Dorong Pembiayaan Produktif, BRI Finance Konsisten Menjaga Kualitas Portofolio - Koran Mandalika

Dorong Pembiayaan Produktif, BRI Finance Konsisten Menjaga Kualitas Portofolio

Kamis, 17 September 2026 - 15:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 19 Agustus 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) melihat pembiayaan produktif masih memiliki ruang pertumbuhan seiring meningkatnya kebutuhan dunia usaha untuk ekspansi dan memperkuat kapasitas operasional. Perseroan pun terus mengembangkan segmen ini secara selektif dengan tetap mengedepankan kualitas portofolio dan manajemen risiko.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani mengatakan, peluang pertumbuhan pembiayaan produktif perlu diimbangi dengan kemampuan perusahaan dalam mengelola risiko sejak proses penyaluran. Karena itu, BRI Finance memperkuat proses underwriting, melakukan pemantauan kualitas portofolio secara berkala, serta menyesuaikan penyaluran dengan profil risiko dan prospek usaha debitur.

“Pertumbuhan pembiayaan bagi kami bukan semata mengenai peningkatan penyaluran, tetapi juga memastikan pembiayaan tersebut memiliki kualitas yang baik. Pendekatan ini penting agar ekspansi bisnis dapat berjalan secara sehat dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi nasabah maupun Perseroan,” ujar Dhani.

Ruang pertumbuhan pembiayaan produktif juga tercermin dari masih terbukanya peluang peningkatan porsi pembiayaan produktif di industri multifinance. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), porsi penyaluran pembiayaan produktif perusahaan pembiayaan mencapai 44,47% dari total penyaluran pembiayaan per Juni 2026. Sementara itu, OJK menargetkan porsinya meningkat menjadi 46%–48% pada 2026–2027 sebagaimana tercantum dalam Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perusahaan Pembiayaan 2024–2028.

Arah tersebut turut menjadi peluang bagi BRI Finance untuk memperkuat perannya dalam mendukung kebutuhan pendanaan dunia usaha. Perseroan melihat pembiayaan investasi masih memiliki prospek yang positif, terutama untuk mendukung ekspansi usaha, peningkatan kapasitas operasional, dan kebutuhan modal kerja.

Dari sisi portofolio, BRI Finance melihat pembiayaan alat berat dan working capital sebagai segmen yang memiliki peluang untuk terus dikembangkan. Pembiayaan alat berat dapat mendukung kebutuhan aset produktif, sementara working capital dapat membantu menjaga kelancaran aktivitas operasional usaha.

Baca Juga :  KAI Divre III Palembang Angkut 67.763 Penumpang, Naik 14 Persen Selama Libur Nataru 2025/2026

“Pembiayaan investasi, alat berat, dan working capital memiliki peluang yang sejalan dengan kebutuhan dunia usaha saat ini. Kami akan terus mengoptimalkan segmen tersebut secara selektif dengan mempertimbangkan kemampuan pembayaran debitur dan prospek sektor usahanya,” jelas Dhani.

Untuk memperkuat pengembangan bisnis tersebut, BRI Finance juga mengoptimalkan sinergi dengan ekosistem BRI Group. Sinergi ini menjadi salah satu strategi Perseroan untuk memperluas akses pembiayaan sekaligus menghadirkan solusi yang relevan dengan kebutuhan nasabah.

Ke depan, BRI Finance akan terus mengembangkan pembiayaan produktif dengan pendekatan yang terukur, didukung penguatan manajemen risiko dan pemantauan kualitas aset. Dengan strategi tersebut, Perseroan optimistis dapat menangkap peluang pertumbuhan di sektor produktif sekaligus menjaga fundamental bisnis tetap kuat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Menjadi Bagian dari Apple Developer Academy, Langkah Binusian Bandung Mengasah Potensi di Dunia Teknologi
Sanct Social Rilis Episode 7, Film Pendek tentang Dua Kakak Beradik di Jakarta dan Singapura pada Malam Setelah Kunjungan Keluarga Usai
Pasar Nikel Global Diproyeksi Tumbuh 21,39% hingga 2031, Hilirisasi Didorong Garap Produk Akhir
Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026
Dorong UMKM Naik Kelas, Jasa Marga Fasilitasi Lima UMKM Binaan di Trade Expo Indonesia 2026
Sanct Social Buka Booth di Tar2Cup “Cerita 2026: Luminara” SMA Tarakanita 2 pada Sabtu 18 Oktober: Supaya Teman Baru dari Lapangan Tidak Hilang Setelah Acara Usai
5 Hal Tidak Terduga yang Terjadi ketika Sedang Liburan ke Luar Negeri
KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 56ribu Wisatawan Mancanegara pada Januari–Agustus 2026

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:02

Menjadi Bagian dari Apple Developer Academy, Langkah Binusian Bandung Mengasah Potensi di Dunia Teknologi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:02

Sanct Social Rilis Episode 7, Film Pendek tentang Dua Kakak Beradik di Jakarta dan Singapura pada Malam Setelah Kunjungan Keluarga Usai

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:02

Pasar Nikel Global Diproyeksi Tumbuh 21,39% hingga 2031, Hilirisasi Didorong Garap Produk Akhir

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:02

Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:02

Sanct Social Buka Booth di Tar2Cup “Cerita 2026: Luminara” SMA Tarakanita 2 pada Sabtu 18 Oktober: Supaya Teman Baru dari Lapangan Tidak Hilang Setelah Acara Usai

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:02

5 Hal Tidak Terduga yang Terjadi ketika Sedang Liburan ke Luar Negeri

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:02

KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 56ribu Wisatawan Mancanegara pada Januari–Agustus 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:02

Sebelum Jual Emas Perhiasan atau Logam Mulia, Pandai Emas Ingatkan 7 Hal yang Perlu Dicek

Berita Terbaru