Koran Mandalika, Mataram – Salah satu perwakilan Nusa Tenggara Barat (NTB) pada MTQ Nasional 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah, Khairunnisa membagikan pengalamannya selama persiapan hingga berhasil menyabet peringkat pertama pada Cabang Qira’at Al-Qur’an.
Khairunnisa menyampaikan bahwa ia menjalani pelatihan intens selama dua bulan. Sehingga, kata dia, hasil dari pelatihan ini lebih maksimal dibandingkan sebelumnya yang hanya memerlukan waktu dua minggu.
“Kalau yang sekarang itu lebih intens, walaupun udah pulang tapi kita TC online selama 10 hari. Jadi benar-benar intens, alhamdulillah sih hasilnya lebih maksimal dibanding sebelumnya,” katanya, Senin (21/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selama dua bulan itu, ia konsisten menjaga kondisi kesehatannya. Selain itu ia juga terus mengontrol makanannya.
“Tentu ada (tantangan), karena kita harus selalu menjaga kondisi. Terutama kalau dibidang tilawah itu kan tidak bisa makan es,” ujarnya.
Menurut dia, mengontrol makanan itu tidak mudah dan menjadi tantangan baginya.
“Puasa es puasa gorengan selama dua bulan itu lumayan sulit,” ucapnya.
Namun, persiapan yang dilakukan Kahirunnisa tidak terhenti pada MTQ tingkat nasional saja. Khairunnisa direncanakan akan mewakili Indonesia pada MTQ tingkat internasional di Kuala Lumpur, Malaysia, Oktober 2026 mendatang.
Ia menuturkan, setelah melakukan persiapan yang intens pada MTQ nasional, tentu pada tingkat internasional nanti persiapannya jauh lebih intens.
“Ya tetap latihan juga dan dibina lagi sama ketua LPTQ kita. Sebelum berangkat mungkin dua hari akan nginap untuk latihan,” pungkasnya. (dik)






