Dari Mabar ke Komunitas: Pop Mie Campus Gaming Ground Hadir di IPB, Satukan Mahasiswa Bogor Lewat Esports - Koran Mandalika

Dari Mabar ke Komunitas: Pop Mie Campus Gaming Ground Hadir di IPB, Satukan Mahasiswa Bogor Lewat Esports

Rabu, 2 September 2026 - 18:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Turnamen terbuka untuk mahasiswa ini hadir di awal tahun akademik. Membuka ruang bagi mahasiswa baru untuk membanun komunitas, mengasah kemampuan dan mengenal peluang karir di industri esports

Bogor, 29 Agustus 2026 – Tahun ajaran baru biasanya dimulai dengan mencari teman baru, mengenal lingkungan kampus dan menemukan komunitas yang punya minat serupa. Bagi sebagian mahasiswa, salah satu cara paling mudah untuk memulai percakapan bisa sesederhana, “Main mole, nggak?”. Dari kebiasaan mabar (main bareng) inilah komunitas gaming kampus terus tumbuh. Esports pun berkembang dari sekadar aktivitas kompetitif menjadi ruang sosial: tempat bertemu, membangun relasi, mengasah kemampuan, hingga mengenal peluang di industri digital. 

Campus Gaming Ground di IPB” />

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fenomena ini hadir dalam Pop Mie Campus Gaming Ground 2026 di Institut Pertanian Bogor (IPB) pada 29 Agustus 2026. Berbeda dari turnamen internal kampus di kota-kota sebelumnya. Ajang ini terbuka untuk mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Menjadikan IPB sebagai titik temu komunitas gaming mahasiswa di Bogor. Hal ini menjadi peluang tersendiri bagi mahasiswa baru. Di awal tahun akademik, kegiatan ini menjadi wadah pertemuan lintas kampus yang membuka kesempatan untuk bertemu pemain lain dan membentuk tim. Mereka juga bisa mengenal komunitas dan mengikuti aktivitas di luar ruang kelas.

Ketika Hobi Gaming Bertemu Industri yang Terus Tumbuh

Gaming kini sudah menjadi bagian dari keseharian masyarakat Indonesia. Aktivitas ini tidak lagi sekedar hiburan. Tetapi telah berkembang menjadi industri besar dengan ekosistem yang semakin kompleks. Data Kementerian Komunikasi dan Digital mencatat terdapat lebih dari 150 juta pemain gim di Indonesia, menjadikannya salah satu pasar terbesar di dunia. Industri ini juga terus berkembang dengan kontribusi ekonomi yang mencapai puluhan triliun rupiah per tahun, didukung ribuan pengembang dan penerbit aktif di berbagai daerah. 

Pertumbuhan ini turut melahirkan ekosistem yang lebih luas: esports, content creator, platform streaming, hingga industri kreatif dan teknologi pendukung. Sejumlah kajian juga menunjukkan bahwa industri ini berpotensi membuka lapangan kerja baru dalam skala besar, baik secara langsung maupun tidak langsung. Artinya, semakin besar industri gaming, semakin beragam pula kebutuhan talenta. Tidak semua peluang berada di dalam pertandingan, justru tumbuh di luar arena kompetitif. 

Baca Juga :  BRI Region 6 Gelar TOT New Qlola, Perkuat Kompetensi Pekerja dalam Layanan Digital

Di sinilah lingkungan kampus dapat memainkan peran penting. Mahasiswa tidak hanya menjadi konsumen gim. Mereka juga bisa mulai mengenal berbagai profesi dan keterampilan yang dibutuhkan dalam ekosistem digital ini.

Esports Bukan Cuma Tentang Siapa yang Menang

Di Pop Mie Campus Gaming Ground, mahasiswa tidak hanya datang untuk bertanding di Mobile Legends: Bang Bang (MLBB). Acara ini juga menjadi ruang interaksi komunitas yang lebih luas. Format lintas kampus membuka kesempatan luas bagi mahasiswa. Mereka punya wadah bertemu pemain lain, berbagi pengalaman dan memahami bahwa sebuah ekosistem esports tidak hanya terdiri dari pemain. Di balik satu pertandingan, ada banyak peran yang bekerja, mulai dari pengelola event, tim produksi, konten hingga manajemen komunitas. 

Campus Gaming Ground” />

Mahasiswa juga dapat terlibat sebagai panitia lokal. Dari sini, mereka bisa belajar langsung tentang koordinasi acara, komunikasi, manajemen komunitas, hingga penyelesaian masalah di lapangan. Chaya Kusuma, Managing Director EVOS, melihat pengalaman seperti ini sebagai bagian penting dari perkembangan ekosistem esports. “Esports tidak tumbuh hanya dari pemain profesional. Komunitas punya peran besar karena dari sanalah pemain, kreator dan talenta baru berkembang. Ketika mahasiswa dari berbagai kampus bertemu, mereka tidak hanya bermain, tetapi juga membangun relasi dan pengalaman yang penting untuk perjalanan mereka di esports,” ujarnya. 

Jalur Pro Player dan Banyak Peluang Lain

Bagi mahasiswa yang ingin menekuni jalur kompetitif, turnamen ini bisa menjadi langkah awal untuk menguji kemampuan di lingkungan yang lebih serius. Kompetisi memberi pengalaman berbeda dibanding sekedar bermain bersama teman. Tim juara pertama akan mendapatkan kesempatan mengikuti kelas EVOS Academy secara gratis. Sebagai bentuk pembinaan untuk memahami standar kompetitif dan pengembangan skill lebih lanjut. 

Namun, jalur pro player bukan satu-satunya tujuan. Ekosistem esports juga membuka banyak ruang lain di luar pertandingan. Seperti halnya content creator, caster, analis, event organizer, manajemen tim hingga berbagai peran operasional lainnya. Antonius Pandu, Senior Brand Manager Pop Mie, menegaskan pentingnya ruang eksplorasi bagi mahasiswa. “Gaming sudah menjadi bagian dari keseharian mahasiswa. Yang menarik adalah ketika ketertarikan itu bisa berkembang, baik lewat kompetisi maupun pengalaman di balik layar. Kami ingin mahasiswa punya ruang untuk menemukan dan mengembangkan bidang yang paling sesuai dengan kemampuan mereka,” tambahnya. 

Baca Juga :  Arfiana Maulina Raih Nilai A Meski Menempuh Studi Lintas Jurusan, Aktif Magang, Menang Kompetisi

IPB sebagai Titik Temu Komunitas

Dengan format open to public, IPB menjadi ruang pertemuan mahasiswa dari berbagai kampus di Bogor. Komunitas yang sebelumnya berjalan sendiri-sendiri kini bisa saling bertemu dalam satu arena. Pelaksanaan pada 29 Agustus 2026 yang bertepatan dengan awal tahun akademik juga menjadikan acara ini relevan bagi mahasiswa baru yang sedang mencari lingkungan pertemanan dan komunitas. Bagi mahasiswa senior, ini menjadi kesempatan memperluas jaringan dan bertemu pemain baru dari kampus lain. Lebih dari sekadar turnamen, kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi sosial yang membentuk pengalaman: kerja sama tim, komunikasi, hingga adaptasi dalam situasi kompetitif. 

Campus Gaming Ground di IPB” />

Melalui kegiatan seperti Pop Mie Campus Gaming Ground, esports tidak hanya dipandang sebagai permainan, tetapi juga sebagai ruang belajar: tentang kerja sama, kreativitas, kompetisi, dan peluang karir. Tidak semua peserta akan menjadi pro player. Sebagian akan menemukan komunitas baru, sebagian mendapatkan pengalaman pertama mengelola event, dan sebagian lainnya menyadari bahwa industri ini memiliki banyak jalur karir yang relevan dengan minat mereka. 

Dari pertemuan-pertemuan kecil inilah ekosistem mulai terbentuk secara pelan, tapi nyata. Bukan hanya tentang siapa yang menang, tetapi tentang siapa yang menemukan kesempatan untuk berkembang setelah pertandingan selesai.

Corner dalam Brand Experience Activity Pop Mie Campus Gaming Ground di IPB  ” />

Informasi lanjutan mengenai Pop Mie Campus Gaming Ground 2026 bisa diakses melalui media sosial Instagram Pop Mie @popmieofficial dan EVOS Esports @evosesports.

— Selesai —

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Shopvaganza 2026 Hadir di Mitra10, Ada Mobil Listrik hingga Paket Liburan ke Jepang
Solana Bersiap Menembus US$125, SOL Punya Peluang Reli di Oktober
BRI BO Pantai Indah Kapuk Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
Perkuat Ekosistem Layanan Rumah Sakit, BRI Insurance Hadirkan Medical Malpractice Insurance
Kekeringan di Banyumas, Bank Mandiri Taspen Bantu Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga
OSL Indonesia Hadirkan Launchpool Solana, Bagikan hingga Rp100 Juta Rewards Pool
Triwulan III 2026, KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 1,37 Juta Pengguna Jasa KA Jarak Jauh, Tumbuh 10 Persen
Barang Branded Pertama: Cara Menabung agar Bisa Membelinya

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:02

Shopvaganza 2026 Hadir di Mitra10, Ada Mobil Listrik hingga Paket Liburan ke Jepang

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:37

Solana Bersiap Menembus US$125, SOL Punya Peluang Reli di Oktober

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:34

BRI BO Pantai Indah Kapuk Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Senin, 12 Oktober 2026 - 23:02

Perkuat Ekosistem Layanan Rumah Sakit, BRI Insurance Hadirkan Medical Malpractice Insurance

Senin, 12 Oktober 2026 - 23:02

Kekeringan di Banyumas, Bank Mandiri Taspen Bantu Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:02

Triwulan III 2026, KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 1,37 Juta Pengguna Jasa KA Jarak Jauh, Tumbuh 10 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:02

Barang Branded Pertama: Cara Menabung agar Bisa Membelinya

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:02

FisTx Lengkapi NAWASENA Water Test Kit dengan Varian Nitrit, Pantau Tiga Parameter Kunci Tambak Lebih Mudah dan Terjangkau

Berita Terbaru