk memastikan operasi tetap berjalan mulus.

Baca Juga :  Hisense Pertahankan Posisi Dua Besar Secara Global Sepanjang Tahun 2023

Bagi para surveyor dan kartografer, Mode Rover juga menjadi fitur yang sangat membantu. Dengan pengambilan koordinat Ground Control Points (GCP) dan Checkpoints (CP), perangkat ini dilengkapi dengan IMU berpresisi tinggi serta pengukuran kemiringan yang akurat. Mode Rover tidak hanya meningkatkan akurasi pengumpulan data, tetapi juga mengurangi waktu set up secara signifikan. Pengguna dapat dengan mudah mengekspor data GCP dengan satu klik untuk pemrosesan di DJI Terra, sehingga seluruh alur kerja menjadi lebih efisien.

Terra Drone Indonesia, sebagai Golden Reseller DJI, menawarkan D-RTK 3 sebagai solusi untuk berbagai aplikasi industri di Indonesia. Produk ini sudah siap dibeli, dan pelanggan dapat melakukan uji coba untuk merasakan performa teknologi canggihnya.

Berita Terkait

Pandai Gadai: Hadirkan Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk Gadai Elektronik
Mengapa Limit Pinjaman yang Kamu Dapat Bisa Berbeda? Ini Penjelasannya
Dulu Diajarkan Menabung, Kini Saatnya Belajar Membuat Uang Bertumbuh
Inspiraya Goes to Campus Gunadarma, Bank Raya Ajak Mahasiswa Cerdas Kelola Cash Flow dan Mulai Berinvestasi Sejak Dini
Drone as First Responder: Cara Baru Merespons Keadaan Darurat Hadir di Indonesia
“DNA” Presiden Menandai Bangkitnya Diplomasi Peradaban
7 Ide Usaha Kreatif untuk Pemula yang Ingin Memulai Usaha
SUCOFINDO – HCETS PERKUAT SINERGI BILATERAL DORONG SOLUSI WASTE TO ENERGY YANG BERKELANJUTAN

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 01:02

Pandai Gadai: Hadirkan Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk Gadai Elektronik

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:02

Mengapa Limit Pinjaman yang Kamu Dapat Bisa Berbeda? Ini Penjelasannya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:36

Dulu Diajarkan Menabung, Kini Saatnya Belajar Membuat Uang Bertumbuh

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:02

Inspiraya Goes to Campus Gunadarma, Bank Raya Ajak Mahasiswa Cerdas Kelola Cash Flow dan Mulai Berinvestasi Sejak Dini

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:01

“DNA” Presiden Menandai Bangkitnya Diplomasi Peradaban

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:02

7 Ide Usaha Kreatif untuk Pemula yang Ingin Memulai Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:02

SUCOFINDO – HCETS PERKUAT SINERGI BILATERAL DORONG SOLUSI WASTE TO ENERGY YANG BERKELANJUTAN

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:02

BINUS @Malang Perkuat Kolaborasi dengan Orang Tua melalui Parents Day BINUSIAN B2030

Berita Terbaru

NTB Terkini

Diduga Cemari Laut, DLHK NTB Periksa Tambak Udang di KLU

Selasa, 18 Agu 2026 - 19:52