DPRD Akan Perjuangkan 518 Honorer Lingkup Pemprov NTB Jadi PPPK - Koran Mandalika

DPRD Akan Perjuangkan 518 Honorer Lingkup Pemprov NTB Jadi PPPK

Senin, 15 September 2025 - 18:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) NTB, akan perjuangkan 518 honorer lingkup Pemerintah Provinsi NTB, menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Diketahui, para honorer tersebut tidak dapat diusulkan menjadi PPPK lantaran tidak masuk di database Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI. Hal itu mengakibatkan 518 honorer tersebut terancam kehilangan pekerjaan.

Ketua DPRD NTB, Baiq Isvie Rupaeda mengatakan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB, memberikan respons positif atas hal tersebut.

“Dari biro hukum juga udah membuat kajian hukumnya, positif semua. Sama lah pandangan kita supaya ada kebijakan dari pemerintah daerah provinsi untuk memberikan ruang kepada mereka untuk sebagai calon PNS,” kata Isvie, Senin (15/9).

Terkait dengan belanja pegawai yang melebihi batas, Isvie menuturkan, hal itu bisa dibijaksanakan.

“Kan ada data terbaru dari kepala BKN, tidak boleh ada PHK,” tuturnya.

Isvie mengungkapkan, ada tiga hal yang menjadi alasan DPRD memperjuangkan honorer tersebut menjadi PPPK.

“Pertama, mereka lama mengabdi di daerah, kedua juga harus dipikirkan tanggung jawab mereka terhadap anak, istri atau keluarganya. Ketiga, asas manfaat dan asas berkeadilan itu juga menjadi perhatian kita semua,” ungkapnya.

Baca Juga :  Ikuti Jejak Abah Uhel, Ferdi Jadi DPRD: Siap Suport Pemuda

Dia menegaskan, pihaknya akan berusaha memperjuangkan para honorer tersebut dan akan mengusulkannya ke pemerintah pusat.

“Database-nya kan yang tidak masuk 518, tapi diusahakan untuk diperjuangkan dan dibijaksanai lewat usulan ke pemerintah pusat untuk mereka dimintain NIP. Ya tetaplah di APBD (sumber anggaran) kita coba untuk itu ya,” tegas Isvie. (dik)

Berita Terkait

Lewat Program CERAH, NTB Perluas Akses Kesehatan bagi Penyandang Disabilitas
Ironi di Jalur Rinjani, Fasilitas untuk Pendaki Malah Raib
Pariwisata Ramah Muslim, NTB Konsisten di Tiga Besar Nasional
Akhir 2026, BPR NTB Ditargetkan Resmi Berbasis Syariah
Gubernur NTB Tekankan Soliditas KONI, Mohan Roliskana Terpilih
Mohan Roliskana Rebut Kursi Ketua KONI NTB
Resmi Kenalkan Ketua Baru, PAN NTB Langsung Bidik Target Besar
MotoGP Mandalika: Kerugian Perusahaan dan Dampak Ekonomi adalah Dua Hal Berbeda

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:02

Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:02

Dorong UMKM Naik Kelas, Jasa Marga Fasilitasi Lima UMKM Binaan di Trade Expo Indonesia 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:02

Sanct Social Buka Booth di Tar2Cup “Cerita 2026: Luminara” SMA Tarakanita 2 pada Sabtu 18 Oktober: Supaya Teman Baru dari Lapangan Tidak Hilang Setelah Acara Usai

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:02

KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 56ribu Wisatawan Mancanegara pada Januari–Agustus 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:02

Sebelum Jual Emas Perhiasan atau Logam Mulia, Pandai Emas Ingatkan 7 Hal yang Perlu Dicek

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:02

Kemendag dan Nestlé Indonesia Teken MoU Dorong Ekspor dari Hulu di TEI 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:02

FLOQ Borong Tiga Penghargaan di Marketeers Editor’s Choice Award 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:02

Spesifikasi Besi di Gambar Kosong di Pasaran, Apa yang Harus Dilakukan?

Berita Terbaru

NTB Terkini

Ironi di Jalur Rinjani, Fasilitas untuk Pendaki Malah Raib

Sabtu, 17 Okt 2026 - 19:01