Dari Bauksit ke Baterai EV, MIND ID Bangun Rantai Hilirisasi Menuju Industri Masa Depan Indonesia - Koran Mandalika

Dari Bauksit ke Baterai EV, MIND ID Bangun Rantai Hilirisasi Menuju Industri Masa Depan Indonesia

Rabu, 15 April 2026 - 11:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan Indonesia terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan proyek-proyek strategis hilirisasi di seluruh Anggota Grup.

Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin menyampaikan bahwa MIND ID konsisten meningkatkan perannya sebagai pengelola sumber daya alam mineral dan batu bara, sekaligus menjalankan agenda hilirisasi yang selaras dengan mandat pemerintah.

Melalui sinergi dan kolaborasi antar Anggota Grup MIND ID, berbagai proyek hilirisasi dikembangkan untuk memperkuat kapasitas nasional dalam pengolahan, pemurnian, dan pengembangan industri berbasis sumber daya alam. Langkah ini diharapkan menjadi motor penggerak peningkatan kinerja ekonomi, sekaligus memperkuat ketahanan energi dan mendukung transisi energi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“MIND ID berkomitmen memastikan agenda hilirisasi nasional tidak hanya berjalan, tetapi juga memberikan manfaat yang nyata dan terukur bagi perekonomian nasional, sekaligus mendukung ketahanan energi, transisi energi terbarukan, serta pembangunan industri masa depan Indonesia,” kata Maroef dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi XII DPR RI di Jakarta, Senin (13/4/2026).

Salah satu fokus utama Grup MIND ID saat ini adalah pengembangan rantai terintegrasi bauksit–alumina–aluminium. MIND ID membangun integrasi proses dari hulu ke hilir, di mana ANTAM mengelola tambang bauksit, kemudian bauksit diolah menjadi alumina oleh PT Borneo Alumina Indonesia (BAI).

Baca Juga :  BRI Finance Permudah Kepemilikan Motor Premium Lewat Pembiayaan Bunga Mulai 0,7%

Selanjutnya, INALUM mengembangkan smelter aluminium yang didukung pasokan energi dari Bukit Asam melalui PLTU Mempawah.

Integrasi ini memperkuat basis industri nasional karena seluruh rantai pengolahan berjalan di dalam negeri, sekaligus membantu mengurangi ketergantungan pada impor aluminium.

Pada komoditas emas, ANTAM juga membangun fasilitas manufaktur logam mulia di Gresik. Kolaborasi yang melibatkan Freeport Indonesia sebagai pemasok bahan baku emas diharapkan memperkuat daya saing Indonesia dalam memenuhi kebutuhan emas investasi masyarakat.

Dalam rangka memperkuat ketahanan energi nasional, Grup MIND ID mengambil peran melalui pengembangan proyek Coal to DME sebagai upaya mengurangi ketergantungan pada LPG impor. Bukit Asam selaku operator proyek telah mengalokasikan cadangan batu bara kalori rendah sebagai bahan baku DME, termasuk menyiapkan kawasan industri pendukung.

Di sisi mineral kritis, MIND ID melalui Vale Indonesia mengembangkan proyek-proyek strategis, antara lain pengolahan nikel berkadar rendah di Sorowako serta pembangunan smelter HPAL di Pomalaa, Bahodopi, dan Sorowako. Proyek ini ditujukan untuk menghasilkan MHP (Mixed Hydroxide Precipitate) dan feronikel (FeNi) sebagai bagian dari rantai pasok industri baterai dan industri logam.

Baca Juga :  Perusahaan Global Berlomba Lomba Pakai Stablecoin. Kenapa?

Untuk komoditas timah, hilirisasi diarahkan pada pengolahan logam timah menjadi timah bubuk melalui fasilitas seperti Batu Ausmelt dan Batu Industri, guna meningkatkan nilai tambah produk timah nasional melalui produk turunan yang lebih beragam.

Dalam pengembangan ekosistem industri baterai kendaraan listrik (EV Battery), Grup MIND ID juga membangun rantai industri yang lebih terintegrasi, mulai dari penambangan bijih nikel, pengolahan dan pemurnian nikel di Halmahera Timur, hingga pembangunan pabrik battery cell dan battery pack di Karawang.

Proyek ini diharapkan memperkuat kapasitas nasional untuk memenuhi kebutuhan baterai kendaraan listrik yang terus tumbuh.

Maroef menegaskan bahwa pengembangan proyek hilirisasi ke depan juga akan diperkuat melalui program riset dan pengembangan (R&D) yang lebih agresif. Menurutnya, penguatan R&D merupakan praktik yang lazim dijalankan negara yang mengembangkan operasi tambang terintegrasi dari hulu ke hilir.

“Kami sangat ingin memiliki R&D sendiri, khususnya terkait pertambangan mineral dan batu bara. Dan juga yang non-teknisnya terkait laboratorium untuk persaingan pasar. Itu akan kami laboratioum-kan, sehingga kita bisa mengantisipasi pasar di luar negeri,” pungkasnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Plus Gratisnya dari neobank PLUS: Kuota Gratis Transfer antarbank hingga 200 Kali per Bulan
Jaga Kualitas Infrastruktur, PT JMTM Lanjutkan Pekerjaan SFO dan Rekonstruksi Rigid di Ruas Tol Semarang
KAI Bandara Raih Penghargaan Anugerah Humas Indonesia 2026 melalui Railink Magazine Vol. 4
Multi-Level BoM Odoo: Rakit Produk Bertingkat Tanpa Salah Komponen
Mulai 9 Oktober, KAI Daop 1 Jakarta Jaga 5 Perlintasan Sebidang di Bekasi dan Tangerang
Motor Impian Makin Dekat, BRI Finance Hadirkan Bunga Mulai 0,7%
Incar Generasi Muda, itel Rilis Jingle “I Tell You” dengan Trio “Jangan Calling”
HP 2 Jutaan Ini Punya 2 Layar, Bisa Selfie Pakai Kamera Utama! Intip Harga dan Spesifikasi itel A300+

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:31

ITDC Gandeng BSI, Mandalika Perkuat Identitas Wisata Halal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:36

Tiket Mahal Justru Cepat Ludes, Troy Sebut Sinyal Ekonomi Positif

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:50

Dari Layanan hingga Lintasan, SDM Lokal Jadi Kekuatan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:45

MotoGP Mandalika 2026, Merchandise Veda Ega Pratama dan Marc Marquez Diminati Pembeli

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:18

Pertamina Mandalika International Circuit Naik Level! Homologasi Grade A FIM Resmi Dikantongi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:46

Jelang Pilkades, DPMD Loteng Akui Konflik Horizontal Rentan Terjadi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:28

RSUD Praya Naik Kelas, FP4 NTB Sorot ‘Wajah Lama’ di Struktur Baru

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:08

Tiket MotoGP Mandalika Diburu, 4 Kategori Sudah di Atas 95 Persen

Berita Terbaru