Dari Kota Kreatif, Mahasiswa BINUS @Bandung Bangun Bisnis Parfum dengan Ciri Khas yang Berbeda - Koran Mandalika

Dari Kota Kreatif, Mahasiswa BINUS @Bandung Bangun Bisnis Parfum dengan Ciri Khas yang Berbeda

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dari Kota Kreatif, Mahasiswa BINUS @Bandung  Bangun Bisnis Parfum dengan Ciri Khas yang Berbeda

Bandung, 6 Juli – Di tengah berkembangnya industri gaya hidup dan personal care di Indonesia, bisnis parfum lokal menunjukkan pertumbuhan yang semakin menjanjikan. Meningkatnya minat konsumen terhadap produk parfum dengan karakter dan identitas yang kuat membuka peluang baru bagi para pelaku usaha untuk menghadirkan konsep yang lebih relevan dengan kebutuhan pasar. Bagi sebagian entrepreneur muda, tren ini bukan hanya menjadi peluang bisnis, tetapi juga ruang untuk menciptakan nilai dan pengalaman baru bagi konsumen.

Peluang tersebut yang dilihat oleh Timothy Harlan, alumni Creativepreneurship BINUS @Bandung tahun 2024, yang kini aktif sebagai Co-Founder Scent Avenue. Scent Avenue sendiri merupakan sebuah brand parfum asal Bandung yang didirikan oleh Timothy bersama rekan. Berangkat dari ketertarikannya pada dunia bisnis dan kemampuannya melihat peluang pasar, Timothy bersama rekannya berhasil membangun Scent Avenue sebagai bisnis yang berfokus pada parfum lokal dan parfum Dubai dengan konsep yang berbeda dari kebanyakan pasar parfum di Bandung.

Bagi Timothy, perjalanan membangun Scent Avenue menjadi salah satu karya yang paling berkesan dalam hidupnya. Ia melihat bahwa sebagian besar masyarakat masih mengidentikkan parfum dengan konsep yang umum di pasar Kota Bandung,  padahal banyak produk parfum lokal yang memiliki kualitas serta karakter aroma yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berangkat dari keresahan tersebut, Timothy dan tim mulai membangun Scent Avenue dari nol. Mereka mengembangkan konsep bisnis secara bertahap, mulai dari membangun identitas merek, mencari mitra brand yang sesuai, memperluas relasi, hingga merancang konsep toko dan strategi promosi yang sejalan dengan positioning bisnis yang diinginkan. Dalam perjalanannya, 

Baca Juga :  89 ribu Pelanggan Gunakan Kereta Api pada Libur Panjang Hari Kemerdekaan

Timothy banyak berperan dalam pengembangan branding dan strategi pemasaran untuk memastikan Scent Avenue memiliki karakter yang kuat dan mudah dikenali oleh konsumen.

Perjalanan Timothy sebagai entrepreneur tidak terlepas dari pengalaman yang ia peroleh selama menempuh pendidikan di Program Studi unggulan BINUS @Bandung yaitu Creativepreneurship. Ketertarikannya pada BINUS bermula ketika ia mengunjungi sebuah expo pendidikan yang diadakan di sekolahnya. Saat itu, Timothy langsung tertarik dengan Program Studi Creativepreneurship karena merasa program tersebut sejalan dengan minatnya dalam dunia bisnis dan penciptaan nilai (creating value).

Menurut Timothy, salah satu hal yang paling menarik dari program studi Creativepreneurship adalah pendekatan pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk membangun dan menjalankan bisnis secara langsung. Pengalaman tersebut memberikan pemahaman yang lebih nyata mengenai dinamika dunia usaha sekaligus menjadi ruang untuk menguji ide dan mengembangkan kemampuan kewirausahaan sejak dini.

Selama berkuliah di BINUS @Bandung, Timothy mengaku mendapatkan banyak bekal yang membantunya dalam menjalankan bisnis hingga saat ini. Tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga melalui pengembangan kemampuan komunikasi, networking, serta public speaking yang menjadi bagian penting dalam membangun relasi bisnis.

Baca Juga :  Teknologi Smart Office dari Crestron untuk Lingkungan Kerja yang Lebih Baik dan Efisien

“Pendidikan di BINUS, khususnya di jurusan Creativepreneurship, banyak membantu saya dalam membangun kemampuan komunikasi, networking, dan public speaking. Selama kuliah, saya jadi lebih terbiasa berdiskusi, bertemu banyak orang, hingga melakukan pitching untuk menyampaikan ide dan konsep bisnis. Pengalaman tersebut menjadi bekal yang sangat berguna ketika saya harus berhadapan langsung dengan brand dan mitra bisnis dalam mengembangkan Scent Avenue,” ujar Timothy.

Perjalanan Timothy mencerminkan bagaimana pendidikan yang mengintegrasikan kreativitas, inovasi, dan kewirausahaan dapat membantu mahasiswa mengubah ide menjadi peluang nyata. Sebagai Creative Technology & Entrepreneurship Campus dan perguruan tinggi swasta terbaik di Indonesia, BINUS @Bandung terus mendorong mahasiswa untuk berani mengeksplorasi 

potensi, menciptakan solusi, serta membangun pengalaman yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat.

Melalui kisahnya, Timothy juga membagikan pesan bagi generasi muda yang ingin memulai langkah di dunia bisnis. “Do it scared. Karena keberanian bukan soal tidak takut, tetapi tetap berjalan walaupun memiliki rasa takut.” tambahnya.

Perjalanan Timothy Harlan bersama Scent Avenue menjadi bukti bahwa keberanian untuk mencoba, dipadukan dengan pembelajaran dan pengalaman yang tepat, dapat membuka jalan menuju peluang yang lebih besar di masa depan. 

Temukan lebih banyak cerita, dan informasi mengenai BINUS @Bandung juga berbagai program yang mendukung pengembangan minat dan bakat generasi muda Bandung di www.binus.ac.id/bandung.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Cara Mengurangi Rasa Pengap yang Muncul Menjelang PMS
Dari Potensi ke Profesi, Telkom AI Connect Papua Ajak Pemuda Manfaatkan AI untuk Persiapan Karir
Telkom AI Connect Malang Gelar Malang AI Innovation Sprint 2026, Ajak Talenta Muda Bikin Konten Video dengan AI
Tinjau Pondok Kalodran Permai 2, BP Tapera Pastikan Dukungan Pembiayaan Rumah Subsidi
Investasi Emas dan Perak Bisa Kena Pajak hingga 35%, Bagaimana dengan Versi Kriptonya?
ARBA International Grup Perkuat Ekspansi Hospitality Indonesia dengan 106 Properti dan Peluncuran MANTRA OS V2.0
JUVA by ZAP Hadirkan Pengalaman Pilates Istimewa di Jewel Changi Airport, Singapura
India Siapkan Rp5,39 Triliun untuk Perkuat Industri Pengolahan Mineral Kritis

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 10:02

Cara Mengurangi Rasa Pengap yang Muncul Menjelang PMS

Kamis, 5 November 2026 - 10:02

Dari Potensi ke Profesi, Telkom AI Connect Papua Ajak Pemuda Manfaatkan AI untuk Persiapan Karir

Kamis, 5 November 2026 - 10:02

Telkom AI Connect Malang Gelar Malang AI Innovation Sprint 2026, Ajak Talenta Muda Bikin Konten Video dengan AI

Kamis, 5 November 2026 - 10:01

Tinjau Pondok Kalodran Permai 2, BP Tapera Pastikan Dukungan Pembiayaan Rumah Subsidi

Kamis, 5 November 2026 - 08:02

Investasi Emas dan Perak Bisa Kena Pajak hingga 35%, Bagaimana dengan Versi Kriptonya?

Kamis, 5 November 2026 - 07:02

JUVA by ZAP Hadirkan Pengalaman Pilates Istimewa di Jewel Changi Airport, Singapura

Rabu, 4 November 2026 - 22:02

India Siapkan Rp5,39 Triliun untuk Perkuat Industri Pengolahan Mineral Kritis

Rabu, 4 November 2026 - 20:02

Kuansing Siap Kirim 24 Atlet Pacu Jalur ke Ajang Internasional Mahanadi Boita Race 2026 di India

Berita Terbaru

Cara Mengurangi Rasa Pengap yang Muncul Menjelang PMS

Teknologi

Cara Mengurangi Rasa Pengap yang Muncul Menjelang PMS

Kamis, 5 Nov 2026 - 10:02