Demi Pulangkan Korban, Prajurit TNI Terobos Medan Ekstrem dan Hadapi Hujan Peluru OPM di Yahukimo - Koran Mandalika

Demi Pulangkan Korban, Prajurit TNI Terobos Medan Ekstrem dan Hadapi Hujan Peluru OPM di Yahukimo

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mimika, 29 Juli 2026 – Menembus pegunungan terjal
sejauh puluhan kilometer, menghadapi cuaca ekstrem, hingga berhadapan langsung
dengan kelompok bersenjata OPM, prajurit TNI dari Satuan Tugas Habema tetap
melangkah maju. Bukan untuk mencari pertempuran, melainkan menjalankan misi
kemanusiaan dengan membawa pulang warga sipil Orang Asli Papua (OAP) yang
menjadi korban pembunuhan di Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua
Pegunungan.

Misi tersebut tidak berlangsung dengan mudah. Lokasi
kejadian berada sekitar 65 kilometer dari pusat Kabupaten Yahukimo dengan
kondisi geografis yang didominasi pegunungan terjal dan akses yang sangat
terbatas. Meski dihadapkan pada medan yang berat dan berbagai tantangan di
lapangan, prajurit TNI tetap melakukan penyisiran secara bertahap demi
memastikan seluruh korban dapat ditemukan dan dievakuasi dengan layak.

Panglima Komando Operasi TNI Habema, Mayjen TNI Yudha
Airlangga,
menjelaskan bahwa proses pencarian diawali
dengan ditemukannya jejak darah yang mengarah ke lokasi para korban. “Kami
menemukan jejak darah terlebih dahulu, kemudian menelusurinya hingga mengarah
ke lokasi korban. Saat proses penyisiran berlangsung sekitar pukul 11.20 hingga
11.40 WIT, pasukan kami mendapat perlawanan dari kelompok bersenjata OPM hingga
terjadi kontak tembak. Mereka sudah menunggu kami, namun seluruh personel mampu
mengantisipasi situasi tersebut sehingga misi kemanusiaan tetap dapat dilanjutkan.”

Setelah situasi berhasil dikendalikan, prajurit TNI
akhirnya menemukan dan mengevakuasi dua jenazah korban yang diketahui merupakan
pasangan suami istri, yakni Yentinus Kogoya alias Kumis Kogoya dan istrinya,
Pam Wendakwe. Sementara itu, satu korban lainnya yang merupakan seorang
perempuan dari Suku Unaukam hingga kini masih dalam proses pencarian, sedangkan
identitas lengkapnya masih terus didalami oleh aparat.

Mayjen TNI Yudha
Airlangga
, menegaskan
bahwa keselamatan warga sipil selalu menjadi prioritas utama dalam setiap
pelaksanaan tugas. “Sebagai seorang prajurit, kami
sudah memahami setiap risiko dalam menjalankan tugas. Namun, ketika yang kami
hadapi adalah warga sipil yang menjadi korban kekerasan, kami tidak bisa
tinggal diam. Medannya berat, cuacanya tidak bersahabat, bahkan kami sempat
mendapat perlawanan dari kelompok bersenjata. Tidak ada satu pun prajurit yang
mundur. Prioritas kami hanya satu, memastikan para korban dapat dievakuasi dan
kembali kepada keluarganya dengan layak. Tidak boleh ada rasa takut yang
mengalahkan nilai kemanusiaan.”

Saat ditemukan, kondisi kedua jenazah sangat memprihatinkan
dan menunjukkan adanya tindakan yang tidak manusiawi. Setelah berhasil
dievakuasi dari lokasi kejadian, kedua korban dibawa ke RSUD Dekai sekitar
pukul 14.30 WIT untuk menjalani proses visum sebelum diserahkan kepada pihak
keluarga dan pihak berwenang. Proses evakuasi tersebut juga dipantau langsung
oleh Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, sebagai bentuk perhatian terhadap
penanganan para korban.

Baca Juga :  Bapenda Lampung, Bank Lampung, dan Paylabs Kolaborasikan Digitalisasi Pembayaran Retribusi Daerah

Dalam kesempatan yang sama, Mayjen Yudha Airlangga
turut membantah tegas narasi yang disebarkan kelompok OPM yang menyebut para
korban merupakan bagian dari intelijen TNI. Menurutnya, tudingan tersebut sama
sekali tidak berdasar dan hanya memperkeruh situasi. Ia menegaskan bahwa para
korban adalah warga sipil Orang Asli Papua yang menjadi korban tindak
kekerasan, sehingga sudah sepatutnya memperoleh perlindungan, penghormatan, dan
penanganan yang layak sebagai sesama anak bangsa.

Di balik keberhasilan
operasi tersebut, tersimpan dedikasi dan pengorbanan para prajurit yang rela
mempertaruhkan keselamatan demi menunaikan misi kemanusiaan. Menembus medan
ekstrem, menghadapi cuaca yang tidak menentu, hingga tetap bertahan di bawah ancaman
kelompok bersenjata, mereka membuktikan bahwa kehadiran TNI di Papua tidak
hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga memastikan setiap warga yang
menjadi korban dapat memperoleh pertolongan. Bagi Satgas Habema, setiap nyawa
masyarakat Papua adalah amanah yang harus diperjuangkan, dan selama masih ada
warga yang membutuhkan bantuan, prajurit akan terus hadir di garis terdepan,
apa pun risiko yang harus dihadapi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Wujud Kemanusiaan dan Solidaritas, PTPN Group Salurkan Tali Kasih bagi Keluarga Jurnalis Korban Selat Sunda
Plus Gratisnya dari neobank PLUS: Kuota Gratis Transfer antarbank hingga 200 Kali per Bulan
Jaga Kualitas Infrastruktur, PT JMTM Lanjutkan Pekerjaan SFO dan Rekonstruksi Rigid di Ruas Tol Semarang
KAI Bandara Raih Penghargaan Anugerah Humas Indonesia 2026 melalui Railink Magazine Vol. 4
Multi-Level BoM Odoo: Rakit Produk Bertingkat Tanpa Salah Komponen
Mulai 9 Oktober, KAI Daop 1 Jakarta Jaga 5 Perlintasan Sebidang di Bekasi dan Tangerang
Motor Impian Makin Dekat, BRI Finance Hadirkan Bunga Mulai 0,7%
Incar Generasi Muda, itel Rilis Jingle “I Tell You” dengan Trio “Jangan Calling”

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:02

Wujud Kemanusiaan dan Solidaritas, PTPN Group Salurkan Tali Kasih bagi Keluarga Jurnalis Korban Selat Sunda

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:02

Plus Gratisnya dari neobank PLUS: Kuota Gratis Transfer antarbank hingga 200 Kali per Bulan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:02

Jaga Kualitas Infrastruktur, PT JMTM Lanjutkan Pekerjaan SFO dan Rekonstruksi Rigid di Ruas Tol Semarang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:02

Multi-Level BoM Odoo: Rakit Produk Bertingkat Tanpa Salah Komponen

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:02

Mulai 9 Oktober, KAI Daop 1 Jakarta Jaga 5 Perlintasan Sebidang di Bekasi dan Tangerang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:20

Motor Impian Makin Dekat, BRI Finance Hadirkan Bunga Mulai 0,7%

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:02

Incar Generasi Muda, itel Rilis Jingle “I Tell You” dengan Trio “Jangan Calling”

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:02

HP 2 Jutaan Ini Punya 2 Layar, Bisa Selfie Pakai Kamera Utama! Intip Harga dan Spesifikasi itel A300+

Berita Terbaru