Di Era AI, Siapa Penjaga Integritas Audit? Ini Jawaban Prof. Rindang Widuri dalam Pengukuhan Guru Besar BINUS University - Koran Mandalika

Di Era AI, Siapa Penjaga Integritas Audit? Ini Jawaban Prof. Rindang Widuri dalam Pengukuhan Guru Besar BINUS University

Senin, 27 April 2026 - 13:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di tengah masifnya pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam proses keuangan dan audit, satu tantangan utama justru semakin mengemuka: bagaimana menjaga integritas dan kepercayaan di tengah dominasi teknologi. Menjawab tantangan tersebut, BINUS University kembali menegaskan komitmennya dalam pengembangan keilmuan melalui pengukuhan Guru Besar.

BINUS University mengukuhkan Prof. Rindang Widuri, S.Kom., S.Akun., MM., Ph.D. sebagai Guru Besar Tetap di bidang Teknologi Audit Keuangan, yang berfokus pada transformasi praktik audit di era digital.  

Dalam orasi ilmiahnya yang berjudul “Audit 5.0: The Symphony Between Data and Conscience”, Prof. Rindang menyoroti bahwa pesatnya adopsi teknologi analitik dan AI telah mengubah cara audit dilakukan secara fundamental dari proses berbasis sampling menjadi analisis data secara menyeluruh dan real-time. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan bahwa di tengah kemampuan algoritma dalam membaca data dan mendeteksi anomali secara cepat, peran auditor tetap tidak tergantikan. Teknologi berfungsi sebagai enabler, namun keputusan tetap bergantung pada pertimbangan etis dan profesional manusia. 

Baca Juga :  Layanan IT Outsourcing Nextgen - Kunci Sukses Bisnis Digital di Era Modern

Melalui konsep Audit 5.0, Prof. Rindang memperkenalkan pendekatan yang menempatkan kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan sebagai fondasi utama dalam menjaga akuntabilitas keuangan. Dalam model ini, AI menghadirkan kecepatan dan ketepatan analisis, sementara manusia memastikan makna, integritas, dan kepercayaan tetap terjaga. 

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa di era digital, kepercayaan menjadi aset yang semakin krusial sekaligus rentan. Oleh karena itu, penguatan prinsip ethical and explainable AI, serta keterlibatan manusia dalam setiap proses pengambilan keputusan, menjadi kunci dalam membangun sistem audit yang tidak hanya canggih, tetapi juga dapat dipercaya.

Sejalan dengan perkembangan tersebut, Prof. Rindang juga menyoroti pentingnya transformasi kompetensi auditor di masa depan. Auditor tidak hanya dituntut memahami standar audit, tetapi juga memiliki literasi data, pemahaman terhadap algoritma, serta kesadaran terhadap risiko dan etika dalam penggunaan teknologi.

Baca Juga :  FranchiseOne Open House: Bundling Pembelian Franchise dengan Properti Agung Podomoro Land

Rektor BINUS University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M., menyampaikan bahwa pengukuhan ini merupakan bagian dari komitmen BINUS University dalam menghadirkan ekosistem akademik yang unggul dan berdampak. “Pengukuhan Guru Besar bukan hanya menjadi pencapaian individu, tetapi juga mencerminkan komitmen institusi dalam mendorong lahirnya pemikiran strategis yang mampu menjawab tantangan global. Kami percaya kontribusi Prof. Rindang akan semakin memperkuat peran BINUS University dalam menghasilkan riset yang relevan dan berdampak bagi masyarakat.”

Pengukuhan ini menjadi bagian dari perjalanan BINUS University dalam 45 tahun kontribusinya di dunia pendidikan, melalui komitmen menghadirkan inovasi pembelajaran, memperluas kolaborasi global, serta membangun ekosistem yang relevan dengan kebutuhan masa depan. Melalui penguatan peran Guru Besar, BINUS University terus mendorong lahirnya talenta unggul yang mampu menerjemahkan kompleksitas teknologi menjadi keputusan strategis yang berlandaskan integritas dan memberikan dampak bagi masyarakat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Bittime Hadirkan Flash Staking dengan APY Hingga 20%, Rayakan Bitcoin Pizza Day
Bukti Nyata Keberhasilan Transformasi Digital Lalu Lintas, Jasa Marga Raih Penghargaan Kapolri Atas Kontribusi Sukseskan Pelayanan Operasi Nataru 2025/2026 dan Operasi Ketupat 2026
Bersiap! BRI Finance Hadir di BRI Consumer Expo 2026 Jakarta, Hadirkan Promo KKB Mulai 1,59%
Krakatau Steel Goes to Campus Dorong Pemahaman Strategis Integrasi Kawasan Industri dan Konektivitas Distribusi Nasional
Indonesia Mulai Dipandang sebagai Pusat Pertumbuhan Web3 di Asia Tenggara
KAI dan BSI Resmikan Kerja Sama Naming Rights Stasiun LRT Jabodebek “Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia”
Mid-Year Sale Boleh, Over Budget Jangan
Apa Itu Akumulasi dalam Trading untuk Pemula

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:00

Bittime Hadirkan Flash Staking dengan APY Hingga 20%, Rayakan Bitcoin Pizza Day

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:00

Bukti Nyata Keberhasilan Transformasi Digital Lalu Lintas, Jasa Marga Raih Penghargaan Kapolri Atas Kontribusi Sukseskan Pelayanan Operasi Nataru 2025/2026 dan Operasi Ketupat 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:00

Bersiap! BRI Finance Hadir di BRI Consumer Expo 2026 Jakarta, Hadirkan Promo KKB Mulai 1,59%

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:00

Indonesia Mulai Dipandang sebagai Pusat Pertumbuhan Web3 di Asia Tenggara

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:00

KAI dan BSI Resmikan Kerja Sama Naming Rights Stasiun LRT Jabodebek “Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia”

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:00

Mid-Year Sale Boleh, Over Budget Jangan

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:00

Apa Itu Akumulasi dalam Trading untuk Pemula

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:00

KAI Daop 2 Bandung Imbau Pelanggan Datang Lebih Awal ke Stasiun Jelang Pertandingan Bola Persib Bandung

Berita Terbaru