Dari Kereta hingga Sepeda, Karyawan PalmCo Dukung Kampanye Bebas Emisi Holding Perkebunan Nusantara - Koran Mandalika

Dari Kereta hingga Sepeda, Karyawan PalmCo Dukung Kampanye Bebas Emisi Holding Perkebunan Nusantara

Senin, 18 Mei 2026 - 11:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Isu penghematan energi kembali menjadi perhatian di tengah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah mendorong efisiensi konsumsi bahan bakar minyak (BBM), penggunaan transportasi publik, serta perubahan pola mobilitas masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan energi nasional.

Sejalan dengan semangat tersebut, Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui subholding PTPN IV PalmCo terus mendorong budaya kerja yang mendukung prinsip keberlanjutan, termasuk melalui kebiasaan sederhana yang dijalankan para karyawannya dalam aktivitas sehari-hari.

Di berbagai wilayah operasional PalmCo, sejumlah karyawan memilih menggunakan moda transportasi yang lebih ramah lingkungan untuk menuju tempat kerja, mulai dari kereta, bus, sepeda, hingga berjalan kaki.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagi sebagian karyawan, pilihan tersebut awalnya lahir karena alasan praktis seperti lebih hemat, lebih cepat, atau lebih sehat. Namun dalam keseharian, kebiasaan tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi nyata dalam mendukung pengurangan konsumsi BBM dan emisi kendaraan pribadi.

Di Head Office PTPN IV PalmCo, Nabila Shifa menjadi salah satu karyawan yang memilih menggunakan transportasi umum. Setiap hari, ia menempuh perjalanan dari Depok menuju Jakarta menggunakan Commuter Line.

Sebagai warga komuter, Nabila sudah terbiasa dengan rutinitas pagi, mulai dari menuju stasiun, menunggu kereta, hingga melanjutkan perjalanan menuju kantor.

“Awalnya saya menggunakan Commuter Line karena lebih praktis dari Depok ke Jakarta. Tetapi lama-kelamaan saya merasa ini juga menjadi cara sederhana untuk ikut mengurangi penggunaan kendaraan pribadi,” ujar Nabila.

Menurutnya, penggunaan transportasi umum membuat perjalanan lebih terukur dan efisien. “Dengan Commuter Line, saya bisa memperkirakan waktu perjalanan. Biayanya juga lebih efisien. Bagi saya, ini bukan hanya soal berangkat kerja, tetapi juga soal membangun kebiasaan yang lebih bertanggung jawab terhadap energi dan lingkungan,” katanya.

Baca Juga :  Evista Hadirkan Rental Mobil Listrik untuk Munggahan Silaturahmi ke Rumah Orang Tua Jelang Ramadhan

Pilihan serupa juga dilakukan Christovanly, karyawan PTPN IV PalmCo Head Office yang menggunakan TransJakarta sebagai moda transportasi menuju kantor. “TransJakarta sangat membantu mobilitas saya. Selain lebih hemat, saya juga merasa ikut berkontribusi dalam mengurangi kepadatan lalu lintas dan konsumsi BBM,” ujar Christovanly.

Ia menilai perubahan kebiasaan tidak selalu harus dilakukan melalui langkah besar. “Mungkin terlihat sederhana, hanya memilih naik bus. Tapi kalau dilakukan oleh banyak orang, dampaknya akan terasa. Kita bisa ikut mendukung efisiensi energi dari kebiasaan sehari-hari,” katanya.

Sementara itu di PTPN IV Regional III Riau, sejumlah karyawan mulai membiasakan diri menggunakan sepeda untuk berangkat ke kantor melalui Komunitas Gowes Regional III atau Go_R3.

Ketua Go_R3, Hendra, mengatakan minat karyawan untuk bersepeda terus meningkat sejak awal bulan lalu. “Sejak awal bulan lalu, kami melihat semakin banyak karyawan yang menggunakan sepeda ke kantor. Ini perkembangan yang positif karena bersepeda bukan hanya membuat tubuh lebih sehat, tetapi juga menjadi bentuk dukungan terhadap efisiensi energi,” ujar Hendra.

Menurutnya, aktivitas bersepeda juga mempererat kebersamaan antarpegawai di luar ruang kerja formal. “Kami ingin gerakan ini berkelanjutan. Kalau semakin banyak karyawan yang ikut, pesan yang disampaikan juga semakin kuat bahwa kita bisa berkontribusi terhadap penghematan energi mulai dari diri sendiri,” katanya.

Di Medan, karyawan PTPN IV Regional I Rahmad Syahputra memilih berjalan kaki menuju kantor setiap hari sebagai bagian dari kebiasaan hidup sehat. “Bagi saya berjalan kaki ke kantor itu menyenangkan. Saya memang suka olahraga, jadi aktivitas ini sekaligus menjadi cara menjaga kebugaran sebelum mulai bekerja,” ujar Rahmad.

Baca Juga :  PTPP Tanam 2.500 Bibit Terumbu Karang di Banyuwangi; Wujud Nyata Komitmen Lestarikan Ekosistem Laut Indonesia

Ia menilai berjalan kaki menjadi pilihan yang efektif selama jarak rumah dan kantor masih memungkinkan. “Kalau jaraknya masih bisa ditempuh dengan berjalan kaki, saya lebih memilih jalan. Lebih sehat, lebih sederhana, dan tentu lebih hemat energi,” katanya.

Hal serupa juga dilakukan Hery Kusdiyanto, karyawan PTPN IV Regional VII Lampung yang rutin berjalan kaki menuju kantor. “Menurut saya berjalan kaki itu lebih hemat. Tidak perlu biaya transportasi, tidak menggunakan BBM, dan badan juga terasa lebih segar,” ujar Hery.

Menurutnya, kebiasaan sederhana tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi kesehatan maupun lingkungan. “Kalau bisa dimulai dari diri sendiri, kenapa tidak? Hal kecil seperti berjalan kaki ternyata memberi manfaat untuk kesehatan dan lingkungan,” katanya.

Berbagai kebiasaan yang dijalankan para karyawan PalmCo tersebut menunjukkan bahwa upaya efisiensi energi dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari penggunaan transportasi publik, bersepeda, hingga berjalan kaki, seluruhnya menjadi bagian dari budaya kerja yang mendukung prinsip keberlanjutan dan pengurangan emisi.

Melalui semangat tersebut, Holding Perkebunan Nusantara bersama PTPN IV PalmCo terus mendorong terciptanya lingkungan kerja yang lebih adaptif, sehat, dan berorientasi pada keberlanjutan, sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung agenda transisi energi nasional dan pembangunan rendah emisi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Dari Pengukuran hingga Optimasi, Avonetiq Hadirkan AVO Lifetime Plan
BRI BO Cut Mutiah Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
Mengelola Aset di Usia Muda: Langkah Awal Membangun Keuangan Jangka Panjang
FLIX Cinema Buka Ruang bagi Sinema Asia melalui Nanyang Film Festival
Ketika Komunitas Menjadi Mesin Pertumbuhan Esports: EVOS dan GoPay Bawa MPL Lebih Dekat ke Sidoarjo
Smart Futuristic City Diorama Karya BINUS @Semarang Tampil di Sewunara 2026
Wujud Kemanusiaan dan Solidaritas, PTPN Group Salurkan Tali Kasih bagi Keluarga Jurnalis Korban Selat Sunda
Plus Gratisnya dari neobank PLUS: Kuota Gratis Transfer antarbank hingga 200 Kali per Bulan

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:01

Veda Ega Pratama Finis Keenam di Moto3 Mandalika, Indonesia Bangga!

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:31

ITDC Gandeng BSI, Mandalika Perkuat Identitas Wisata Halal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:27

Ducati Berjaya di Mandalika, Marc Marquez Rebut Podium Tertinggi Sprint

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:36

Tiket Mahal Justru Cepat Ludes, Troy Sebut Sinyal Ekonomi Positif

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:50

Dari Layanan hingga Lintasan, SDM Lokal Jadi Kekuatan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:45

MotoGP Mandalika 2026, Merchandise Veda Ega Pratama dan Marc Marquez Diminati Pembeli

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:18

Pertamina Mandalika International Circuit Naik Level! Homologasi Grade A FIM Resmi Dikantongi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:46

Jelang Pilkades, DPMD Loteng Akui Konflik Horizontal Rentan Terjadi

Berita Terbaru