Dari C-Suite ke Founder Posthinks Agency: Kenapa Semakin Banyak Eksekutif Senior Pilih Bangun Agency Sendiri di Usia Produktif? - Koran Mandalika

Dari C-Suite ke Founder Posthinks Agency: Kenapa Semakin Banyak Eksekutif Senior Pilih Bangun Agency Sendiri di Usia Produktif?

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ada momen di mana saya duduk di ruangan yang nyaman, jabatan yang tertulis jelas di kartu nama, dan gaji yang masuk otomatis setiap tanggal satu lalu bertanya: seberapa lama saya mau terus begini?

Pertanyaan itu bukan muncul karena tidak bahagia. Justru sebaliknya saya sedang di titik terbaik karier korporat saya. Chief Sales & Marketing Officer, empat tahun lebih di sebuah perusahaan mediaa & agency, memimpin tim sales, digital strategy, social media, dan influencer marketing. Semua angka tumbuh. Semua orang bilang karier saya bagus.

Tapi ada sesuatu yang tidak bisa saya abaikan: saya tahu persis apa yang hilang dari industri ini, dan saya tahu cara mengisinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ini Bukan Soal Kabur Ini Soal Kalkulasi

Ada kesalahpahaman besar tentang eksekutif yang memilih keluar dari korporat untuk membangun sesuatu sendiri. Banyak yang menganggap ini keputusan emosional burnout, konflik internal, atau sekadar bosan rutinitas.

Kenyataannya, setidaknya untuk saya dan banyak eksekutif yang saya kenal, ini adalah keputusan yang sangat kalkulatif.

Setelah lebih dari satu dekade di industri digital dari Suara Merdeka, Kompas Gramedia, RWE Digital Agency, Okezone, kumparan, hingga Urbanasia saya punya sesuatu yang tidak ternilai: peta lengkap ekosistemnya. Saya tahu cara kerja media nasional dan lokal dari dalam. Saya tahu apa yang benar-benar dibutuhkan brand tapi tidak bisa mereka minta secara eksplisit. Saya tahu mana strategi yang kelihatan bagus di pitch deck tapi gagal di eksekusi.

Baca Juga :  Tingkatkan Kenyamanan, KAI Daop 4 Semarang Operasikan Kereta Eksekutif Stainless Steel New Generation untuk KA Argo Muria dan Argo Sindoro Mulai 15 Juni 2025

Di titik itu, pertanyaannya bukan lagi “berani tidak?” tapi “kenapa tidak sekarang?”

Gap yang Tidak Ada yang Mengisi

Saya mendirikan Posthinks pada tahun 2019 bukan karena ingin punya perusahaan sendiri sebagai tujuan tapi karena saya melihat gap yang nyata.

Brand-brand besar di Indonesia punya anggaran marketing yang besar. Tapi mereka sering kali berjalan dengan strategi yang terfragmentasi: satu vendor untuk influencer, satu lagi untuk media placement, satu lagi untuk SEO, satu lagi untuk data. Hasilnya? Tidak ada yang terintegrasi. Tidak ada yang bisa diaudit secara menyeluruh.

Posthinks lahir sebagai jawaban atas itu: satu ekosistem yang menggabungkan big data, 100.000+ talent dan buzzer, 500+ content clipper, 10.000+ media network, SEO, dan media buying semuanya terkoneksi dan terukur.

Hasilnya bukan teori. Dalam waktu satu setengah tahun, kami sudah menangani kampanye untuk Pertamina, Shopee, Telkom, OCBC, Unilever, BRI dan menghasilkan angka yang bisa dipertanggungjawabkan: 3 juta unique visitors per bulan untuk OCBC.

Tren yang Sedang Kita Saksikan Bersama

Saya bukan satu-satunya. Dalam lima tahun terakhir, semakin banyak eksekutif senior VP, C-level, GM yang memilih keluar dari korporat di usia produktif untuk membangun sesuatu sendiri. Ini bukan krisis identitas. Ini adalah pergeseran yang logis.

Ada tiga hal yang membuat momen ini berbeda dari generasi sebelumnya:

Baca Juga :  VRITIMES dan Panjikendari.com Jalin Kemitraan Strategis untuk Memperkuat Distribusi Berita

Pertama, ekosistem pendukung semakin matang. Talenta freelance berkualitas, platform teknologi yang powerful, dan akses ke jaringan yang dulu hanya dimiliki korporat besar sekarang bisa dibangun oleh tim kecil yang tepat.

Kedua, klien semakin sophisticated. Mereka tidak lagi mencari vendor terbesar mereka mencari yang paling paham industri mereka. Dan tidak ada yang lebih paham industri daripada orang yang sudah bertahun-tahun bergerak di dalamnya dari level strategis.

Ketiga, window of opportunity tidak menunggu. Di industri yang bergerak secepat digital marketing, mereka yang punya network, insight, dan track record punya keunggulan yang sangat konkret tapi keunggulan itu memiliki shelf life. Semakin lama ditunda, semakin tipis keunggulan itu.

Pertanyaan yang Seharusnya Ditanyakan

Kalau Anda seorang eksekutif senior yang pernah sekilas memikirkan hal yang sama, izinkan saya balik bertanya:

Apa yang sudah Anda ketahui dari dalam industri yang belum bisa dilakukan oleh orang lain dengan benar? Dan berapa lama lagi Anda akan menyimpan pengetahuan itu untuk organisasi orang lain?

Saya tidak sedang bilang semua orang harus jadi founder. Tapi saya sedang bilang: usia produktif adalah aset dan pilihan terbaik untuk aset itu bukan selalu berada di dalam struktur yang sudah ada.

Kadang, keputusan terbaik adalah membangun meja Anda sendiri.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Persaingan Kedai Kopi Meningkat, Sistem POS Bantu Tingkatkan Efisiensi Operasional
Wujudkan Generasi Sehat dan Produktif, SUCOFINDO Banjarmasin Gelar Sosialisasi HIV/AIDS
Safe Haven Kembali Diburu, Dupoin Futures Prediksi Harga Emas (XAUUSD) Menguat
Pelindo Multi Terminal Tanjung Intan Perkuat Kinerja Operasional Pelabuhan
Cara Top Up Game Tercepat & Teraman 2026
Fazzio Sunset Blue Hybrid x Alkateri, Motor Limited Edition Buat Nyempurnain Look Retro-Future Lo
Holding Perkebunan Nusantara Dukung Kampus Berbasis Perkebunan, Arya Sandhiyudha Jadi Mahasiswa Angkatan Pertama Magister ITSI
Perkuat SDM Unggul, BRI Finance Genjot Rekrutmen Talenta Profesional di Kuartal III 2026

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:02

Persaingan Kedai Kopi Meningkat, Sistem POS Bantu Tingkatkan Efisiensi Operasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:02

Wujudkan Generasi Sehat dan Produktif, SUCOFINDO Banjarmasin Gelar Sosialisasi HIV/AIDS

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:02

Safe Haven Kembali Diburu, Dupoin Futures Prediksi Harga Emas (XAUUSD) Menguat

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:02

Pelindo Multi Terminal Tanjung Intan Perkuat Kinerja Operasional Pelabuhan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:02

Cara Top Up Game Tercepat & Teraman 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:02

Holding Perkebunan Nusantara Dukung Kampus Berbasis Perkebunan, Arya Sandhiyudha Jadi Mahasiswa Angkatan Pertama Magister ITSI

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:36

Perkuat SDM Unggul, BRI Finance Genjot Rekrutmen Talenta Profesional di Kuartal III 2026

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:02

Pilihan Mobil Makin Beragam di GIIAS 2026, BRI Finance Tawarkan Pembiayaan Lebih Terukur

Berita Terbaru

Teknologi

Cara Top Up Game Tercepat & Teraman 2026

Rabu, 5 Agu 2026 - 10:02