Dari Depresi hingga Dementia: Edwin Bangkit dan Raup Rp66 Juta dalam 3 Bulan Lewat Coding - Koran Mandalika

Dari Depresi hingga Dementia: Edwin Bangkit dan Raup Rp66 Juta dalam 3 Bulan Lewat Coding

Kamis, 5 Juni 2025 - 16:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di saat banyak orang mengeluh susah cari kerja, Edwin Anderson membuktikan bahwa bangkit dari titik terendah bukan hanya mungkin, tetapi bisa terjadi, bahkan dalamr rentang waktu yang singkat.
Dalam 3 bulan belajar intensif web development, ia berhasil menghasilkan Rp66 juta pertama dari pekerjaan remote sebagai front-end developer. Padahal, sebelumnya ia didiagnosis mengalami demensia ringan, terpuruk karena gagal bisnis, dan sempat depresi berat.

Ketika Hidup Terasa Macet dari Segala Arah

Setelah lulus kuliah, Edwin sempat mencoba usaha toko elektronik di Mangga Dua. Akan tetapi, pandemi menghantam, penjualan turun drastis, dan biaya operasional terus mengalir. Alhasil, usahanya gulung tikar.

Tak lama, ia mengalami komplikasi skoliosis yang melemahkan sistem sarafnya. Aktivitas fisik menjadi terbatas dan rasa percaya dirin ikut runtuh. Ditambah lagi, keadaan yang sulit turut membawa hubungan romansanya kandas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perlahan, ia menarik diri dari lingkungan dan semua terasa gelap.

Namun, ternyata ada satu hal yang menjadi pelita di tengah gelap hidupnya. Sang kakak, yang bekerja sebagai web developer remote dengan penghasilan ratusan juta, hadir membersamai masa terpuruknya.

Baca Juga :  Panduan Lengkap Mengenai Kontrak Kerja di Indonesia

Melihat kakaknya yang masih bisa merawat sembari bekerja dengan penghasilan fantastis, terlintas di pikiran Edwin untuk mengambil langkah serupa.

“Kalau koko saya bisa hidup lebih baik lewat coding, kenapa saya nggak coba juga?” pikir Edwin kala itu.

Belajar Coding, Raih Hasil Kilat

Dengan kondisi kognitif yang belum sepenuhnya stabil, Edwin memutuskan untuk mencoba. Ia belajar front-end development dari nol selama tiga bulan, dibimbing langsung oleh kakaknya.

Di bulan keempat, ia mulai melamar pekerjaan ke startup dan agensi luar negeri. Tak butuh waktu lama, ia diterima dan mendapat penghasilan pertamanya: Rp66 juta.

Kini, Edwin telah naik level menjadi fullstack developer dengan penghasilan bulanan di kisaran Rp140–150 juta. Tapi menurutnya, bukan soal angka. Yang terpenting: ia bisa kembali menikmati hidup, punya waktu dengan keluarga, dan merasa berdaya.

Tak Perlu Sempurna, Asal Konsisten dan Punya Mentor

Edwin menyadari, tidak semua orang punya privilese. Ia pun tidak mengaku memiliki itu. Ayah dan ibunya lulusan SMP, dan ia sendiri sempat merasa “terbatas secara mental.” Tapi ia percaya bahwa satu hal bisa mengubah segalanya: mentor.

Baca Juga :  Tembus 523 Ribu Kendaraan Melintas di Gerbang Tol Cikampek Utama, Mobilitas ke Timur Trans Jawa Melonjak Signifikan

“Kalau saya yang pernah susah mikir aja bisa belajar coding, kamu juga pasti bisa. Kuncinya jangan takut gagal. Kalau mentok, minta bantuan. Kalau bingung, cari pembimbing. Jangan jalan sendiri,” jelasnya.

Kini, Edwin bergabung dalam tim Ahademy untuk menginisiasi program Web Programming Hack, webinar yang membantu siapa pun belajar coding dan bekerja remote untuk perusahaan global. Di sana, peserta tak hanya diajari teknis, tapi juga mindset, strategi apply, dan manajemen waktu sebagai remote worker.

Jangan Menunggu Sempurna

Perjalanan Edwin adalah bukti bahwa perubahan bisa dimulai dari satu langkah kecil. Tidak harus nunggu punya laptop mahal, IQ tinggi, atau kondisi hidup ideal. Yang dibutuhkan adalah niat, usaha, dan sistem belajar yang tepat.

Ia menutup wawancara dengan pesan sederhana: “Dulu saya hampir nyerah. Sekarang saya bisa bantu orang tua, kerja dari rumah, dan tetap punya waktu untuk diri sendiri. Kalau saya bisa, kamu juga bisa,” pungkasnya.

Berita Terkait

Blaize dan Datacomm Jalin Kolaborasi Teknologi untuk Eksplorasi Solusi AI Inference di Seluruh Indonesia
ITECH Season 9: AI Center Bandung Dorong Inovator AI dari Sekolah
Pembiayaan Mobil Baru BRI Finance Melonjak Tajam, Tumbuh 8 Kali Lipat di Awal 2026
Produktif dan Berprestasi: Ardella Regina Chandra Buktikan Dukungan BINUS @Bandung bagi Talenta Kreatif
Antusias Peringati Hari Kartini, Pekerja BRI Branch Office Kemayoran Kenakan Busana Nasional
Hari Kartini 2026, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Apresiasi Peran Tangguh Perempuan dan Dukung Kepemimpinan Inklusif
Holding Perkebunan Nusantara Dorong Sinergi Riset dan Industri, PT RPN Jalin Kemitraan Strategis dengan Pascal Biotech
Emas Pulih Setelah Koreksi, Target 4.822 Jadi Perhatian Pasar

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 15:00

Blaize dan Datacomm Jalin Kolaborasi Teknologi untuk Eksplorasi Solusi AI Inference di Seluruh Indonesia

Rabu, 22 April 2026 - 15:00

ITECH Season 9: AI Center Bandung Dorong Inovator AI dari Sekolah

Rabu, 22 April 2026 - 15:00

Pembiayaan Mobil Baru BRI Finance Melonjak Tajam, Tumbuh 8 Kali Lipat di Awal 2026

Rabu, 22 April 2026 - 14:00

Produktif dan Berprestasi: Ardella Regina Chandra Buktikan Dukungan BINUS @Bandung bagi Talenta Kreatif

Rabu, 22 April 2026 - 14:00

Antusias Peringati Hari Kartini, Pekerja BRI Branch Office Kemayoran Kenakan Busana Nasional

Rabu, 22 April 2026 - 12:00

Holding Perkebunan Nusantara Dorong Sinergi Riset dan Industri, PT RPN Jalin Kemitraan Strategis dengan Pascal Biotech

Rabu, 22 April 2026 - 12:00

Emas Pulih Setelah Koreksi, Target 4.822 Jadi Perhatian Pasar

Rabu, 22 April 2026 - 12:00

Pabrik Maklon Skincare & Kosmetik Terbaik 2026: Efba Kosmetindo Hadirkan Standar Manufaktur Berteknologi Tinggi.

Berita Terbaru